<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113</id><updated>2011-11-05T01:23:50.334-07:00</updated><title type='text'>Asem Manis yang Tak Terganti</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-3247094865348277081</id><published>2011-11-05T01:19:00.000-07:00</published><updated>2011-11-05T01:23:50.376-07:00</updated><title type='text'>Bisa Picu Kanker Kulit</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Waspadai Cream Pemutih Bermerkuri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kesadaran kaum hawa untuk selektif memilih cream pemutih  yang aman pada kulit masih rendah. Masih banyak wanita yang ingin menggunakan produk pemutih pada wajah dengan hasil instan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Cream pemutih yang mengandung zat berbahaya seperti merkuri dan hidrokinon bisa memicu kanker kulit. Merkuri (Hg) atau air raksa termasuk logam berat berbahaya, yang dalam konsentrasi kecil pun dapat bersifat racun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Sedangkan, hidrokinon termasuk golongan obat keras yang hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter. Bahaya pemakaian obat keras ini tanpa pengawasan dokter dapat menyebabkan iritasi kulit. Kulit menjadi merah, rasa terbakar, dan bercak-bercak hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Hingga kini, masih banyak wanita yang tergoda dengan produk cream pemutih wajah yang hasilnya bisa dirasakan cepat. "Produk instan seperti itu mengandung zat-zat berbahaya," kata dokter spesialis kulit dan kecantikan Rumah Sakit Permata, Cibubur, dr Dewi Inong Irana, di Jakarta, Jumat (21/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Jika produk cream pemutih mengandung zat-zat berbahaya, katanya, bisa memicu kanker kulit dengan pemakaian jangka waktu cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Penggunaan satu minggu atau satu bulan ke depan, katanya, efek yang dirasakan bisa berupa jerawat atau bisul pada muka dengan warna kemerah-merahan. Namun, lanjutnya, efek sadisnya dapat memicu kanker kulit yang berujung pada kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Nah, tiap orang itu beda-beda merasakan efek dari mercury itu, ada yang satu minggu terasa, bahkan ada yang bulanan bahkan tahunan,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Dr Dewi menjelaskan, proses perusakan kulit itu terjadi karena Mercuri dapat mempertipis sel-sel pelindung kulit. Tipisnya sel pelindung kulit itu ditandai warna kulit muka yang putih seperti mayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Alhasil, kulit akan terpapar sinar ultraviolet langsung dari matahari. “Nah, karena tidak ada pelindung, sinar matahari langsung ke kulit sehingga menyebabkan kanker,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Bila penggunaan kosmetik bermercury itu menyebabkan kanker kulit maka sulit sekali untuk diobati. Namun, jika terjadi bercak merah pada kulit, masih bisa diobati tetapi meninggalkan bekas seperti bopeng pada muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Hingga kini, katanya, masih banyak korban kosmetik bermerkuri dari kalangan wanita. Salah satunya cara mengatasinya, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) seharusnya lebih ketat mengawasi peredaran produk kosmetik ilegal di pasaran”.      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Sekalipun begitu, Dewi juga memberikan kiat-kiat khusus agar masyarakat terhindar dari penggunaan kosmetik berbahaya. Pertama, menggunakan kosmetika yang mereknya sudah terkenal. Kedua, mengecek nomor izin dari BPOM yang tertera pada label dan terakhir, tidak tergoda pada produk kosmetik yang menawarkan hasil instan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Tapi, yang terpenting, pandangan masyarakat harus diubah bahwa kulit yang bagus itu bukan dari putihnya warna kulit, tetapi kulit tersebut sehat,” tandasnya. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Air Liur Walet Bisa Putihkan Kulit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Umumnya, wanita Indonesia mendambakan kulit lebih putih dan cerah. Mereka beranggapan kulit lebih putih itu lebih cantik. Setidaknya, itulah paradigma yang dibangun masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Hal ini bisa dilihat dari banyaknya produk kosmetik yang menawarkan dan mengklaim bahwa produknya bisa memutihkan kulit baik secara cepat maupun bertahap dari produk harga murah hingga mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Jika Anda bermasalah pada kulit wajah, saat ini ada cream pemutih dari air liur walet. "Memakai cream ini secara rutin akan terlihat hasilnya. Wajah Anda akan semburat merah jambu alami seperti kulit bayi dan tidak menyebabkan ketergantungan," kata Founder Herbal Clinik Green Alvina, Wulan Okky di Jakarta, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Anda dapat menghentikan pemakaiannya jika sudah puas dengan hasilnya dan tidak ada ketergantungan. Wajah tetap cerah walau pemakaian sudah dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            "Krim ini relatif aman digunakan karena tidak mengandung merkury atau hidroquinon ataupun bahan bahan kimia berbahaya lainnya," ujar Okky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Adapun manfaat air liur walet ini meliputi menghilangkan jerawat atau noda jerawat, mengecilkan pori-pori yang besar, mengencangkan kulit wajah, menghilangkan flek hitam, menghilangkan scar/bopeng, mencerahkan wajah seperti kulit bayi, dan membuat kulit wajah terlihat segar dan putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Belakangan ini, kalangan artis Ibukota kini mulai melirik produk berbahan walet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Para artis seperti Tommy Kurniawan dan istrinya Taniya, presenter Deasy Novianty, Zaneta Georgina, Julia Perez, Gasto Kastano dan Gracia Indri mulai tertarik memakai cream berbahan air liur walet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Mereka  melakukan perawatan, mulai dari body treatment, facial liur walet, herbal face lift, Hairloss therapy di Herbal Clinic Green Alvina  Bintaro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Menurut Wulan Okky, setiap hari ada saja para artis yang datang ke kliniknya. Bahkan, ada yang rutin setiap minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Menurut pengakuan mereka (para artis,- red),  lanjut Wulan, tak lepas dari  liur waletnya yang digunakan dalam semua perawatan. Awalnya, mereka cuma ingin mencoba, dan juga ada yang penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Tapi, setelah memakai beberapa minggu mereka datang lagi, dan sampai akhirnya ada yang jadi langganan. Untuk tampil cantik dengan kulit merona alami tanpa  make up pakai cream walet tidak perlu diragukan lagi. Selain  bebas mercuri dan hidrokinon, cream walet  juga  aman untuk remaja dan ibu hamil. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-3247094865348277081?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/3247094865348277081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2011/11/bisa-picu-kanker-kulit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/3247094865348277081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/3247094865348277081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2011/11/bisa-picu-kanker-kulit.html' title='Bisa Picu Kanker Kulit'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-6560477715870065278</id><published>2011-11-05T01:11:00.000-07:00</published><updated>2011-11-05T01:22:41.407-07:00</updated><title type='text'>Panggul Lemah Dan Prostat Membesar</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Orang Dewasa Pun Bisa Ngompol&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengompol atau inkontinensia urin ternyata tidak hanya diderita anak-anak, tapi bisa juga diderita orang dewasa. Kalau tidak segera ditangani, penderitanya cemas karena berbau pesing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun tidak mengancam jiwa, gangguan ini bisa jadi beban bagi penderitanya. Mengompol atau istilah medisnya inkontinensia urin bisa menurunkan kualitas hidup penderita. Inkontinensia urin adalah pengeluaran urin di saat yang tidak kita inginkan dan sulit dikendalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Inkontinensia bisa membuat penderita nyeri, malu, frustasi, depresi, putus asa, kurang percaya diri atau minder, rasa cemas, kurang tidur, dan gangguan kehidupan seksual,” kata Dr. dr. Nur Rasyid, SpU di media edukasi dengan tema ‘Lakukan Tindakan Tepat untuk Mengatasi Inkontinensia’, di Jakarta, Senin (3/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ada beberapa penyebab terjadinya gangguan ini. Misalnya, otot kandung kemih berkontraksi secara involunter atau jaringan panggul terlalu lemah untuk menahan tekanan dalam kandung kemih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. dr. Nur Rasyid menjelaskan, salah satu cara untuk mengetahui jenis dan penyebab inkontinensia urin pada penderitanya adalah dokter bisa melakukan beberapa pemeriksaan urin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah awal adalah menanyakan keluhan pasien, pemeriksaan fisik, diari berkemih, pemeriksaan uroflowmetri dan urodinamik. Pemeriksaan urodinamik dapat memberikan informasi tentang jenis dan penyebab inkontinensia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, lanjutnya, urodinamik juga berfungsi untuk memprediksi hasil akhir terapi, memastikan efek intervensi dan untuk mengetahui alasan kegagalan terapi terdahulu bila ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Rasyid, inkontinensia urin dapat terjadi pada pria dan wanita, meskipun prevalensinya dua kali lebih banyak dialami wanita. Jenisnya sendiri ada beberapa macam, di antaranya stres inkontinensia, di mana air seni keluar saat aktivitas fisik seperti batuk, bersin, mengedan, tertawa, dan olahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ada juga tipe urge. Urin keluar secara tidak terkontrol setelah didahului dorongan yang kuat untuk berkemih pada siang dan malam hari. Bisa juga karena overflow, akibat pembesaran prostat atau kelemahan otot-otot kandung kemih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis lain adalah inkontinensia campuran, yaitu gabungan antara tipe stres dan urge. ”Jenis inkontinensia yang bermacam-macam ini memerlukan prosedur diagnostik yang akurat karena dibutuhkan diagnosis inkontinensia yang tepat untuk menentukan terapi yang tepat pula,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Chaidir Mochtar PhD SpU dari Departemen Urologi FKUI-RSCM menjelaskan, pada pria terdapat beberapa penyebab inkontinensia urin. Salah satunya adalah komplikasi dari pembesaran prostat jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH) yang menyebabkan dinding kandung kemih menjadi lebih sensitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembesaran kelenjar prostat bisa menyebabkan pembesaran otot kandung kemih disertai pembentukan jaringan ikat yang menyebabkan fungsi kontraksi otot kandung kemih tidak stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala yang ditimbulkan gangguan ini berupa sulit buang air kecil. Apabila urine tidak segera dikeluarkan, maka akan menumpuk di kandung kemih dan menjadi sarang perkembangbiakan bakteri yang berakhir pada radang atau infeksi kandung kemih, radang atau infeksi prostat, dan bisa membentuk batu dalam kandung kemih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membedakannya, lanjut dia, dapat dilakukan pemeriksaan urodinamik. Pemeriksaan canggih ini, karena prosesnya dikendalikan oleh komputer, dapat memperlihatkan apakah seorang pria tersebut mengalami gangguan berkemih akibat BPH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pada wanita, dr Harrina E Rahardjo SpU PhD dari Departemen Urologi FKUI-RSCM mengemukakan, inkontinensia urine dapat terjadi karena otot-otot dasar panggul melemah yang dapat disebabkan proses penuaan (aging), perubahan kadar hormon saat menopause, kegemukan, riwayat persalinan cara normal dengan berat badan lahir bayi yang besar, dan operasi daerah panggul seperti pengangkatan rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal tersebut dapat menyebabkan inkontinensia tipe stres. Jenis inkontinensia yang lain dapat disebabkan kontraksi yang berlebihan pada otot kandung kemih (inkontinensia tipe urge/OAB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ini menimbulkan sensasi untuk buang air kecil yang sulit ditahan sehingga sering air kencing sudah keluar sebelum sampai ke kamar mandi dan disertai keluhan lain, seperti sering kencing di siang dan malam hari pada penderitanya,” ujarnya. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Wanita Lebih Rentan Kena Inkontinensia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Inkontinensia urin dapat terjadi pada pria dan wanita. Namun, prevalensi pada wanita dua kali lebih sering dibanding pria. Berdasarkan data dari International Continence Society diperkirakan sekitar 250 juta orang wanita dan 98 juta pria di seluruh dunia menderita inkontinensia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada wanita, inkontinensia urin dapat terjadi akibat kelemahan otot-otot dasar panggul yang dapat disebabkan karena proses penuaan (aging), perubahan kadar hormon saat menopause, kegemukan, riwayat persalinan cara normal dengan berat badan lahir bayi yang besar dan operasi-operasi daerah panggul seperti pengenkatan rahim. Hal-hal tersebut dapat menyebabkan inkontinensia tipe stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis inkontinensia jenis lain dapat disebabkan karena kontraksi yang berlebihan pada otot kandung kemih (inkontinensia tipe urge/OAB). Hal ini menimbulkan sensasi untuk buang air kecil yang sulit ditahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Air kencing sudah keluar sebelum sampai ke kamar mandi, dan disertai keluhan seperti sering kencing di siang dan malam hari,” kata dr. Harrina E. Rahardjo, SpU, PhD. Hal senada juga disampaikan Dr. Arry Rodjani, SpU. Ia mengatakan, inkotinensia sebenarnya bisa diatasi. Namun, kebanyakan orang menganggap sepele hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya, kata dia, yang tidak mencari bantuan medis adalah masyarakat yang tinggal di daerah rural (pedesaan) dengan tingkat sosial ekonomi, pendapatan dan pendidikan rendah, sehingga mengompol pada orangtua hanya dianggap biasa. Tapi, bagi orang dengan sosial ekonomi tinggi, mengompol itu sangat menggangu karena menimbulkan bau dan pesing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada banyak kasus, kemampuan mengendalikan kandung kemih bahkan bisa ditingkatkan dengan mengobati penyebabnya atau mengubah kebiasaan sehari-hari. Umumnya, dokter akan menganjurkan latihan khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Arry Rodjani, SpU menjelaskan, bila sudah melakukan terapi tapi masih mengompol, ada beberapa macam penanganan pada inkontinensia yang dapat dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapinya dapat berupa obat-obatan (medikamentosa) atau terapi pembedahan (operasi). Tindakan operasi untuk Inkontinensia urin biasanya hanya dilakukan jika pengobatan yang lebih konservatif tidak membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur operasi untuk stres inkontinensia umumnya berupa sling atau suspensi. Kedua prosedur ini pada prinsipnya adalah menyangga kantong kemih agar tidak turun akibat lemahnya otot-otot dasar panggul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan ini sudah umum dilakukan dengan hasil yang baik. Ada juga tindakan pembedahan yang memang harus dilakukan untuk memperbaiki kelainan yang ada seperti pada kasus-kasus kebocoran kantong kemih ke dinding vagina akibat komplikasi dari trauma persalinan, trauma panggul, komplikasi akibat radiasi pada tumor kandungan atau faktor penyebab lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, inkontinensia dapat terjadi juga pada anak, gangguan inkontinensia pada anak disebabkan oleh faktor genetik. Apabila orangtua memiliki riwayat mengompol, maka 77 persen kemungkinan anak mengalami hal yang sama,” kata Dr. Arry Rodjani, SpU. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Side Bar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alena : Pernah Kebelet Saat Hamil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;                Masalah buang air kecil di saat yang tidak diinginkan bahkan hingga mengompol bisa menyiksa siapa saja. Tak terkecuali, penyanyi pop berwajah oriental ini, Alena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artis ini mengaku, pernah mengalami kebelet pipis yang tidak tertahankan saat hamil enam bulan karena dipicu banyak minum air putih dan tendangan si jabang bayi di dalam perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, pasti sangat mengganggu. Aku baru sekali mengalaminya dan gejalanya disebabkan terlalu banyak minum plus ditendang-tendang sama dedek bayi. Kalau sampai inkontinensia jangan deh. Heh-heh-heh...,” canda Alena saat dihubungi, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun tidak memiliki riwayat inkontinensia urin di keluarganya, ia dan keluarga selalu menjalani pola hidup sehat. Misalnya, serapan pagi mengkonsumsi buah segar, tidur cukup 7-8 jam sehari, tidak merokok, tidak minum alkohol, dan menjauhi makanan yang mengandung bahan kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menjaga kesehatan itu nomor satu. Di rumah, selalu tersedia nasi merah, buah-buahan, sayur-mayur, dan jarang banget makan daging merah. Umumnya, mengkonsumsi ikan, tahu, dan tempe,” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi masyarakat awam, kata inkontinensia urin mungkin banyak yang belum tahu. Karena itu, perempuan yang bernama lengkap Caroline Gunawan ini menyarankan, perlu adanya pengetahuan masyarakat mengenai inkontinensia urin. Pasalnya, kondisi kebelet pipis di saat yang tidak kita inginkan ini biasanya sering dianggap sepele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perlu adanya sosialisasi mengenai penyakit ini. Aku saja enggak pernah denger istilah ini. Tapi, sering denger definisi penyakitnya,” tutup perempuan yang pernah mendapat nominasi MNC Lifestyle Awards karena kegiatan sosialnya. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-6560477715870065278?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/6560477715870065278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2011/11/panggul-lemah-dan-prostat-membesar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6560477715870065278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6560477715870065278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2011/11/panggul-lemah-dan-prostat-membesar.html' title='Panggul Lemah Dan Prostat Membesar'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-6477458953880945693</id><published>2011-08-03T06:48:00.000-07:00</published><updated>2011-08-03T06:59:03.475-07:00</updated><title type='text'>Takut Hitam Kena Matahari Wanita Rentan Osteoporosis</title><content type='html'>Wanita sekarang banyak yang kekurangan vitamin D karena mereka takut kulitnya menjadi hitam bila terkena sinar matahari di pagi hari. Padahal, vitamin D adalah mitra kalsium untuk membantu kekuatan tulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Sinar matahari khusus di pagi hari merupakan sumber vitamin D yang melimpah dan dapat kita nikmati sepanjang tahun. Tidak perlu takut terpapar sinar matahari pukul 7-9 pagi. Sayang sekali jika sumber alam yang gratis ini tidak dimanfaatkan untuk kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                dr Fiastuti Witjaksono dari FKUI, mengemukakan, perempuan muda dan aktif penting melakukan “investasi” kesehatan tulang dan sendi melalui gaya hidup sehat dan mengkonsumsi asupan nutrisi yang tepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Faktanya, wanita lebih rentan mengalami osteoporosis atau keropos tulang. Seorang wanita selama hidupnya akan kehilangan 40-50 persen massa tulang. Sedangkan laki-laki akan kehilangan masa tulangnya pada usia yang lebih tua dan jumlahnya hanya 20-30 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Di Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya, penyebab utama osteoporosis adalah kurang vitamin D dan rendahnya asupan kalsium. Data Persatuan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) menyebutkan, sebesar 41,8 persen pria dan 90 persen wanita di Indonesia menunjukkan gejala osteoporosis. Sementara, 28,8 persen pria dan 32,2 persen wanita telah menderita osteoporisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Sinar matahari diketahui sumber vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. Sayang, banyak wanita menjauhi paparannya. Berdasarkan penelitian, vitamin D pada wanita Asia tergolong rendah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Wanita Asia yang tinggal di iklim tropis, biasanya takut matahari. Selain takut hitam, pria Asia ternyata juga senang wanita berkulit putih. Makanya, vitamin D pada wanita Asia tergolong rendah. Sangat disayangkan karena kurang terpapar matahari, kalsium yang tidak aktif di kulit akan menjadi aktif,” kata dokter yang praktik di RS Siloam Hospitals Semanggi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Osteoporosis dapat menyebabkan patah tulang yang biasanya melibatkan tulang punggung, panggul, dan pergelangan tangan. Hal ini juga dapat berpengaruh pada penurunan kualitas hidup para pengidap osteoporosis, menimbulkan rasa sakit dan kehilangan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Mengkonsumsi nutrisi yang tepat seperti jumlah kalori cukup komposisi seimbang dan mengkonsumsi nutrien spesifik seperti kalsium dan vitamin D dari bahan makanan sumber seperti susu dan ikan, dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan mencegah Osteoporosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Nutrisi yang tepat, kalsium dan vitamin D harus dicukupi sejak usia muda sampai usia tua. Karena kepadatan tulang mencapai puncaknya pada usia 30 tahun ke atas. Selain itu, gaya hidup tidak sehat seperti merokok, malas berolahraga juga harus dihindari,” sarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Dr Fiastuti menekankan, sinar matahari yang baik untuk tulang adalah sebelum pukul 09.00 WIB dan setelah pukul 15.00 WIB. Sedangkan gaya hidup yang turut meningkatkan risiko osteoporosis pada wanita adalah diet ketat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Hati-hati terutama untuk wanita yang terobsesi kurus. Di Amerika saja, sekarang untuk menjadi seorang model, Indeks Massa Tubuh mereka tidak boleh kurang dari 17. Karena diketahui efek buruknya tidak hanya untuk kesehatan secara keseluruhan, tapi juga risiko terhadap osteoporosis,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Gara-gara takut gemuk, wanita ogah minum susu yang dianggap hanya untuk konsumsi anak kecil. Padahal, susu mengandung banyak laktosa yang mendorong penyerapan kalsium lebih baik dibandingkan kalsium dari makanan lain seperti ikan teri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Angka kecukupan kalsium untuk usia produktif 19-50 tahun adalah 1.000 mg per hari. Takarannya sepadan dengan dua gelas susu mengandung kalsium. Berdasarkan penelitian, konsumsi susu malam hari lebih bagus karena kalsium dalam susu dapat membantu agar osteoplas atau sel-sel yang menghancurkan tulang tidak bekerja, mungkin karena kita tidak bergerak. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Asupan Kalsium Kurang, Kepadatan Tulang Menurun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osteoporosis atau tulang keropos adalah kondisi menurunnya kepadatan tulang. Faktor penyebabnya adalah kekurangan asupan kalsium dalam jangka waktu lama dan menjalani gaya hidup yang tidak sehat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Osteoporosis sebenarnya dapat dicegah sejak dini. Mengkonsumsi asupan gizi seimbang, terutama asupan zat gizi yang berkaitan dengan pembentukan tulang seperti kalsium dan vitamin D. Selain itu, aktivitas fisik yang teratur sangat penting guna pembentukan dan pemeliharaan tulang yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Adapun faktor risiko dari segi nutrisi biasanya  mengalami kekurangan protein, asupan kalsium rendah, asupan vitamin D rendah,  konsumsi alkohol, kafein yang berlebihan, dan berat badan kurang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Dari segi gaya hidup, kurang olahraga dan aktivitas fisik, kurang paparan sinar matahari, merokok, dan  penggunaan obat-obatan tertentu. &lt;br /&gt;“Nah, inilah di antaranya beberapa faktor risiko yang memudahkan timbulnya osteoporosis," kata dr Fiastuti Witjaksono MS SpGK pada talkshow “Kesehatan Tulang dan Sendi untuk Perempuan Aktif Indonesia” di Jakarta, Rabu (27/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Selain mengalami proses penuaan dan faktor keturunan, masyarakat tidak punya pengetahuan yang memadai tentang osteoporosis dan cara pencegahannya sejak dini. "Faktor inilah membuat jumlah penderita osteoporosis cenderung meningkat,” katanya.    &lt;br /&gt;          &lt;br /&gt;                Kalsium tidak diproduksi oleh tubuh. Karena itu, Anda seharusnya mengkonsumsi makanan kaya kalsium. yaitu, ikan, minyak ikan, salmon, mackerel, susu, keju, telur, margarin, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah-buahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Kebutuhan kalsium dalam tubuh tergantung usia dan berbeda antara berbagai negara. Dibanding kalsium, tambah dr  Fiastuti, vitamin D yang diperoleh dari paparan sinar matahari sebenarnya lebih penting dari kalsium. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Usia Menopause Rentan Keropos Tulang&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang akan mencapai massa tulang puncak usia 24-30 tahun. Kepadatan massa tulang akan menurun seiring bertambahnya usia melebihi kecepatan siklus regenerasi tulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Proses pengeroposan tulang meningkat tajam setelah usia 50 tahun untuk perempuan dan 60 tahun untuk laki-laki. Fakta osteoporosis di Indonesia, dua dari lima masyarakat di Indonesia berisiko terkena keropos tulang. Perempuan Indonesia berusia 25-65 tahun, berisiko lebih tinggi terkena osteoporosis dibandingkan negara-negara Asia lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Masa tulang dibentuk waktu dalam kandungan, balita, dan masa kanak-kanak, serta remaja. Pada awal 20 tahun, kepadatan tulang mencapai pada puncaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Setelah usia 35 tahun sampai kira-kira 50 tahun, terutama pada perempuan massa tulang tersebut digerogoti (hamil, menyusui). Setelah usia 35 tahun, estrogen mulai mengurang yang menyebabkan ia kehilangan jaringan tulang sebanyak 2-3 persen per tahun sampai menopause (usia 49-51 tahun). Gejala ini masih berlangsung terus (1-2 persen) sampai 5-10 tahun pasca menopause.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Jika menderita osteoporosis, tulang menjadi demikian rapuh sehingga dapat patah karena penyebab sepele. Asupan kalsium yang baik itu sejak kecil meskipun usia masih di bawah 30 tahun asupan kalsiun masih bagus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                "Tujuan kita adalah tulang kita tetap padat karena nanti lebih dari 30 tahun kalsium yang dihancurkan akan lebih banyak,” kata dr Friastuti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Ia menambahkan, kebutuhan kalsium pada tubuh sekitar 1200 mg per hari. Namun, kalau minum susu yang mengandung  tinggi lemak dapat menghambat penyerapan kalsium karena susu dengan lemak yang tinggi akan membentuk proses penyabunan akibatnya tidak akan bisa diserap dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Kalsium dalam susu merupakan salah satu nutrisi terbaik untuk menjaga kesehatan tulang karena kalsiumnya lebih mudah diserap tubuh. Untuk hasil maksimal sebaiknya susu dikonsumsi pada malam hari,” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Selain itu, dr Friastuti menyarankan, untuk mencegah Osteoporosis sebaiknya rutin melakukan senam ringan dan latihan melawan gravitasi bumi seperti, lompat tali dan lari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Namun, dr Friastuti mengingatkan, jika aktivitas itu dilakukan berlebihan waktu usia muda, dapat menyebabkan osteopeni atau osteoporosis. &lt;br /&gt;“Sebab, latihan berjam-jam pada usia remaja, hormon estrogennya berkurang atau terhenti yang ditandai haid jarang yang berakibat absorbsi kalsium untuk tulang berkurang,” jelasnya.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang menyebabkan Osteoporosis:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Faktor Usia Wanita yang sudah menopause, produksi hormon estrogen akan berkurang sehingga bisa menurunkan pembentukan tulang.&lt;br /&gt;2.Mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung kortikosteroid dalam jangka lama. Misalnya, obat asma, lupus.&lt;br /&gt;3.Gaya hidup yang kurang sehat, seperti merokok dan minum minuman beralkohol.&lt;br /&gt;4.Kurang asupan kalsium.&lt;br /&gt;5.Kurang latihan fisik dan aktifitas.&lt;br /&gt;6.Haid yang tidak teratur atau lama tidak haid.&lt;br /&gt;7.Kurang paparan sinar matahari, cukup selama 30 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Titiek Puspa : Pilih Makanan Kaya Kalsium&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sekalipun usianya sudah menginjak 74 tahun, penyanyi dan pencipta lagu Titiek Puspa selalu memperhatikan kesehatan tulangnya. Ia lebih memilih mengkonsumsi makanan kaya kalsium, vitamin D, sayur-mayur, dan buah-buahan, agar kesehatannya tetap fit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Selain itu, nenek dari 15 cucu ini tetap melakukan meditasi guna menjaga tubuh tetap rileks dan fresh. “Tetap menjaga pola makan yang sehat, saya juga rajin melakukan meditasi agar  fresh dan  rileks,” ujarnya di Jakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Wanita kelahiran Tanjung, Kalimantan Selatan ini menyarankan, agar kebutuhan kalsium terpenuhi sebaiknya menghindari pola makan yang mengandung risiko osteoporosis dan istirahat cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Ia menambahkan, tubuh mengambil kalsium dari makanan yang dimakan atau dari tulang. Apabila makanan yang dikonsumsi tidak dapat memenuhi kebutuhan, tubuh akan mengambilnya dari tulang. Jika hal ini berlangsung lama, tulang  mengalami pengeroposan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Hindari pola makan yang tidak sehat. Kalau sudah mengidap osteoporosis, ngapa-ngapain nggak enak. Gerak sedikit, tulang terasa nyeri dan sakit. Gerak pun susah dan sakit,” terangnya. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-6477458953880945693?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/6477458953880945693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2011/08/takut-hitam-kena-matahari-wanita-rentan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6477458953880945693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6477458953880945693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2011/08/takut-hitam-kena-matahari-wanita-rentan.html' title='Takut Hitam Kena Matahari Wanita Rentan Osteoporosis'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-3357225490406052366</id><published>2011-07-18T03:13:00.000-07:00</published><updated>2011-07-18T03:28:13.685-07:00</updated><title type='text'>Lalai Periksa Ke Dokter, Batu Ginjal Bisa Kambuh Lagi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Bagi yang pernah terkena penyakit batu ginjal atau saluran kemih disarankan rajin mengontrol kondisi kesehatannya ke dokter. Penyakit batu ginjal bisa kambuh lagi jika penderita tidak rajin memeriksakan diri ke dokter. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         “Jika tidak rajin check-up, batu di saluran kemih kadang-kadang bisa timbul kembali meskipun sudah dilakukan tindakan pengangkatan," kata spesialis urologi UI, dr Ponco Birowo, dalam acara konferensi pers ‘Penatalaksanaan Batu Ginjal Tanduk Rusa dengan Luka Operasi Minimal di Jakarta, baru-baru ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Dalam satu tahun, sekitar 10 persen pasien batu ginjal bisa mengalami kekambuhan di saluran kemih. Menurut dr Ponco, ada beberapa faktor yang bisa memicu kekambuhan. Umumnya, kekambuhannya berasal dari salah satu faktor risiko dari pembentukan batu tersebut. Misalnya, dari pekerjaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        "Kalau ia sering terpapar panas seperti juru masak atau di bagian mesin dan jarang minum, maka ada kemungkinan penyakitnya kambuh," ujar dr Ponco.      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selain kurang minum, katanya, penyakit batu ginjal juga dipengaruhi jenis kelamin. Lelaki lebih berisiko kena batu ginjal dibanding perempuan. Jika Anda terkena batu ginjal, katanya, minum air mineral secukupnya sehingga bisa menghasilkan urin sebanyak dua liter perhari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        "Perhatikan juga kualitas airnya. Kalau air tanah yang diminum mengandung kadar kalsium tinggi, Anda sebaiknya meminum air mineral," saran dr Ponco.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Faktor penyebab pembentukan batu itu bervariasi. Kepala Departemen Urologi RSCM Dr dr Nur Rasyid menambahkan, ada yang memang disebabkan asupan kalsium yang tinggi, tapi ada juga yang dipengaruhi  penyerapannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        "Kalau asupannya sudah ditahan, tapi penyerapannya tetap tinggi, maka periksalah ke dokter spesialis. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan mulai dari sebulan sekali, lalu tiga  bulan sekali, enam bulan sekali dan dilanjutkan rutin periksa setahun sekali," ujar Dr Nur Rasyid.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Pemeriksaan dimaksudkan untuk mengetahui, apakah ada batu di saluran kemih yang muncul lagi atau tidak. "Kalau tidak, lakukan pemeriksaan UltraSonoGrafi (USG) dan tes darah di laboratorium," katanya. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pria Lebih Rentan Kena Batu Ginjal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;        ADA beberapa faktor yang menyebabkan batu ginjal dengan mudah terbentuk di saluran kemih. Faktor tersebut adalah usia, ras, pekerjaan, letak geografis, body mass index, dan musim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        “Bekerja di suhu yang panas atau berada di tempat yang panas, membuat kita rentan terkena batu ginjal,” kata dr Ponco Birowo SpU dari Departemen Urologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Menurut dr Ponco, jumlah penderita batu ginjal di masyarakat diperkirakan sekitar 10-15 persen. Di negara-negara bersuhu panas seperti Arab dan negara-negara beriklim tropis, jumlah penderitanya bisa mencapai 20 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Mengapa? Pada musim panas, manusia memproduksi keringat dalam jumlah lebih banyak. Di musim panas, manusia dilimpahi sinar matahari lebih banyak. Sinar matahari mengandung vitamin D yang membantu meningkatkan penyerapan kalsium sehingga bisa memicu terjadinya batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        “Di daerah khatulistiwa, angka kejadiannya lebih tinggi. Masyarakatnya lebih banyak berkeringat dan penyerapan kalsium tinggi,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Gejala yang muncul dari pembentukan batu di saluran kemih ini tak sama. Boleh jadi terasa berat, namun bisa juga tak menimbulkan gejala sama sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Dijelaskan, gejalanya seperti nyeri pinggang, mual, muntah, keringat dingin, dan timbul rasa sakit di lipatan paha. Bila batu ginjal yang terbentuk kecil-kecil, gejalanya akan terasa. Sebab, terjadi penyumbatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         “Tapi, kalau batu cetak (batu pada ginjal yang memiliki lebih dari satu cabang) tidak ada rasanya, paling hanya pegal-pegal dan sering tidak dianggap. Dan, orang kita lebih tahan terhadap sakit,” kata Ponco.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Jika muncul gejala tersebut, biasanya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan dapat berupa tes darah laboratorium, USG, rontgen, hingga &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Computerized Axial Tomography &lt;/span&gt;(CT) scan. Bila gejala tak terasa, batu baru bisa ditemukan saat melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          dr Ponco mengatakan, kaum lelaki lebih banyak  terkena penyakit ini. “Umumnya, laki-laki lebih berisiko 2-3 kali lipat lebih tinggi dibandingkan perempuan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          dr Ponco menyebutkan, sejumlah faktor yang mendukung. Pertama, anatomi saluran kencing laki-laki yang memang mudah terkena penyakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Umumnya, saluran kemih laki-laki lebih panjang. Kemudian, komposisi urine laki-laki mengandung kalsium oksalat lebih tinggi dan rendah sitrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Penimbunan kalsium dan oksalat bisa membentuk batu. Sementara, sitrat bisa mencegah batu. Hormon dari laki-laki juga berbeda dari perempuan. “Itu berpengaruh,” tuturnya. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tanpa Operasi Bisa Keluarkan Batu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;          TAK semua penyakit batu ginjal bisa disembuhkan lewat operasi. Kepala Departemen Urologi FKUI Dr dr Nur Rasyid, SpU mengatakan, ada teknik lain bagaimana bisa menyembuhkan atau mengeluarkan batu ginjal pada saluran kemih tanpa harus operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Pertama, melakukan teknik konservatif, yakni  mengkomsumsi banyak air putih  sehingga batu bisa keluar sendirinya. Lamanya teknik ini biasanya hingga enam minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          "Jika terjadi infeksi di saluran kemih, nyerinya tidak tertahankan. Fungsi ginjal menurun dan urin berdarah, maka teknik konservatif ini harus dihentikan," ujar Dr dr Nur Rasyid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Kedua, teknik &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy&lt;/span&gt; (ESWL), yakni teknik  menggunakan gelombang kejut yang difokuskan pada satu titik dari batu untuk memecahkan batu menjadi pecahan yang lebih kecil dan halus (sekitar 1-2 mm) dan akan keluar bersama dengan air urin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Namun, teknik ini  harus memiliki fungsi ginjal yang bagus. Kalau tidak, pecahan batu tersebut tidak akan mau keluar dari tubuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Dokter perlu memperhatikan komposisi batu yang terbentuk. Jika batunya tergolong keras maka biasanya membutuhkan lebih dari sekali ESWL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          "Kalau berkali-kali ditembak (ESWL) untuk satu batu dalam jangka waktu dekat bisa menurunkan fungsi ginjal dan biaya pengobatannya tinggi, biasanya hanya boleh sekitar 2-3 kali," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Ketiga, teknik &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ureteroscopy&lt;/span&gt; (URS) dengan cara memasukkan alat melalui saluran kencing yang dilengkapi lensa, lalu memasukkan alat kecil untuk memecah batu dan mengeluarkannya menggunakan alat forcep khusus. Teknik ini lebih mudah dilakukan untuk perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Keempat, teknik &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Percutaneous Nephrolithotomy&lt;/span&gt; (PNCL). Teknik ini untuk mengangkat batu ginjal yang berukuran besar (lebih dari 20 mm) atau batu berbentuk tanduk rusa (staghorn stone) dengan luka operasi kecil (1-2 cm). Sekitar 84 persen pasien mendapatkan angka bersih batu 100 persen melalui satu kali tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Batu besar ini akan dihancurkan pakai alat semacam logam panjang yang disertai energi ultrasonik atau elektrohidrolik menjadi serpihan batu, dan termasuk teknik dengan minimal invasif (luka minimal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          "Pasien yang melakukan PCNL tidak perlu dilakukan bius umum, cukup bius separuh badan saja dan waktu pembedahan sekitar 2-3 jam, tergantung dari ukuran batu," ujar Dr Nur Rasyid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Kelima, teknik operasi terbuka. Operasi ini biasanya dilakukan untuk mengeluarkan batu seperti batu ginjal yang berukuran besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Namun, teknik ini memiliki risiko lebih besar terjadinya pendarahan, kerusakan ginjal serta membutuhkan masa pemulihan yang lebih lama dibanding teknik lainnya. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gejala umum penyakit batu ginjal:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;         Sakit atau terasa pegal pada pinggang belakang bagian atas atau tepatnya di bawah iga terakhir. Pada taraf tertentu, sakit yang ditimbulkan berupa nyeri menusuk-nusuk, menjalar ke arah samping mengikuti alur saluran kemih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Si penderita kadang-kadang mengalami anyang-anyangan. Buang air kecil tidak lancar. Hasrat ada, namun berkali-kali ke belakang yang dikeluarkan hanya sedikit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Air seni sering berwarna kemerahan. Ini pertanda dinding saluran kemih tergores atau terluka oleh serpihan batu. Terkadang terasa nyeri saat buang air. Saat bersamaan, di air seni terdapat serpihan pasir atau batu kecil.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Gejala lain pada batu ginjal:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Gangguan pengecapan&lt;br /&gt;2. Tidak punya nafsu makan&lt;br /&gt;3. Mual-mual dan muntah&lt;br /&gt;4. Berat badan turun dan lesu&lt;br /&gt;5. Gatal-gatal&lt;br /&gt;6. Gangguan tidur&lt;br /&gt;7. Hipertensi dan vena di leher melebar&lt;br /&gt;8. Cairan di selaput jantung dan paru-paru&lt;br /&gt;9. Otot-otot mengecil&lt;br /&gt;10. Gerakan-gerakan tak terkendali, kram&lt;br /&gt;11. Kulit kasar&lt;br /&gt;12. Sesak napas dan confusion&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-3357225490406052366?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/3357225490406052366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2011/07/lalai-periksa-ke-dokter-batu-ginjal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/3357225490406052366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/3357225490406052366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2011/07/lalai-periksa-ke-dokter-batu-ginjal.html' title='Lalai Periksa Ke Dokter, Batu Ginjal Bisa Kambuh Lagi'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-783985837762817500</id><published>2011-07-15T06:00:00.000-07:00</published><updated>2011-07-18T02:45:42.547-07:00</updated><title type='text'>Sering Sulit Buang Air Kecil Tanda Terkena Kanker Prostat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pria berusia di atas 50 tahun sebaiknya jangan menganggap remeh gangguan pada saluran kemih. Begitu pula mereka yang sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil. Bisa jadi, Anda mengidap penyakit kanker prostat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;                Kanker prostat sering kali ditandai gejala ringan yang terkadang dianggap sepele. Spesialis Bedah Urologi, Prof dr Rainy Umbas, PhD, SpU mengatakan, kanker prostat pada tahapan awal tidak menunjukkan gejala khas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Karena itu, katanya, pria usia lanjut yang rawan terkena risiko kanker prostat dianjurkan melakukan pemeriksaan colok dubur atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Digital Rectal Examination&lt;/span&gt; (DRE).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Pemeriksaan adalah salah satu cara mendeteksi benjolan keras yang bentuknya tidak beraturan. Deteksi dini perlu dilakukan untuk mengetahui keberadaan penyakit ini,” ujar dr Umbas di sela media edukasi "Kenali dan Waspadai Kanker Prostat!" di Jakarta, Sabtu (9/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Anjuran ini, katanya, sangat disarankan bagi pria usia di atas 50 tahun. Atau, bisa juga dilakukan sejak usia 40 tahun, terutama bagi pria yang memiliki riwayat kanker prostat dalam keluarga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Ada beberapa gejala kanker prostat. Di antaranya, kesulitan buang air kecil atau menahannya, aliran air seni lemah atau terganggu, terbangun malam hari untuk buang air kecil, perasaan nyeri atau terbakar saat buang air kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 Adanya darah pada air seni atau air mani, sulit ereksi serta nyeri saat ejakulasi merupakan gejala lain gangguan prostat. Bila sudah mengalaminya, Anda dianjurkan segera memeriksakan diri ke dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Apabila telanjur terkena kanker prostat, pengobatan disesuaikan dengan stadium yang diderita. Umumnya, operasi dilakukan bagi penderita dengan usia harapan hidup lebih dari 10 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Sementara penderita dengan usia harapan hidup 5- 10 tahun akan diberikan radioterapi. Pasien dengan harapan hidup kurang dari 5 tahun, atau bila terdapat kontraindikasi operasi maupun radioterapi, maka akan diberikan kemoterapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Kanker prostat terjadi di dalam kelenjar prostat. Kelenjar dalam sistem reproduksi pria ini terletak di bawah kandung kemih yang mengelilingi sebagian dari uretra, mengosongkan kandung kemih, dan menghasilkan cairan yang membentuk sebagian dari air mani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Nah, setelah berusia di atas 50 tahun, hampir semua pria mengalami &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Prostatic Intraepithelial Neoplasia&lt;/span&gt; (PIN). Orang yang mengidap PIN mengalami perubahan tampilan sel kelenjar prostat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Kanker prostat seperti sebesar buah dukuh yang letaknya ada di bawah kandung kemih. Keadaan ini membuat sel-sel di organ tertentu tumbuh membesar secara berlebihan dan mempunyai kemampuan dalam penyebaran dan bisa mengakibatkan pada kematian,” ujar dr Rainy Umbas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Orang yang mengalami PIN, menurut dia, akan mengalami perubahan tampilan sel-sel kelenjar prostat pada mikroskop. Perubahan ini dapat berupa tingkat rendah (hampir normal) atau abnormal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Apabila memiliki biopsi prostat yang menunjukkan PIN bermutu tinggi, ada kemungkinan lebih besar terdapat sel-sel kanker di dalam prostat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Perlu diperhatikan secara seksama untuk melakukan biopsi lainnya. Pasalnya,  sebanyak 5 persen penderita kanker prostat karena adanya faktor keturunan,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Tindakan kemoterapi pada pengobatan kanker prostat biasanya dilakukan apabila kanker tersebut telah resisten terhadap terapi pengobatan lainnya, seperti terapi hormon,” kata Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP, pakar onkologi medik senior dari Universitas Indonesia. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jumlah Penderita Naik Tiga Kali Lipat &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Kebiasan bangun di malam hari untuk buang air kecil dalam sehari bisa buang air kecil hingga delapan kali, perlu diwaspadai oleh pria usia lanjut. Bisa jadi itu tanda-tanda Anda terkenapenyakit kanker prostat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker prostat saat ini menjadi salah satu penyakit ganas dan mematikan bagi kaum pria di atas usia 74 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Berdasarkan data Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan RS Kanker Dharmais (RSKD) pada Divisi Urologi, jumlah penderita kanker prostat meningkat hampir tiga kali lipat dalam 10 tahun terakhir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Untuk satu tahun terakhir ini saja, data RSCM dan RSKD berjumlah sekitar 80 persen pasien mengalami kanker prostat,” kata dr Rainy Umbas yang juga menjabat Ketua Perhimpunan Urolog-Onkolog Indonesia (ISUO).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                dr Rainy Umbas mengatakan, faktor peningkatan kadar hormon testosteron, diet tinggi lemak, kurang paparan sinar matahari, ras, dan toksin juga merupakan faktor risiko kanker prostat meskipun kaitannya belum jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Di tempat yang sama, pakar onkologi medik senior dari Universitas Indonesia dr Aru Wisaksono Sudoyo, menambahkan, kanker prostat meningkat lebih banyak di negara berkembang. Kanker prostat akan muncul pada usia 50 tahun ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Memang kalau penyebab utama belum diketahui, karena pada stadium dini belum menunjukkan gejala yang pasti. Kanker jenis ini butuh waktu untuk berkembang selama 10-15 tahun, dimulai dari sel normal yang akan mutasi ke tahap 1-2-3 hingga menjadi sel-sel ganas,” ujar Dr. dr. Aru pakar Onkologi Medik Senior dari Universitas Indonesia. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pria 50 Tahun Perlu Tes DRE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Untuk menghindari terkena kanker prostat, spesialis bedah urologi, Prof dr Rainy Umbas PhD SpU mengatakan, bahwa pria sebaiknya dianjurkan untuk mengenali dan mewaspadai penyakit ini sejak dini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Tujuannya adalah agar mereka dapat mencegah dan mengobati secara tepat. Kanker yang tidak menular tapi sangat berbahaya ini, faktor penyebabnya memang belum diketahui. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Namun, tak ada salahnya jika pria berusia muda perlu menjaga tubuh supaya tidak terkena penyakit ini. Kanker prostat pada usia dini tidak menunjukkan gejala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Setelah berkembang, kanker prostat melakukan pembesaran jinak dan bisa menyebabkan air kemih berwarna merah atau menyebabkan penahanan air kemih mendadak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Kanker ini juga ditemukan pada pria yang pancaran air kemihnya melemah. Faktor utama penyebab kanker di antaranya faktor usia dan riwayat keluarga, peningkatan kadar hormon testosteron, diet tinggi lemak, kurangnya sinar matahari, paparan logam berat dan toksin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Kanker prostat biasanya ditemukan pada pria kulit hitam yang berusia di atas 60 tahun. Pria yang bekerja sebagai petani, pelukis, dan pemaparan kadmium atau orang yang bekerja di perminyakan dan logam-logam berat lebih berisiko terkena kanker ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Kanker prostat juga diklasifikasikan berdasarkan stadiumnya. Kanker prostat stadium awal atau stadium I dan II, biasanya merupakan stadium yang penyebarannya belum luas, kankernya masih berada di sebatas kelenjar prostat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Sementara, pada stadium III dan IV, kanker ini telah menyebar keluar dari kelenjar prostat dan menyebar ke jaringan lainnya, seperti kelenjar getah bening atau organ lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Penderita penyakit kanker prostat juga bisa melakukan beberapa pengobatan, tergantung pada tingkat stadiumnya. Dalam seminar kesehatan yang diadakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Indonesian Society of Urologic Oncology &lt;/span&gt;(ISUO) ini, disebutkan cara mendeteksi kanker prostat. Pertama, melakukan pengamatan saja dengan meraba, bisa dilakukan sendiri oleh penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Kedua, radiasi, operasi pengangkatan prostat, terapi hormonal, kemoterapi, dan perawatan paliatif bila sudah lanjut usia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                “Pria usia lanjut perlu melakukan pemeriksaan colok dubur atau Digital Rectal Examination (DRE) untuk mendeteksi adanya benjolan keras yang bentuknya tidak beraturan. Anjuran ini diutamakan bagi para pria yang usianya 40-50 tahun,” sebut Prof Umbas. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gejala kanker prostat:&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Kesulitan buang air kecil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bisa saja dalam bentuk Anda seperti ingin buang air kecil, tapi tidak ada yang dikeluarkan, terhenti di tengah-tengah, atau sering ke kamar kecil. Gejala lainnya adalah kesulitan untuk berhenti, sering dalam bentuk buang air kecil berkali-kali atau perasaan masih ingin buang air kecil meskipun sebenarnya sudah selesai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Sakit saat buang air kecil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit saat buang air kecil dapat juga menjadi gejala infeksi prostat yang dikenal sebagai prostatitis dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Benign Prostatic Hyperplasia&lt;/span&gt; (BPH), yang merupakan pembesaran di kelenjar prostat, tetapi bukan kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Darah di urin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala ini jarang terjadi, tetapi merupakan alasan untuk langsung pergi ke dokter. Hal ini tidak selalu darah dalam jumlah yang banyak, mungkin Anda akan melihat sedikit bercak merah. Beberapa bentuk infeksi saluran urin dapat menyebabkan darah di dalam urin. Akan tetapi, dokter harus melakukan tes untuk membedakannya.&lt;br /&gt;Kesulitan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Hal ini merupakan salah satu gejala yang sangat sulit untuk dibicarakan. Namun, ereksi tidak terjadi saat Anda menginginkannya atau tertahan sebagian, mungkin inilah saatnya Anda memeriksakan diri (pasangan Anda perlu menghindari hal ini secara halus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Darah di dalam semen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda ini seperti halnya darah di dalam urin tidak terlihat begitu jelas. Jumlah darahnya tidak terlalu banyak, akan tetapi cukup untuk membuat cairan semen berwarna pink dan hanya berupa bercak, menurut penuturan pria yang terkena kanker prostat. Para wanita juga dapat membantu dengan memperhatikan warna tambahan yang terdapat pada semen setelah melakukan hubungan seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Konstipasi kronis dan gangguan usus lainnya&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelenjar prostat terletak di bawah pembuluh darah dan di depan rectum, apabila terdapat tumor di sini dapat memengaruhi fungsi pencernaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, hal ini seperti mana yang lebih dulu ayam atau telur; konstipasi kronis dapat menyebabkan pembesaran prostat karena menyebabkan pembesaran pada kelenjar, begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konstipasi kronis dan gangguan usus dapat menjadi indikator awal terjadinya kanker usus. Jika Anda mengalami gejala konstipasi, gas atau gangguan usus lainnya jangan menyalahkan makanan Anda, sebaiknya Anda berkonsultasi juga ke dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering sakit di punggung bagian bawah, pinggang, atau paha bagian atas. Bagian yang biasanya menjadi penyebaran kanker prostat adalah punggung bagian bawah, pelvis dan pinggang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa sakit yang tidak dapat dijelaskan di daerah ini dan lemahnya bagian ini merupakan tanda adanya masalah. Salah satu cara untuk membedakan tipe rasa sakit karena pegal linu dan sakit punggung bagian bawah yang terasa dalam dan tumpul. Para ahli menyebutkan, rasa sakit di punggung bagian bawah atau pinggang yang tidak menghilang merupakan alasan untuk memeriksakan diri ke dokter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. Ingin buang air kecil di tengah malam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu gejala yang mengganggu bagi laki-laki yang didiagnosa mengidap kanker prostat dan mereka berusaha untuk mengingat-ingat gejala ini. Jika Anda buang air kecil lebih dari satu kali setiap malam, sebaiknya Anda mengunjungi dokter dan melakukan PSA test. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sidebar &lt;br /&gt;Lula Kamal : Prostat Jangan Dianggap Remeh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;                Artis yang juga berprofesi sebagai dokter, Lula Kamal mengatakan, kanker prostat sebaiknya jangan dianggap remeh. Pasalnya, jumlah penderita kanker prostat terus meningkat dari tahun ke tahun. &lt;br /&gt;                Di Indonesia saja, jumlah penderitanya hampir mencapai tiga kali lipat dalam 10 tahun terakhir. “Yang punya prostat kan cuma laki-laki. Bahayanya bisa menyebabkan kematian,” kata Lula saat dihubungi, kemarin.&lt;br /&gt;                Untuk itu, perempuan kelahiran tahun 1970 ini menyarankan, bila gejala prostat dirasa makin membesar, sebaiknya harus segera periksa ke dokter. Lakukan check-up rutin setahun sekali saat usia memasuki 50 tahun.&lt;br /&gt;                “Kalau sudah mengalami kanker prostat, mencegahnya tidak bisa. Sebaiknya jaga pola hidup sehat, karena pola hidup atau makan yang tidak baik secara tidak langsung dapat menyebabkan kanker prostat. Faktor genetik memang ada tapi tidak terlalu tinggi,” ujarnya.&lt;br /&gt;                Dia mengatakan, kanker ini terjadi di dalam kelenjar prostat yang dimulai dengan perubahan sangat kecil dalam ukuran dan bentuk sel-sel kelenjar prostat. &lt;br /&gt;                Kelenjar dalam sistem reproduksi pria ini terletak di bawah kandung kemih yang mengelilingi sebagian dari uretra, mengosongkan kandung kemih, dan menghasilkan cairan yang membentuk sebagian dari air mani.&lt;br /&gt;                Gejala awal penderita kanker prostat ini, penderitanya sulit berkemih dan mesti ngeden yang lama baru keluar. “Mau berkemih susah dengan sendirinya kan nggak  puas. Pengen pipis lagi, pipis lagi,” jelasnya. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CHA&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-783985837762817500?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/783985837762817500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2011/07/sering-sulit-buang-air-kecil-tanda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/783985837762817500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/783985837762817500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2011/07/sering-sulit-buang-air-kecil-tanda.html' title='Sering Sulit Buang Air Kecil Tanda Terkena Kanker Prostat'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-3021312905266480593</id><published>2010-10-06T02:26:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T02:31:53.684-07:00</updated><title type='text'>“Hanya keadilan yang aku pinta, bukan belas kasih”</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Indra Azwan (51), Mencari Keadilan dengan Berjalan Kaki  dari Malang-Jatim, untuk Bertemu Presiden SBY &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lagi-lagi keadilan untuk rakyat kecil di negara ini kembali dipertanyakan. Kekuatan hukum seolah tidak berkutik bila dihadapkan pada kekuasaan. Seperti Indra Azwan yang sudah 17 tahun berjuang mencari keadilan untuk anaknya Rifki Andika, 12 tahun yang menjadi korban tabrak lari AKP Pol Joko Sumantri hingga tewas pada tahun 1993. Setelah berbagai perjuangannya tidak membuahkan hasil, baginya hanya presiden yang sanggup membantunya. Seperti apa perjuangan pria kelahiran Malang, 21 Desember 1959 ini hingga nekad ke Istana Negara untuk menemui presiden?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku Rifki memang sudah 17 tahun lalu meninggal dunia. Tapi luka di hatiku tetap menganga lebar, bukan aku tidak ikhlas menerima takdir-Nya, tapi nyawanya seakan tidak berharga. Kali ini kesabaranku sudah habis! Aku harus mendapatkan keadilan, harus! Aku pikir, yang bisa membantuku hanya presiden, karena bagiku hukum tak pernah tegak dan seakan memperolok kami rakyat kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan kali pertama aku perjuangkan keadilan untuk anakku. Sudah puluhan kali aku berjuang, terhitung sejak anakku tewas pada 8 Februari 1993. Berbagai upaya pengaduan sudah aku lakukan. Mulai dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya, LBH Jakarta, Komnas HAM, Kontras, Mahkamah Agung, dan Komisi Ombudsman. Namun dari tahun ke tahun rasa pilu dan kekecewaan yang bersemayam semakin menghantui tiap nafasku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga detik ini, belum ada tindak lanjut dari aparat penegak hukum untuk mencari kebenaran dan keadilan atas nyawa anakku. Tak patah arang, meski penengak hukum tidak tertembus, aku beranikan diri melaporkan masalah ini pada anggota komisi III DPR, Aziz Syamsuddin. Selain itu, aku juga melaporkan ke salah satu staf Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Masih lekat dalam ingatanku, saat itu satgas berjanji akan mengusut tuntas kematian anakku. Waktu berjalan, namun tidak juga ku terima kabar darinya. Sampai akhirnya, beberapa minggu yang lalu aku coba menghubunginya. Namun sungguh diluar dugaan, staf tersebut berkata, jika kasus anakku yang pernah mereka janjikan untuk diusut tuntas bukanlah urusan mereka. Dengan suara tegas dan keras, dia mengatakan jika kasus tabrak lari yang merenggut nyawa anakku adalah tugas Deputi Hukum. Mendengar kabar itu, lukaku bagai ditabur garam, perih sekali. Nyawa anakku dianggap bagai binatang. Rasanya apapun yang sudah aku lakukan, bagai setetes embun di pagi hari yang sesaat mengering di bawah teriknya mentari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang aku adalah rakyat kecil yang sehari-harinya bekerja sebagai penjaja koran dan pemilik warung kopi dengan penghasilan rata-rata Rp 70 ribu per hari. Tapi apakah aku tidak pantas mendapat keadilan sebagai warga negara? Haruskah aku menunggu hingga ajal menjemputku? Aku tidak akan berhenti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kronologis.&lt;/span&gt; Peristiwa pilu itu, terjadi saat anakku tengah nyeberang dari arah Timur ke Barat sepulang dari belajar kelompok di rumah teman sekolahnya. Jaraknya sekitar 50 meter dari rumahku yang berada di jalan Letjen S Parman, Malang, Jawa Timur. Bagai petir di siang bolong, tak kuat kubayangkan bagaimana tragisnya dan kesakitannya anakku saat itu (terdiam sambil menahan isak tangis-red). Tiba-tiba dari arah Utara muncul dengan kecepatan tinggi mobil pribadi. Tak terelakkan, mobil tersebut langsung menabrak anakku hingga tewas. Anakku terluka parah, semua orang berusaha menolongnya. Sungguh tak sanggup bila ku ingat itu, tak ada yang mendampinginya meredam rasa sakit. Oh anakku maafkan bapak nak, karena tak ada di sampingmu saat itu. Betapa hebatnya  mobil itu menghantam tubuh kecil anakku yang masih berusia 12 tahun, sampai-sampai lampu mobil sebelah kanan depannya pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saksi mata, setelah menabrak anakku, mobil tersebut sempat berhenti sebentar, kemudian langsung kabur dengan kecepatan tinggi. Tapi untunglah warga yang melihat kejadian tersebut, langsung mencatat nomor polisi mobil itu dan mengejarnya. Ternyata mobil tersebut berhenti ke kantor Polwil Malang. Saksi mata yang mengikuti mobil itupun akhirnya menelusuri siapa pemilik mobil tersebut, yang sangat tega dan tanpa rasa kemanusiaan meninggalkan anakku yang tergeletak di tengah jalan dalam keadaan bersimbah darah dan tidak berdaya. Usut punya usut, mobil tersebut dikendarai seorang anggota kepolisian yaitu Joko Sumantri yang saat itu masih berpangkat AKP dari Polwil Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh malang nasib anakku, sebelum tiba di Rumah Sakit Saiful Anwar, Malang, Jawa Timur,  ia telah menghembuskan nafas terakhirnya. Hatiku saat itu sangat hancur. Aku seperti orang kesetanan dan mempertanyakan hal ini pada Tuhan. Andai saja aku menemaninya belajar kelompok, andai saja aku ada disisinya, andai saja aku orang pertama yang menolongnya, mungkin saat ini Rifki telah memberiku seorang cucu dan selalu menemaniku mendaki gunung. Astagfirullah, tak kuat hatiku jika dihantui rasa bersalah ini. Tak hanya rasa bersalah pada diriku yang bertahun-tahun ku pendam, aku juga merasa bersalah pada mantan istriku, ibu kandung Rifki, Nurqasanah yang saat itu berada di Jakarta dengan keluarga barunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Proses Hukum.&lt;/span&gt; Ironisnya ,  oknum  yang menabrak anakku hingga tewas tersebut sepertinya sulit tersentuh hukum. Bayangkan, aku berjuang sejak tahun 1993 namun sampai saat ini belum ada titik terang. Tahun 2004, aku daftarkan perkara ini ke Pengadilan Tinggi Militer. Tapi karena tersangka tersebut (Joko Sumantri –red) sedang naik pangkat maka Pengadilan Militer Tinggi tidak bisa menerima perkara ini. Berkas perkara pun diminta untuk diperbaiki dan dikembalikan ke kepolisian, selanjutnya dikirim kembali ke kejaksaan. Tahun berganti tahun, hingga akhirnya ada secercah harapan untuk mendapatkan keadilan  bagi anakku. Tahun 2008, sidang perkara anakku pertama kali digelar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh aneh, saat sidang digelar, aku tidak diperbolehkan masuk dan hanya boleh menunggu di luar. Aku lebih heran lagi saat diujung proses sidang, hakim memutuskan bahwa AKP Pol Joko Sumantri bebas dari dakwaan dengan alasan kasus ini sudah kadaluwarsa alias basi. Ketika ku tanya hakim tentang keputusannya, dengan mudahnya ia mengatakan kalau dia hanya menyidangkan saja. Rasa sakit hati ini semakin dalam, dan aku baru percaya ternyata memang ada mafia-mafia peradilan dan hukum di Indonesia. Sepertinya seluruh institusi hukum di Indonesia hanya mengobral janji untuk rakyat kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah juga aku mengirim surat ke Kompolnas dan Gubernur PTIK, namun tidak juga ku dapat respon positif. Begitu pun dengan lembaga-lembaga penegak hukum yang lain. Oleh karena itu, aku mencoba untuk bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono demi keadilan hukum anakku, dengan nekad berjalan kaki dari Malang-Jawa Timur ke Istana Negara, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan.&lt;/span&gt; Hanya dengan berbekal semangat dan keberanian, aku putuskan pada 8 Juli 2010 untuk melangkahkan kaki dari kota Malang menuju Jakarta. Sepertinya ini adalah cara terakhirku agar dibukakannya pintu kebenaran dan keadilan hukum bagi kami rakyat kecil. Sungguh, 17 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk mendapatkan keadilan. Perjuanganku selama ini sepertinya sia-sia, rasanya sangat susah dan rumit hukum di negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sadari, perjalanan yang mesti aku tempuh dengan berjalan kaki dari Malang hingga Istana Negara, Jakarta, akan banyak rintangannya. Misalnya cuaca atau kondisi kesehatanku yang sudah tidak muda lagi. Namun semuanya tidak menyurutkan niat awalku untuk mencari keadilan. Setelah berdiskusi panjang lebar dengan keluarga, keluargaku pun menyetujuinya dengan syarat harus membawa handphone. Dengan membawa uang Rp 500 ribu, lima stel pakaian, dua pasang sepatu, tiga pasang kaus kaki, peta, dan beberapa surat izin long march juga spanduk untuk dipasangkan di depan dan di belakang badan, selama dalam perjalanan, aku mulai berjalan kaki dari Malang menuju Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Malang, kota pertama yang aku tempuh adalah Sidoarjo. Setelah itu menyusul Surabaya, Lamongan, Bojonegoro, Cepu, Purwodadi, Semarang, Pekalongan, Cirebon, Jatibarang, Kerawang, Bekasi, hingga tiba di Jakarta setelah 22 hari berjalan.&lt;br /&gt;Alhamdulillah, selama di perjalanan aku tidak mendapatkan kendala yang cukup berarti. Malah banyak yang bersimpati bahkan memberi makan, minum, dan tempat untuk istirahat sejenak meski kadang hanya sekedar foto. Setiap harinya, perjalanan aku mulai setelah salat Subuh sekitar pukul 05.30 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Namun jika sampai pukul 21.00 WIB aku belum mendapatkan SPBU, aku akan terus berjalan hingga menemukan “hotel” SPBU untuk istirahat tidur. Untuk makan sehari-hari, biasanya berhenti di warteg. Bagiku sehari cukup makan dua kali, sarapan dan sore hari. &lt;br /&gt;Yang dikhawatirkan oleh keluargaku selama perjalanan tidak terjadi. Allahu Akbar, aku tidak sakit selama perjalanan. Hanya saja kulit di kedua telapak kakiku sudah kapalan dan kuku jari manis kakiku mau copot. Namun sakit ini bukanlah sakit yang serius, seserius keadilan yang aku perjuangkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tunggu Maaf Pelaku.&lt;/span&gt; Aku begini bukan berarti aku mengharapkan dana ataupun belas kasihan dari siapapun. Tujuanku hanya satu. Aku ingin ditemui Presiden SBY, bila ditemui yang lain aku tidak mau. Aku sudah pesimis dengan penegakan hukum di Indonesia. Sebagai masyarakat kecil, aku menganggap kekuatan hukum saat ini hanya berpihak kepada orang-orang yang berduit saja. Di sini, aku hanya mengharapkan keadilan hukum anakku yang menjadi korban tabrak lari oleh seorang oknum polisi yang hingga kini, sedikit pun tidak tersentuh hukum. Pelaku pun belum pernah mengucapkan permintaan maaf kepada ku dan keluarga besar ku. Memang aku rakyat kecil, tapi apakah aku tidak pantas untuk mendapatkan keadilan dan menyampaikan keluh kesahku kepada Presiden? Pak Presiden, dengarkanlah jeritan rakyat kecil ini, sudah 17 tahun perjuanganku demi nyawa anakku tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sepuluh Kali Mogok Makan di Istana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat menikmati perjalanan sepanjang jalan Pantura yang aku lewati. Hingga setibanya aku di Cikampek, banyak simpatisan dan relawan, baik dari campuran semua gank motor dan Arema ikut berjalan. Alhamdulillah, tepat sekitar pukul 14.40 WIB, Jumat, 30 Juli 2010, aku tiba di Jakarta dan langsung mendatangi LBH Jakarta setelah 22 hari berjalan kaki dari rumahku yang berada di Jalan Watu Genok Barat, Blimbing, Malang, Jawa Timur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa berpikir panjang, akupun segera memberi kabar kepada istriku, Bety Benartiyani melalui sambungan telepon. Setelah itu, barulah aku melanjutkan perjalanan dari LBH Jakarta menuju Istana Negara. Dari LBH Jakarta yang berada di Jalan Mendut, aku didampingi beberapa relawan. Aku berjaln dengan  rute Menteng, Bundaran Hotel Indonesia (HI), hingga Jalan Medan Merdeka Barat. Sepanjang perjalanan menuju Istana Negara, aku mulai dikawal oleh polisi bermotor, tepatnya sejak aku melakukan orasi sekitar 10 menit di Bundaran HI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayang, sesampainya di Istana Negara sekitar pukul 17.00 WIB, rencana menggelar aksi ketika presiden keluar dari Istana digagalkan oleh polisi. Pasalnya perizinan untuk menggelar aksi tersebut katanya, tidak memungkinkan. Setelah satu jam berada di depan Istana, sekitar pukul 17.50 WIB, belum juga ada tanda-tanda presiden akan menemuiku. Dengan hati yang letih, akupun beranjak pergi dan kembali ke LBH Jakarta.&lt;br /&gt;Tiga hari kemudian, Senin (2/8) siang, aku kembali mendatangi Istana, setelah sebelumnya aku datang ke Wisma Nusantara untuk  datang di salah satu program acara berita dan bertemu dengan  Staf Khusus Presiden SBY di bidang hukum, Denny Indrayana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Istana, aku hanya ingin menyampaikan langsung kepada Presiden SBY mengenai masalah yang aku alami. Sebetulnya, sudah lima kali aku menyurati Presiden SBY, namun tidak ada tanggapan. Selain itu, pernah juga aku melakukan beberapa aksi agar bisa bertemu dengan presiden. Kali pertama sekitar tahun 2006. Pada 31 Agustus 2009, aku  juga pernah melakukan aksi demonstrasi seorang diri dan mogok makan di depan Istana Negara dan di depan kediaman Presiden SBY di Cikeas, Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saat itu, perjuanganku untuk bertemu presiden SBY belum membuahkan hasil. Aksi mogok makan pun terus berlanjut pada tanggal 2 November sampai 13 November 2009 di depan Monumen Nasional. Mungkin sudah ada 10 kali aku datang ke Jakarta dan melakukan aksi demonstrasi, mogak makan hanya untuk bertemu Presiden SBY. &lt;br /&gt;Tanggal 25 April 2010 aku kembali mencari keadilan hukum untuk anakku dengan melakukan demo seorang diri di depan  kediaman SBY di Cikeas. Nihil juga hasilnya, akhirnya aku menitipkan surat untuk Presiden. Hingga kini aksi nekad yang sudah berpuluh kali aku lakukan tersebut, belum juga mendapatkan respon dari Presiden SBY. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Noprica Handayani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Satu Jam Bertemu Presiden&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sepekan lebih aku berada di Jakarta, sepertinya lelah perlahan mulai menyapaku. Seakan asa semakin redup, aku putuskan pada hari Minggu (8/8) adalah hari terakhirku memberikan orasi atas keadilan hukum anakku dengan berjalan kaki dari LBH Jakarta Pusat ke Ragunan, Jakarta Selatan. Sepulang dari sana, akupun mulai membereskan segala perlengkapan untuk pulang ke Malang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya dengan berat hati, Senin (9/8) siang, aku akan beranjak meninggalkan Jakarta dengan melangkahkan kaki ke stasiun Senen. Dan setiba di sana aku langsung beli tiket kereta jurusan Malang. Setelah beberapa jam menunggu kereta datang, handphone yang berada di saku ku bergetar. Saat kulihat, penelpon tersebut tak lain adalah Sekretaris Satgas Antimafia Hukum, Denny Indrayana, orang yang selama ini membantuku untuk menyampaikan keinginannku untuk bertemu Presiden dan juga memperjuangkan keadilan almarhum Rifki. Di ujung telepon, Denny mengatakan jika Presiden ingin bertemu hari Selasa (10/10) sekitar pukul 15.30 WIB. Dan ia menyarankan jika pemberangkatan aku yang tinggal menunggu beberapa jam lagi dibatalkan. Dan kembali ke LBH Jakarta sebelum keesokan harinya bertemu Preiden SBY. &lt;br /&gt;Sungguh di luar dugaan, aku hanya bisa mengucapkan syukur Alhamdulillah, walaupun setelah 17 tahun berjalan dan dengan perjuangan nekadku jalan kaki dari Malang ke Istana Negara, akhirnya Presiden SBY mau menemui aku yang sudah renta dan penuh dengan peluh keringat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih bagaikan mimpi serta jantung yang makin berdegub kencang, akupun mulai mengenakan setelan batik abu-abu putih lengan panjang yang saya padu dengan celana berbahan kain. Tidak ada yang tampak berbeda dari awal penampilanku sebelumya, aku masih berambut gondrong dengan rambut kukuncir ke belakang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, akhirnya tepat sekitar pukul 15.45 WIB aku tiba  di komplek taman Istana Negara. Akhirnya aku bertemu Presiden. Dia Presiden SBY yang selama ini sangat ingin aku temui . Dengan hati yang sangat terharu aku menyampaikan dan mengeluarkan segala uneg-uneg kepada Presiden. Usai menyampaikan segala permasalahan hukum yang menimpa anakku, lalu Presiden mengajak aku berjalan keliling di  Istana Negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang Presiden ceritakan dalam perbincangan kurang lebih sekitar satu jam lamanya. Mulai dari penjelasan banyak gedung di sekitar Istana, Istana Merdeka dan Istana Negara. Tak lupa, selain itu Presiden juga mengatakan jika mengenai permasalahan hukum anakku, beliau memberi wewenang hukum kepada Menteri hukum dan HAM, Patrialis Akbar dan Sekretaris Satgas Antimafia Hukum, Denny Indrayana.  Saat itu juga turut menemani Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi, serta Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, merupakan hari emas dalam hidupku. Tadinya aku yang hendak pulang dengan hati yang tergores pilu, disembuhkan meski hanya berlangsung selama satu jam bertemu SBY. Aku sadar, jika mengungkap proses hukum itu tidak semudah membalikkan kedua telapak tangan, tapi pasti melewati berbagai proses. Karena banyak jenderal yang terlibat di dalamnya. Untuk itu,  seperti disampaikan Presiden untuk perkembangan kasus anakku akan berjalan setelah Hari Raya Idul Fitri 1431 H, nanti. Aku pegang  apa yang telah disampaikan Presiden. Yang penting proses jalan terus. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Noprica Handayani&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-3021312905266480593?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/3021312905266480593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/hanya-keadilan-yang-aku-pinta-bukan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/3021312905266480593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/3021312905266480593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/hanya-keadilan-yang-aku-pinta-bukan.html' title='“Hanya keadilan yang aku pinta, bukan belas kasih”'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-6014840246499461814</id><published>2010-10-06T02:21:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T02:24:51.439-07:00</updated><title type='text'>“Aku ingin Presiden tahu dan mendengar suara rakyat kecil”</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Susi Haryani, Ibu Ridho Januar, Korban Ledakan Tabung Gas Elpiji 3 Kg yang Nekat ke Istana Negara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Program konversi minyak tanah ke bahan bakar gas atau elpiji  3 Kg sudah banyak menelan korban.  Salah satunya, seorang anak berusia 4,5 tahun asal Bojonegoro bernama Ridho Januar yang menjadi korbannya. Parahnya luka bakar yang menimpa Ridho, tidak membuat luka bakar itu sembuh meski sudah dirawat tiga bulan di RSUD dr. Soetomo, Surabaya. Kini bagaimana kondisi Ridho?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sudah empat bulan lamanya aku dihantui perasaan bersalah. Pilu di hatiku tak kunjung redup tiap kali melihat wajah dan tubuh anakku, Ridho Januar, yang melepuh akibat luka bakar ledakan tabung gas elpiji 3 kg pada 27 Maret 2010. Hari itu seakan mimpi buruk yang tak ingin aku ingat saat aku terjaga. Dadaku pun terasa sesak bila bila tiap kali mendengar rintihan Ridho karena merasakan gatal, panas dan sakit di sekujur wajah, kedua tangan, dan kedua kakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini memang salahku, tapi ini bukan kehendakku. Seutuhnya aku sangat menyayangi ketiga anakku, Rizki (10 tahun), Ridho (4,5 tahun), dan Dede (4,5 bulan). Aku merasa bersalah pada diriku, terutama mantan suami keduaku, Maman Suherman, ayah kandung Ridho. Karena baru tiga bulan, sejak Januari 2010, Ridho tinggal bersamaku, sepulang aku dari Malaysia pada pertengahan 2009 sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Rasanya aku telah menghancurkan masa depan anakku. Jika waktu bisa diulang, aku ingin mengembalikan Ridho pada mantan suamiku saat itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kronologis.&lt;/span&gt; Kejadian pagi itu sangat cepat dan tidak terduga. Sekitar pukul 06.30 WIB saat Ridho dan suami ketigaku masih terlelap dalam tidur, aku berniat menghangatkan sisa nasi goreng yang aku beli semalam untuk sarapan pagi Ridho dan suamiku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya aku tidak merasakan firasat apa-apa. Sekejap setelah aku berdiri, aku langsung menghidupkan kompor gas elpiji 3 kg yang biasanya aku gunakan untuk memasak. Sungguh pagi itu aku tidak mencium bau gas dan tidak mengetahui jika tabung elpiji yang aku pakai bocor. Karena hari-hari sebelumnya, saat aku menggunakan kompor gas tersebut, tidak ada masalah. Namun pagi itu beberapa kali aku coba menghidupkannya, apinya tidak menyala. Sementara aku yakin kalau tabung gas yang aku beli di warung empat hari lalu belum habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, jika kompor sulit aku hidupkan, biasanya aku sulut dengan pemantik api. Hal yang sama aku lakukan pada hari itu. Sekali, dua kali, tiga kali, keadaan masih baik-baik saja. Namun saat aku coba yang keempat kalinya, tiba-tiba kompor gasku langsung meledak. Gumpalan api memenuhi ruangan berukuran 3x4 meter persegi di rumah kontrakan tempat aku tinggal. Karena atap kontrakan terbuat dari beton, dengan cepat api menyambar seisi rumah. Seandainya kontrakanku tidak hanya satu ruangan yang digunakan multifungsi sebagai dapur, ruang tidur, dan ruang keluarga, mungkin Ridho tidak merasakan langsung panasnya api dari ledakan gas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang saat itu sedang kalut dan merasakan panasnya disambar api, langsung mencari jalan keluar untuk menyelamatkan diri. Begitu juga suamiku yang langsung berdiri dan lari saat mendengar ledakan gas. Setelah berada di luar rumah, dengan nafas terengah-engah dan jantung yang berdegup kencang, aku berteriak minta tolong sekuat tenaga saat teringat Ridho masih berada di dalam rumah. Saat itu aku seperti hilang kesadaran melihat api yang berkobar dan rintihan tangis Ridho karena kepanasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski saat itu aku tengah hamil 9 bulan, aku berusaha untuk kembali menerobos api yang melalap ruangan sempit yang sudah aku tempati selama delapan bulan tersebut. Begitupun dengan suamiku. Namun, karena kondisi api yang semakin membesar dan pintu menjadi sulit dibuka, kami pun tidak dapat menerobos masuk ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukurlah pertolongan dari para tetangga cepat berdatangan. Mereka langsung menolong aku, suamiku, dan Ridho yang ada di dalam rumah sekitar 10 menit dengan keadaan api yang besar. Kami langsung diantar ke rumah sakit. Meski kedua tangan, kaki, serta muka sangat perih dan panas aku rasakan ketika menuju rumah sakit, mungkin tidak seperih dan sepanas yang Ridho rasakan. Luka bakar yang aku alami hanya 15 persen, suamiku tak lebih dari 10 persen, sedangkan Ridho hampir 80 persen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh aku merasa sangat bersalah bila mengingat kejadian itu. Aku tidak tega melihat Ridho yang terus-menerus menangis karena kepanasan. Sungguh ini semua di luar batas kemampuan dan ketidaksengajaanku. Kini rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Basuki Rahmad, Gang Musa, Kelurahan Mojokampung, Kota Bojonegoro, Jawa Timur, bagaikan mimpi buruk bagiku. Meski aku tidak memiliki rumah dan kini aku berjuang hidup tanpa suamiku, aku tidak akan kembali lagi untuk selamanya ke Bojonegoro. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak tahu mesti berbuat apalagi untuk kesembuhan anakku. Saat melihat Ridho bermain di halaman rumah dan diolok-olok teman-teman seusianya karena kulit wajah, tangan serta kaki Ridho yang tidak lagi normal, hatiku sangat teriris. Sebagai orangtua, aku tidak sanggup melihat kenyataan pahit yang dialami anakku. Aku tidak menyalahi takdir Allah, bila ini adalah jalan hidup yang harus aku jalani. Tapi kenapa tabung gas elpiji 3 kg itu seolah-olah tidak bersalah dengan “merenggut” keceriaan Ridho untuk menggapai masa depannya. Tabung itu bagaikan “terorisme”  gaya baru yang sasarannya masyarakat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlintas di ingatanku, jika tabung gas elpiji 3 kg itu adalah program  pemerintah yang bekerjasama dengan Pertamina. Bahkan belum lama ini, pemerintah mengatakan ada produk baru tabung gas elpiji yang akan diuji keamanannya dan setelah itu baru diberikan kembali kepada masyarakat. Namun hingga kini semua itu hanya sebatas wacana. Jaminan keamanan yang dielu-elukan pemerintah, nyatanya sudah lebih dulu “merenggut” kebahagiaan masa kecil dan masa depan anakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengetuk Istana.&lt;/span&gt; Ingat program ini adalah program pemerintah, aku pun teringat Istana Negara dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Demi memperjuangkan kesembuhan anakku, hanya dengan berbekal uang tabungan seadanya, aku memberanikan diri ke Jakarta untuk masuk ke Istana dan bertemu Presiden SBY. Aku tidak peduli meski hal ini tidak disetujui ayah kandung Ridho, Maman, saat aku hubungi melalui  telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, Minggu, 18 Juli 2010, aku dan Ridho meninggalkan kota Bojonegoro. Dengan menggunakan bus umum dari Terminal Rajekwesi, Bojonegoro, menuju Terminal Lebak Bulus di  Jakarta Selatan. Sesampai di Jakarta aku menuju ke Tangerang untuk menumpang tinggal dengan salah satu anggota keluargaku.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Senin (19/7) pagi, aku kembali melanjutkan perjalanan ke Istana Negara. Namun sebelum ke Istana, aku menuju ke Wisma Nusantara untuk menemui salah satu kru TVOne. Namun sesampai di sana, ternyata program “Apa Kabar Indonesia Pagi” sudah bubar. Lalu aku disarankan ke Pulau Gadung, kantor redaksi TVOne. Saat itu, Matahari bersinar terik. Aku tidak ingin perjuanganku hari itu sia-sia. Dari Wisma Nusantara, aku putuskan untuk tidak mengadukan aspirasiku ke televisi itu, melainkan sesegera mungkin menuju Istana Negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bertanya-tanya, aku disarankan untuk menggunakan jasa bus Trans Jakarta menuju Istana Negara. Sesampainya di feeder busway Harmoni, aku langsung turun dan jalan kaki menuju Istana. Memang cuaca Jakarta jelang siang saat itu terasa sangat terik. Ridho tak henti-hentinya merengek dan menyuruh duduk untuk istirahat karena capek. Meski baru sebentar berjalan dari halte Harmoni, melihat wajah dan mendengar keluhan Ridho, akhirnya ia aku gendong. Dalam dekapan gendong menuju Istana, kutahan agar air mata tak menetes di pipiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 13.00 WIB, akhirnya aku tiba di halaman gedung Sekretariat Negara. Sudah dua jam lamanya aku berharap bisa bertemu Presiden SBY untuk meminta bantuan tindak lanjut pengobatan luka bakar yang diderita anakku. Sempat saat itu aku disuruh pergi oleh seorang pria yang mengenakan safari di lingkup Istana Presiden, namun aku bersikukuh tidak akan pergi sebelum ada kepastian dan penanggulangan untuk kesembuhan Ridho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak semua orang memiliki hati yang hitam. Alhamdulillah, para awak media yang berada di lingkup Istana Negara saat itu peka terhadap nilai sosial dan kemanusiaan. Mereka menghampiri aku, bertanya, sekaligus memberikan bantuan secukupnya dari saku mereka. Tak lama setelah itu, aku pun dihampiri salah satu Staf Rumah Tangga Istana Kepresidenan. Dengan perintah dari Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, aku dan Ridho dibawa ke kantor Pertamina Pusat di Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, dengan menggunakan kendaraan khusus. Setibanya di sana, aku dan Ridho diajak ke lantai 22 oleh pihak Pertamina. Mereka mengatakan jika hal ini sudah dikoordinasikan ke Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai bertemu pihak Pertamina, aku diajak kru TVOne untuk siaran langsung di salah satu program beritanya. Di tengah perjalanan menuju kantor TVOne, tiba-tiba aku dihubungi salah seorang profesor yang bekerja di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Profesor tersebut mengatakan jika pihak RSCM akan menangani perawatan untuk kesembuhan luka bakar Ridho. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Perawatan. &lt;/span&gt;Mungkin tindakanku ini tergolong nekat. Tapi aku sudah tidak tahu mesti kemana lagi harus mencari bantuan untuk pengobatan Ridho. Sejak aku sudah tidak bekerja sebagai TKI di Malaysia, aku tidak lagi memiliki pekerjaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpati yang mengalir dari berbagai pihak saat aku dan Ridho berada di Komplek Istana Negara, cukup melegakan hati ku. Akhirnya untuk perawatan kesembuhan, Ridho dirujuk ke RSCM. Sebelumnya, pasca ledakan aku dan Ridho dirawat di RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Namun karena Ridho mengalami luka bakar yang cukup serius, maka Ridho langsung dirujuk ke RSUD dr Soetomo di Surabaya selama tiga bulan, yaitu 27 Maret 2010 sampai 27 Juni 2010. Selama di sana Ridho telah menjalani lima kali operasi pencangkokan kulit di wajah, tangan, dan kaki. Adapun total biaya perawatan Ridho selama di RSUD dr Soetomo, yaitu Rp 70 juta. Sedangkan selama aku di RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro menghabiskan Rp 20 juta untuk perawatan luka bakar di tangan dan kaki serta persalinan anak ketigaku, Dede, setelah sehari pasca ledakan. Memang total biaya semuanya itu sangat besar. Tapi syukurlah, masih ada masyarakat yang tulus memberi bantuan untuk biaya perawatan selama aku dan Ridho di rumah sakit. Selain itu, kami juga dimudahkan dengan menggunakan surat miskin serta surat keterangan Jamkesmas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di RSCM, Ridho di tempatkan di Unit Pelayanan Khusus Luka Bakar Prof. Dr. Munadjat Wiratmadja. Meski selama aku menemani Ridho mendengar sindiran tak enak dari beberapa perawat, tapi tidak sedikit dokter spesialis yang menangani Ridho. Salah satunya dokter Aditya Wardhana, dokter spesialis bedah plastik. Menurut dokter Aditya, pengobatan terhadap Ridho diperkirakan membutuhkan waktu selama satu tahun. Ini lantaran luka Ridho tidak sebatas luka di kulit saja, tapi sudah mengenai daging bagian dalam. Oleh karena itu, Rabu, 21 Juli 2010, aku diberi edukasi pelatihan pemakaian &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pressure garment&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;silicon gelshuit&lt;/span&gt; untuk nanti perawatan di rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang selama di RSCM belum ada pembicaraan serius dengan dokter mengenai operasi plastik untuk anakku. Yang ada saran untuk menggunakan silicon gelshuit yang dilapisi oleh pressure garment, selanjutnya akan dipantau pekembangannya enam bulan ke depan. Kata dokter yang menangani Ridho, silicon gelshuit  ini akan membantu mengurangi efek luka bakar dan mempercepat penyembuhan luka. Untuk itu, minimal satu bulan sekali Ridho harus check up ke rumah sakit. Sedangkan pressure garment adalah sejenis stocking yang membalut silicon gelshuit, yaitu dipakai minimal delapan jam, bisa dilepas jika akan mandi dan sholat, kemudian harus diganti yang baru kembali.&lt;br /&gt;Meski sudah diperbolehkan pulang (Kamis, 22 Juli 2010) dan kontrol setiap pekannya ke RSCM, jujur aku agak kagok untuk pemakaian silicon gelshuit dan pressure garment ini. Aku juga khawatir akan kesterilan pemulihan kondisi Ridho saat di rumah adikku di Cikupa, Tangerang. Tapi kalau memang Ridho diharuskan rawat jalan, tidak mungkin aku memaksa untuk tetap bertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kondisi Ridho sudah lebih baik. Rasa panas sudah tidak lagi dirasakannya, sedang rasa gatalnya sudah berkurang. Luka bakar pada bagian tangan dan kaki mulai mengering. Sedang pada bagian lainnya, masih dalam proses penyembuhan. Aku pun dengan rajin memberikan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;silicon gekshuit&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pressure garment.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Harapan. &lt;/span&gt;Tentu aku sangat senang saat Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih menjenguk serta membawakan mainan berupa mobil-mobilan dan kereta api untuk anakku. Meski ada yang beranggapan bahwa aku mendatangi Istana Negara, Senin, 19 Juli 2010, hanya untuk mencari sensasi, aku tidak perduli. Memang aku tidak memungkiri, jika kadang aku sangat sedih saat mendengar sindiran itu. Orangtua mana yang tega menyiksa anak kandung sendiri demi mencari sensasi? Justru aku mengharapkan tidak terjadi sesuatu terhadap anakku. Seandainya saat menghangatkan nasi goreng untuk sarapan pagi waktu itu tidak menjadi musibah bagiku, mungkin aku tidak akan nekat mendatangi Istana Negara untuk bertemu Presiden SBY. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya ingin Presiden tahu dan mendengar suara rakyat kecil korban tabung gas elpiji yang merupakan program pemerintah. Buatku, musibah ini tidak hanya sebatas cacat fisik Ridho, tapi juga cita-citanya yang ingin menjadi polisi atau dokter. Aku ingin Ridho bisa bermain, tertawa, dan sekolah seperti anak yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, aku ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah ikhlas menyumbang dana pengobatan Ridho melalui TVOne. Jumlah uang sebesar Rp 162 juta yang terkumpul dalam rekening Bank Mandiri, akan aku gunakan untuk meneruskan pengobatan Ridho. Aku juga ingin mengucapkan terima kasih pada TVOne karena telah membantu proses pembayaran administrasi pengobatan anakku selama di RSCM, saat Ridho keluar dari rumah sakit, Kamis, 22 Juli 2010. Selain itu aku juga berterimakasih kepada dengan 11 kuasa hukum yang dengan sukarela membela kepentingan dan hak hukum anakku. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Noprica Handayani&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-6014840246499461814?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/6014840246499461814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/aku-ingin-presiden-tahu-dan-mendengar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6014840246499461814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6014840246499461814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/aku-ingin-presiden-tahu-dan-mendengar.html' title='“Aku ingin Presiden tahu dan mendengar suara rakyat kecil”'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-3066689763188619278</id><published>2010-10-06T02:18:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T02:19:18.428-07:00</updated><title type='text'>Menjaga Vagina dari Keputihan yang Berlebihan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cairan pada vagina yang ditandai dengan jumlah cairan yang sedang, berwarna bening, tidak bau, dan tidak disertai rasa gatal, merupakan tanda-tanda normal bagi kaum wanita. Jika keluarnya cairan berlebihan pada vagina dengan warna cairan bervariasi , bau, dan terasa gatal, maka Anda perlu waspadai!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vagina adalah organ intim kewanitaan yang merupakan saluran berbentuk seperti tabung “selongsong” yang menghubungkan vulva (bagian luar sistem reproduksi wanita) ke uterus (rahim). Vagina berfungsi sebagai saluran ekskresi cairan terutama darah haid, sebagai alat untuk melakukan hubungan seksual, dan jalan untuk keluarnya janin dari hasil pembuahan sel telur dengan sperma saat melahirkan. Selain itu, vagina juga dapat mengeluarkan cairan–cairan khas yang merembes keluar sekitar mulut vagina dan itu adalah normal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Normalnya cairan atau sekret pada vagina diproduksi dalam jumlah yang sedang, berwarna bening, tidak bau, dan tidak disertai rasa gatal. Namun, dalam keadaan tertentu, jumlah cairan ini bisa bertambah atau berkurang seiring dengan naik turunnya kadar hormon estrogen (hormon seks wanita). Pengeluaran cairan yang jumlahnya agak banyak tetapi normal atau yang biasa disebut dengan sekret fisiologis, bisa terjadi karena adanya rangsangan seksual, ovulasi  (pelepasan sel telur) atau menjelang menstruasi, dan kehamilan. Peningkatan sekret vagina seperti ini masih dianggap normal selama tidak ada gejala lain yang mengganggu kenyamanan pada daerah kewanitaan tersebut. Jika keluarnya cairan berlebihan pada vagina dengan warna cairan bervariasi, bau, dan terasa gatal, maka Anda perlu waspadai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara alami, vagina memiliki pelindung yang disebut dengan pH (derajat keasaman). Normal pH pada vagina adalah 3,5 – 4,5 pH. Namun pH ini bisa rusak dan menimbulkan berbagai keluhan bila cara merawatnya salah. Terlalu seringnya membersihkan vagina dengan sabun pencuci kewanitaan atau ramuan rempah pewangi, justru dapat merusak pH-nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai wanita, kebersihan vagina perlu dijaga dengan baik. Tidak disarankan untuk menggunakan bahan-bahan yang dapat mengiritasi kulit vagina. Misalnya dengan menggunakan sabun khusus kewanitaan yang berparfum atau vaginal douches (cairan pembersih vagina). “Perlu diingat, bahwa vagina memang memiliki bau khas yang sebenarnya tidak mengganggu sepanjang vagina itu sehat dan tidak ada penyakit,” kata seksolog dari Min Klinik, dr. Ferryal Loetan, ASC &amp; T, SpRM, MKes.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Penyebab.&lt;/span&gt; Menurut dokter dari ahli kebidanan dan kandungan, RSPP Jakarta, dr. Erwinsyah H. Harahap, SpOG, MKes kepada Femme, pekan lalu, keputihan terbagi menjadi dua macam, yaitu fisiologis dan patologis. Fisiologis adalah cairan atau sekret pada vagina yang banyak mengandung epitel dengan leukosit yang jarang. Sedangkan patologis, cairan yang mengandung lebih banyak leukosit. Adapun ciri masing-masing sekret ini berbeda-beda. Pada sekret fisiologis, cairan yang keluar tidak bau, tidak gatal, warnanya bening, putih, dan jumlah cairan yang dikeluarkan tidak berlebihan. Sedangkan sekret patologis, cairan yang keluar bau, vagina terasa gatal, mengalami perubahan warna menjadi putih kekuning-kuningan, putih kehijau-hijauan dan jumlah cairan yang dikeluarkan berlebihan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kedua jenis keputihan tersebut, tambah dokter spesialis kulit, kelamin, dan kosmetik medik, dr. Tri Wilujeng Prihartini, SpKK,  yang menimbulkan masalah dan menyebabkan kelainan adalah sekret patologis. Dimana sekret patologis pada vagina tersebut infeksi yang disebabkan karena kuman, parasit, virus, dan jamur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun keputihan yang disebabkan oleh jamur, lebih sering dialami adalah jamur jenis Candida Albicans. Candida Albicans adalah flora normal pada vagina. Faktor sehari-hari juga dapat menjadi faktor predisposisi keputihan karena candida seperti pakaian dalam terbuat dari bahan nilon, jeans yang terlalu ketat, tisu toilet yang berparfum, serta penggunaan antibiotika dan obat-obat tertentu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kata dr. Tri, infeksi tidak terjadi karena jamur, kuman, parasit, dan virus saja tetapi bisa juga disebabkan karena benda asing, gangguan hormonal, kelainan pada alat kelamin, serta kanker pada leher rahim. Iritasi pada vagina biasanya ditandai dengan rasa perih, meradang, merah, terasa gatal, panas, dan bengkak. Hal ini disebabkan karena keringat berlebih, gesekan pada celana yang ketat, garukan kuku, menggunakan sabun yang berlebih, dan cairan pembersih kewanitaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan dr. Tri, yang menyebabkan vagina mengeluarkan cairan berlebihan tidak seperti biasanya, seperti bau, warna yang tiba-tiba berubah, gatal, bukan dipicu oleh faktor makanan seperti timun atau nanas melainkan karena  pengaruh stres fisik, kelelahan, dan infeksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sering bertukar celana dalam atau handuk, seks bebas, sering mandi berendam dengan air hangat, tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi, dan tidak menjalani pola hidup yang sehat seperti makan tidak teratur, tidak pernah berolahraga, kurang tidur juga bisa menjadi penyebab keputihan. Biasanya keputihan yang ada pada bibir vagina itu disebabkan karena jamur. “Tapi kebanyakan wanita beranggapan mereka keputihan bukan karena jamur,” terang dr. Tri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Risiko. &lt;/span&gt;Menurut dr. Erwin, bila keputihan yang berlebih tidak segera diobati,  bisa mengakibatkan  iritasi lokal ringan, dan dalam jangka waktu yang panjang akan menimbulkan penyakit radang panggul serta dapat menyebabkan kemandulan (infertilitas) karena kerusakan dan tersumbatnya saluran sel telur. “Jadi, bila mengalami keputihan tidak seperti biasanya, lebih baik berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin atau ke dokter spesialis kandungan,” terang dr. Erwin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penanganan.&lt;/span&gt; Keputihan merupakan masalah higienitas, dan penanganan keputihan tersebut tergantung dari penyebabnya. Biasanya dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengatahui penyebabnya. Cara mencegah keputihan salah satunya dengan menjaga kebersihan vagina, misalnya membersihkan bagian luar vagina dengan air bersih dan air sabun saja, menghindari penggunaan vaginal dounching (cairan pembersih kewanitaan) secara rutin, maupun produk hygiene wanita lain seperti desinfektan, bahan pengering atau pengencang vagina, tidak memakai jeans terlalu ketat, celana dalam bukan dari bahan katun, tisu toilet yang berparfum, bila keputihan banyak yang keluar sebaikya menggunakan panty liner dan tiap 3 jam sekali diganti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dr Ferry menambahkan mencuci vagina sebaiknya dilakukan mengarah ke anus. Usai dicuci harus dikeringkan atau mengganti celana dalam yang bersih. Bila tidak, vagina yang basah dan lembab tersebut dapat merangsang tumbuhnya jamur, bakteri, dan kuman,” jelas dr. Ferry. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Noprica Handayani&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-3066689763188619278?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/3066689763188619278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/menjaga-vagina-dari-keputihan-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/3066689763188619278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/3066689763188619278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/menjaga-vagina-dari-keputihan-yang.html' title='Menjaga Vagina dari Keputihan yang Berlebihan'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-6861978062791122842</id><published>2010-10-06T02:08:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T02:17:18.196-07:00</updated><title type='text'>“Suamiku tumbal konflik petinggi di Artha Graha”</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tyas Rumanti, Istri  Aan, Korban Penganiayaan  Polisi dan Oknum Petinggi Artha Graha Group&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Banyaknya dugaan rekayasa dan kejanggalan-kejanggalan saat proses hukum di persidangan membuat kita kembali bertanya-tanya, adakah keadilan bagi rakyat kecil? Seperti yang dialami Susandi alias Aan, staf keuangan PT Maritim Timur jaya (MTJ), di Gedung Artha Graha tiga bulan yang lalu. Berawal dari konflik yang terjadi antarpetinggi Artha Graha Group, David Tjioe dan  Ronny Brata Wijaya. Karena Aan bekerja pada masa kepemimpinan David Tjioe dan berhubungan baik, Ronny mengira Aan adalah orang kepercayaan David yang mengetahui banyak hal mengenai David. Berdasarkan dugaan inilah Aan akhirnya beberapa kali diinterogasi dan yang terakhir interogasi disertai kekerasan fisik. Tidak cukup sampai di situ, oleh pihak Artha Graha, Aan dijebak dengan Narkoba yang sebelumnya ditaruh di dompetnya saat ia ditelanjangi di kantor tersebut. Tadinya kasus ini seperti dipetieskan oleh kepolisian, maklum pemilik Artha Graha selama ini diketahui dekat dengan jajaran Kepolisian. Allah Maha Besar, ketika ada LSM yang membantu istri Aan untuk melaporkan kasus ini ke Satgas Mafia Hukum, sehingga kasus ini bisa terangkat ke permukaan. Bagaimana cerita sebenarnya versi istri Aan? Berikut curahan hatinya pada Femme! &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasakan ketakutan yang sangat hebat saat menerima SMS dari suamiku, Susandi atau yang biasa aku panggil Aan, pada hari Senin (14/12/09), sekitar pukul 18.00 WIB. “Sayang, cepat jemput aku di kantor. Aku takut,”  bunyi SMS Aan saat itu. Tak lama setelah membaca SMS dari suamiku,  detak jantungku kian kencang. Aku gelisah dan serba salah. Sejenak aku mencoba untuk menenangkan diri saat azan Maghrib berkumandang. Lalu ku teguk secangkir air putih untuk membasahi tenggorokanku yang kering setelah menjalani puasa sunah Senin – Kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai sholat Maghrib, Aku langsung beranjak menuju kantor suamiku yang bertempat di gedung Artha Graha tak jauh dari kantorku di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Sebelumya, aku sudah merasakan firasat  tidak enak sejak pukul 06.30 WIB, saat aku menemani suamiku untuk sarapan pagi sebelum berangkat ke kantor. Sempat aku nyatakan perasaanku ini padanya, namun dengan cepat Aan menghiburku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semestinya hari itu, Senin (14/12), suamiku sudah tidak lagi bekerja di PT Maritim Timur Jaya (MTJ). Karena pada tanggal 25 November 2009, semua karyawan di perusahaan tersebut sudah di PHK (Pemutusan Hak Kerja) secara massal termasuk Direktur Utamanya, David Tjioe, tak terkecuali suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun berhubung posisi Aan di MTJ di bagian keuangan, maka Aan harus menyelesaikan filing (berkas-berkas) atau koordinasi administrasi terkait dengan tanggung jawab kerjanya. Setelah semua tugas Aan selesai, tak lama kemudian Aan didatangi tiga orang Polda Maluku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, siang sekitar pukul 12.00 WIB, saat aku sedang makan siang, hatiku semakin berdebar kencang dan gelisah. Sejak dari pagi tadi tubuhku terasa lemas dan tidak fokus dalam menyelesaikan pekerjaan. Sesaat aku menenangkan piranku dengan meyakinkan diriku kalau semua ini hanya perasaanku saja dan mungkin juga karena pengaruh puasa yang aku jalani tanpa makan sahur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, aku terus meng-SMS suamiku untuk mengingatkan makan siang dan bertanya bagaimana keadaan dia dan sedang mengerjakan apa. Tak lama, setelah Aan membalas SMSku dan mengetahui dia baik-baik saja, aku pun merasa sedikit lega.&lt;br /&gt;Namun setelah dua jam berlalu, suamiku mengirim SMS  dan mengatakan dia diinterogasi lagi oleh Polda Maluku dengan penyidik yang berbeda. Perlu diketahui, sebelumnya suamiku sudah dua kali diinterogasi oleh pihak Polda Maluku, yaitu pada tanggal 7 dan 11 Desember 2009, terkait kasus kepemilikan Narkoba David Tjioe, yang saat itu menjabat sebagai Direktur Utama PT MTJ (PT MTJ milik Grup Artha Graha  beroperasional di Daerah Maluku-red). Siang itu, untuk ketiga kalinya Aan menjalani interogasi tanpa adanya surat keterangan dari pihak kepolisian Maluku.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tak lama kemudian, suamiku mengirim SMS lagi padaku agar segera dijemput di kantornya. Sesegera mungkin, setelah berbuka puasa dengan segelas air putih dan sholat Magrib, aku langsung ke kantor suamiku. Dalam perjalanan hingga sesampainya di kantor Aan, aku terus berusaha  untuk menghubungi dan mengirim SMS padanya. Namun tidak sekalipun Aan membalas atau mengangkat teleponku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jam sudah aku menunggu Aan di ruang resepsionis, namun belum juga ada kabar dari Aan. Aku pun bertanya ke Vini, salah satu resepsionis MTJ yang aku kenal. Kata Vini, saat itu  Aan masih meeting. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penuh keheranan, aku bertanya pada diriku sendiri. “Sejak kapan Aan meeting hingga pukul 8 malam. Padahal biasanya paling lama hanya sampai pukul 5 sore saja,” pikirku tambah cemas. Aku hanya bisa berdoa dan meminta pada Allah, agar suamiku dalam keadaan baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun aku semakin ketakutan saat aku mendengar suara bentakan yang sangat keras dan pukulan meja, dari balik tembok triplek ruang resepsionis. Tubuhku bergetar hebat, aku khawatir dan takut terjadi apa-apa pada Aan, mengingat kondisi Aan pada Jumat (11/12) malam setelah dilakukannya interogasi kedua, ia selalu bolak-balik buang air kecil dan merasakan kurang enak badan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat yang sama, Hendra, salah satu Office Boy di MTJ meminta Aku untuk berdoa dan sabar. Namun sepertinya mereka tidak peduli bagaimana perasaan yang ku rasakan saat itu. Detak jantung semakin kencang dan lututku lemas. Saat itu, rasanya aku ingin sekali teriak dan menerobos masuk ke ruang rapat tersebut. Namun niat itu aku urungkan kembali. Pikirku kalau saja memang meeting beneran, aku sudah mempermalukan diri sendiri dan suamiku di dalam forum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 20.00 WIB, sempat aku disarankan pulang oleh Indrayanto, salah satu atasan keuangan Aan di MTJ melalui teleponnya pada Hendra. Tapi aku tidak mempedulikannya. Aku banyak melihat orang-orang ber-face Ambon, keluar masuk ruangan meeting  di kantor pusat PT MTJ di gedung Artha Graha. Sekitar pukul 21.00 WIB, lampu mati dan masih di tempat yang sama, Aku disapa oleh seorang pria. Ternyata pria itu adalah Sunggul Sirait, orang yang pernah diberi kuasa sebagai pengacara oleh suamiku. Namun karena gelap dan hanya ada cahaya redup dari lampu dinding, Aku tidak begitu ngeh kalau itu Bang Sunggul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jam kemudian, sekitar pukul 22.00 WIB, Bang Sunggul keluar dan ia tidak mengatakan apapun selain pamit pulang. Tak lama setelah itu aku ditemui Glen, teman satu kantor Aan. Mungkin Glen melihatku lelah, sehingga akupun diberinya jajanan ringan. Pikirku saat itu, Glen adalah orang yang baik dan salah satu teman dekat Aan di kantor. Ternyata dugaanku salah, Glen adalah salah satu saksi yang memberatkan suamiku di persidangan sebelumnya. Sampai sekarang aku tidak habis pikir kenapa Glen mau bersaksi palsu untuk memberatkan kasus suamiku di persidangan i. Memangnya suamiku punya salah apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam semakin larut, jarum jam sudah menunjukkan angka 12. Ku lihat ada beberapa orang bertubuh besar datang dan masuk ke ruang meeting suamiku, yang tak lain polisi dari Polda Metro Jaya. Dengan perut kosong dan mata yang sedikit berat, kembali kutanyakan keberadaan suamiku pada Hendra, OB tadi. Namun, tak ada sedikit pun rasa keprihatinan yang ku lihat dari wajahnya. Ia terlihat asyik nonton TV dengan dua orang lainnya yaitu Nanang, sopir operasional MTJ dan Glen. “Kalau mau nunggu, nunggu aja, Mbak. Saya ini juga capek, dari kemarin belum pulang!,” bentak OB itu dengan nada kesal. Menerima jawaban yang tak mengenakkan itu Aku semakin takut. Ketegaran yang aku miliki sejak 6 jam sebelumnya seperti gunung es yang mencair. &lt;br /&gt;Tapi aku harus kuat, aku harus bertemu suamiku malam ini juga. Sambil terus berdoa, tak lama kemudian ku lihat sosok suamiku dari balik pintu dengan menggunakan pakaian yang sedikit berantakan. Ia keluar dengan dikawal satu orang pria. Aku langsung berdiri dan menyapa suamiku. Tapi Aan seolah-olah tidak mendengar dan melihat. Dia terus berjalan dengan kepala tertunduk ke arah toilet. Melihat itu, jantungku rasanya mau copot. Ada apa dengan suamiku? Wajah yang ku lihat ceria pagi tadi, malam itu seperti orang ketakutan dengan wajah pucat pasi. Saat itulah Aku baru tahu kalau di ruang meeting, Aan diinterogasi dan “dikeroyok” banyak orang.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima menit kemudian Aan keluar dari dalam toilet, sambil melangkah masuk ke ruangan tadi. Ia tetap tidak menyapa bahkan tidak melirik sedikitpun ke arahku. Sebagai seorang istri, aku bisa merasakan ketakutan yang luar biasa  pada suamiku. Saat itu, rasanya tubuhku lemas lunglai. Ku usap air mata di kedua kelopak mataku agar tidak jatuh menetes.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tujuh jam lamanya aku menunggu, tepat pukul 01.30 WIB, akhirnya Aan keluar juga. Betapa kagetnya aku saat itu. Aku melihat suamiku dengan wajah lebam, jidat benjol dan kedua tangan di borgol. Sambil mendekat Aan berkata “Aku ditahan”. Seperti tersambar petir, aku hanya bengong setengah tidak percaya. Bagaimana bisa suamiku yang aku kenal tidak neko-neko dan taat beribadah, ditahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku pun digiring ke bawah. Aku hanya bisa terduduk diam dan membisu. Melihat sikapku, salah satu pria berkulit hitam itu menyuruhku pulang. Memang aku terlihat seperti orang kebingungan. Tak lama handphone-ku bergetar. Aku menerima SMS dari suamiku. “Aku tunggu di lobi bawah. Aku takut, kamu ikut ke Polda Metro Jaya ya,” pinta Aan padaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dini hari itu, dengan menggunakan mobil Honda Jazz berwarna silver, aku berhasil meminta petugas kepolisian untuk ikut bareng suamiku ke Polda. Masih teringat jelas diingatan, di dalam mobil, kami berjumlah 5 orang. Aku duduk di depan sebelah Agus yang mengendarai mobil, sedangkan suamiku duduk di belakang dan diapit oleh Kompol Apollo Sinambela dan Agung yang duduk di sebelah kiri. Mereka semua adalah dari pihak kepolisian Polda Metro Jaya yang datang pada pukul 24.00 WIB  ke Gedung Artha Graha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di Polda Metro Jaya dan di ruang kerja Apollo pada Selasa (15/12/09) pukul 02.00 WIB, Aku melihat jelas kondisi tubuh suamiku. Ia terlihat sangat trauma dengan kepala benjol dan bibir bawah bagian kanan terlihat darah membeku. Aku berusaha untuk tidak menumpahkan air mata di pipi walau tenggorokan mulai nyesek dan hatiku sangat teriris. Aku merasakan kedua tangan suamiku dingin dan gemetar hebat saat kedua tangannya memegang tangan kiriku. Setelah Aan sedikit tenang, pelan-pelan Aan menceritakan semua kejadian selama ia diinterogasi di gedung Artha Graha lantai 8 dari pukul 14.00 WIB hingga Selasa (15/12) dinihari  pukul 02.00 WIB pagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kronologis.&lt;/span&gt; Setelah menyelesaikan tugas filing keuangan di kantor, pada pukul 14.00 WIB, Aan ditemui oleh Viktor B Laiskodat, Komisaris Utama PT Maritim Timur Jaya, bersama tiga orang polisi dari Ditreskrim Polda Maluku yaitu Kombes Pol Jhon Siahaan, Ipda Jhoni dan Brigadir Obed serta dua penyidik lainnya. Setelah bertemu, Aan dibawa ke ruang meeting yang berada di lantai 8 gedung Artha Graha. Lalu Aan disekap, ditelanjangi oleh salah satu Polda Maluku, dan hanya memakai celana dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ruang tersebut, Aan diinterogasi dan diminta sebagai saksi terkait dugaan kepemilikan senjata api (senpi) ilegal dari mantan pimpinan MTJ, David Tjioe, oleh Viktor B Laiskodat dan disaksikan tiga anggota Polda Maluku (Jhon Siahaan, Ipda Jhoni dan Brigadir Obed –red) sedangkan dua penyidik yang lain berada di luar.&lt;br /&gt;Aan yang saat itu menolak dan mengatakan tidak tahu apa-apa mengenai kepemilikan senpi tersebut, mendapat bogem mentah di wajah dan kepalanya . Tak puas sampai di situ, dada suamiku ditendang. Ternyata pada pukul 12 malam di ruang resepsionis saat aku bertemu Aan yang hendak ke toilet, Aan sudah mendapatkan kekerasan fisik dengan pukulan dan tendangan. Agar semuanya terlihat tidak terjadi apa-apa, sebelum ke luar dan menuju toilet Aan diminta menggunakan pakaian dan tidak diperbolehkan menyapaku. Mendengar pengakuan itu tubuhku lemas, namun aku berusaha tegar di hadapan suamiku yang terlihat seperti orang paranoid dan trauma hebat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mulut yang sulit digerakkan, lalu Aan kembali berusaha menceritakan kejadian pahit itu. Saat tubuh suamiku sudah tak berdaya dan terasa remuk, dengan menodongkan pistol di kepala, Viktor masih saja memaksakan Aan sebagai saksi dan menanyakan di mana senpi yang dimiliki David Tjioe disembunyikan. Padahal saat itu, Aan sudah mengatakan bahwa senpi dititipkan ke Salim, adik dari David Tjioe. Namun Viktor tidak percaya begitu saja, Viktor beranggapan bahwa suamiku adalah orang kepercayaan David dan tahu banyak mengenai David. Memang saat di kantor, Aan dekat dengan David, tapi itu semua hanya sebatas pekerjaan. Suamiku hanya karyawan biasa seperti yang lain dan tidak ada perlakuan khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai Viktor menginterogasi, sekitar pukul 00.30 WIB, dua orang anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya yaitu Apollo dan Agung masuk ke dalam ruangan dan menginterogasi suamiku dengan alasan yang berbeda. Saat menginterogasi, mereka mengatakan bahwa menemukan serbuk yang diduga ekstasi di dalam dompet suamiku. Dan saat itulah suamiku ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan narkoba. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku tuduhan yang dikenakan itu tidaklah masuk akal. Karena Minggu (13/12) malam sebelum kejadian Aan sempat minta uang padaku sebanyak Rp 300 ribu dan meminta aku untuk memasukkannya ke dalam dompet. Aan juga tidak pernah sekalipun keberatan jika aku memeriksa isi dompetnya. Jadi aku mengetahui pasti apa saja yang ada di dalam dompet suamiku. Bagiku, tuduhan pihak kepolisian tersebut tidak masuk akal, aku tidak percaya. Suamiku bagaikan tumbal konflik internal petinggi MTJ di gedung Artha Graha yang menjulang tinggi di kawasan Sudirman, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Diteror.&lt;/span&gt; Aku tidak habis pikir dengan jalan pikiran salah satu petinggi di gedung Artha Graha itu. Masih dalam keadaan hati dan pikiran yang “kacau”, aku dan mertuaku diteror melalui telepon. Mereka mengancam kalau Aan tidak akan bebas dan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara jika tidak memberi tahu semua rahasia David Tjioe. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menerima teror, Ibu Mertuaku yang saat itu sedang sakit, langsung shocked dan ketakutan. Aku pun sampai saat ini, seperti orang autis, tidak berani mendengar berita televisi. Aku masih sangat parno dan takut tiap kali berangkat ke kantor. Pasalnya gedung di tempat aku bekerja saat ini berhadapan dengan gedung Artha Graha. Untunglah ada seorang teman perempuan yang baik dan mau pulang berangkat kerja bareng. Bila dia cuti, dia mencarikan seorang teman untuk menemaniku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah aku mencoba untuk resign tapi tidak diijinkan Direkturku. Atasanku mengatakan jika aku harus terus survive meski suami saat ini sedang bermasalah, berada di tahanan dan tidak memiliki pekerjaan. Dia pun memberikanku dispensasi jika tidak masuk ke kantor karena mengurus proses hukum suamiku. Dengan catatan tidak menyelesaikan pekerjaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasrah.&lt;/span&gt; Dengan kejadian ini, aku tidak menyalahkan takdir Tuhan. Aku hanya bisa pasrah dan berdoa untuk kebebasan Aan. Aku percaya kebesaran Allah SWT di balik semua ini. Walau bobot tubuhku sudah turun 7 kg dari 52 kg, Aku tidak pernah menampakkan wajah lelah dan sedih di depan Aan. Aku selalu memberi semangat dan cerita lucu. Selama di tahanan, aku dan Aan selalu bertukar buku harian. Terakhir isi buku harian yang ditulis Aan berbunyi, ‘Semoga Allah SWT mengizinkan kita untuk berkumpul lagi, memiliki keturunan dan membina rumah tangga yang lebih baik lagi’. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang aku selalu berusaha terlihat tegar di hadapannya, tapi sesampainya di rumah, di dalam kamar Aku menangis sejadi-jadinya.  Aku tidak tega melihat suamiku yang sudah terlihat kurus di dalam jeruji besi. Apalagi jika aku merapikan baju Aan di dalam lemari dan melihat tempe orek makanan kesukaannya di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang aku benci sekali dengan Apollo yang menuduh bahwa aku dan Aan hidup senang dengan banyak mobil dan uang miliaran. Padahal aku dan Aan masih tinggal di rumah orangtua dan hanya memiliki motor Honda Mega Pro saja. Sempat Aku berpikir, kenapa ada orang yang tidak memiliki hati nurani seperti Viktor dan Polda Maluku dengan tega menyakiti dan menganiaya suamiku yang hanya karyawan biasa. Selain itu Aku juga masih menaruh kebencian dengan Kismadi, salah satu polisi di Polda Metro Jaya yang berlagak baik dan kebapakkan. Pasalnya Aku sangat tahu, pada hari Selasa (15/12/09) sekitar pukul 06.00 WIB bahwa Kismadi-lah yang membawa dan menyuruh suamiku dalam keadaan tidak berdaya untuk menandatangani banyak berkas yang tidak diperlihatkan apa isi dari berkas tersebut. “Maaf, ya, bu, saya hanya menjalankan tugas,” jawab Kismadi saat ku tanya kenapa tega berbuat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Anak Asuh.&lt;/span&gt; Saat ini yang selalu ada dalam pikiran Aan adalah nasib ke 58 anak asuhnya yang ada di Jakarta. Karena Aan adalah salah satu pengurus dan orang kepercayaan donatur dari beberapa kalangan artis. Aku yang sudah berusaha menghubungi beberapa donatur tersebut, tidak bisa berbuat apa-apa. Aku juga mulai bingung, karena sisa tabungan Aan dari uang pesangon PHK sebanyak Rp 30 juta kini tinggal Rp 5 juta. Padahal uang tersebut hanya aku gunakan untuk kebutuhan sehari-hari selama tiga bulan terakhir, membayar asuransi dan membayar tagihan kartu kredit, serta bolak-balik mengurus proses hukum Aan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Harapan.&lt;/span&gt; Ternyata benar, Allah Maha Mendengar dan tidak tidur. Aku sangat terharu dan senang karena  masih ada orang yang baik dan peduli dengan keadaan suamiku. Selain dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Komisi Yudisial, beberapa pengacara, ada 28 orang dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta yang bersedia melindungi dan menerima kuasa hukum untuk suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terutama Edwin Partogi, seorang Aktivis Kontras dari Divisi Politik, Hukum dan HAM juga sebagai senior Aan saat masih aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Selain itu, Aan juga kenal baik dengan keluarga Edwin. Makanya saat sidang kelima kemarin, Aku sempat stres. Karena sakit, Bang Edwin berhalangan hadir. Sebab dengan adanya Bang Edwin cukup melegakan hati dan membuat kami tenang.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyadari bahwa kasus yang dialami Aan ini melibatkan “orang besar”. Namun Aku percaya di atas “orang besar” masih ada “orang besar” lain lagi. Dengan bukti-bukti dan saksi yang lemah untuk menyudutkan suamiku saat di persidangan, aku berharap hasil sidang lanjutan nanti membebaskan Aan dari segala tuntutan hukum. Dan aku bersama Aan kembali menjalani kehidupan rumah tangga seperti biasanya, serta dapat merealisasikan rencana bulan madu ke Bali dan Lombok yang sejak awal pernikahan belum sempat terwujud, karena Aku dan Aan disibukkan dengan pekerjaan kantor yang menumpuk. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Noprica Handayani&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-6861978062791122842?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/6861978062791122842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/suamiku-tumbal-konflik-petinggi-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6861978062791122842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6861978062791122842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/suamiku-tumbal-konflik-petinggi-di.html' title='“Suamiku tumbal konflik petinggi di Artha Graha”'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-5533858430186235487</id><published>2010-10-06T02:00:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T02:07:32.261-07:00</updated><title type='text'>Mengenai Asam Urat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Konsumsi Seafood, Makanan Kaleng, dan Jeroan, Berisiko Tinggi Terserang Asam Urat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penyakit asam urat ternyata sangat terkait dengan pola makan. Jika Anda penggemar makanan seafood seperti udang, kepiting, kerang, atau makanan kaleng seperti kornet, atau aneka jeroan seperti hati, usus, ampela, kemungkinan besar Anda sudah terserang penyakit asam urat. Apalagi, jika Anda seorang pria berusia di atas 40 tahun, paling rentan terkena penyakit yang menyerang persendian ini. Apa saja penyebab, gejala, dan cara mengatasinya?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penyakit asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi dan tendon yang disebabkan timbunan asam urat yang berlebih dan membentuk kristal. Ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi, membentuk kristal. Kandungan asam urat yang tinggi menyebabkan nyeri dan sakit di persedian yang amat sangat. Sendi-sendi yang diserang terutama sendi jempol kaki, engkel kaki, pergelangan kaki, tumit, lutut, siku. Selain nyeri, penyakit asam urat juga dapat membuat persendian membengkak, meradang, panas dan kaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penyebab.&lt;/span&gt; Asam urat adalah suatu zat dari hasil metabolisme bahan pangan yang mengandung purin (salah satu bagian dari protein). Karena itu, kadar asam urat dalam diri seseorang sangat berhubungan erat dengan makanan yang dikonsumsinya. Maka, hindarilah mengonsumsi makanan yang mengandung kadar purin tinggi, seperti minuman fermentasi dan mengandung alkohol; udang, tiram, kepiting, kerang; berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi; berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus; buah-buahan tertentu seperti durian, alpukat dan es kelapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dr Cosphiadi Irawan, SpPD, KHOM, dari RSCM, makanan yang bersumber dari produk hewani biasanya mengandung purin yang sangat tinggi. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuh dapat melewati ambang batas normal. “Sayangnya, fakta ini masih belum diketahui masyarakat secara luas. Akibatnya banyak orang suka menyamaratakan semua makanan tanpa mempertimbangkan kandungan di dalamnya,” jelas dr. Cosphiadi. Kadar asam urat yang normal pada pria adalah 3,5-7 miligram per desiliter (mg/dl) dan pada perempuan 2,6-6 mg/dl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan asam urat atau hyper uricemia disebabkan karena produksi asam urat meningkat atau pengeluaran asam urat oleh ginjal menurun. Hyper uricemia terdiri dari dua macam, yaitu primer dan sekunder. Pada hyper uricemia primer, ginjal yang berfungsi menyaring kotoran dari darah dan mengeluarkan hasil metabolisme dalam bentuk urine, tanpa sebab yang jelas menurun kemampuannya untuk mengeluarkan asam urat dari tubuh. “Nah, hasil metabolisme yang akan dikeluarkan oleh ginjal tadi terserap lagi oleh sel-sel ginjal yaitu tubulus,” jelas dr. Cosphiadi. Hyper uricemia primer diduga karena kelainan ginjal yang juga berkaitan dengan kombinasi faktor genetik (turunan) dan faktor enzim yang menyebabkan gangguan metabolisme seingga mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat. “Sebenarnya yang mengalami hyper uricemia primer ini makannya normal, tapi entah kenapa kemampuan pengeluarannya tidak bagus. Dan sebagian besar biasanya faktor genetik sangat berperan pada penderita asam urat,” terang dr. Cosphiadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan&lt;span style="font-style:italic;"&gt; hyper uricemia&lt;/span&gt; sekunder disebabkan karena berbagai faktor patologis, yaitu gangguan fungsi ginjal, karena penyakit ganas seperti tumor, kanker, leukemia atau penyakit-penyakit sel darah yang cepat membelah dirinya yang mana terjadi produksi sel darah berlebih, karena obat-obatan (obat kanker dan Vitamin B12), obesitas (kegemukan), dan meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. “Kalau penyebab asam uratnya jelas itu berarti hyper uricemia sekunder,” kata dr. Cosphiadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga diungkapkan oleh dr. Titi Sekarindah, SpGK dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Menurutnya, pengeluaran asam urat menurun biasanya terjadi pada penyakit ginjal atau pada pemberian obat-obatan tertentu. Kadar asam urat tinggi dapat menyebabkan penimbunan kristal asam urat pada cairan sendi yang nantinya dapat menimbulkan penyakit gout arthriteis (radang sendi) dan penimbunan asam urat dalam ginjal yang dapat menyebabkan batu ginjal. “Yang bikin orang ketakutan jika mengalami asam urat yaitu menumpuknya asam urat pada sendi-sendi yang berbentuk semacam benjolan atau bisul yang berisi kristal asam urat disebut Thopi,” kata dr. Titi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau tidak diobati akan sakit terus. Pada kondisi tertentu masa bebas sakitnya makin lama makin pendek, biasanya mengalami satu tahun sekali bisa berkurang menjadi delapan bulan sekali, enam bulan sekali dan seterusnya,” jelas dr Cosphiadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gejala.&lt;/span&gt; Gejala khas penyakit asam urat adalah serangan bersifat monoartikular (menyerang pada satu sendi saja) berupa pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas, dan mengganggu pergerakan sendi. Bahkan saat tidur akan merasakan sakit walau hanya terkena selimut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga tahapan serangan penyakit asam urat. Tahap pertama yaitu gout arthriteis akut, penderita akan merasa nyeri yang hebat pada persendian dan serangan itu akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 5 – 7 hari. Karena cepat menghilang, sering penderita menduga kakinya keseleo atau kena infeksi dan tidak melakukan pemeriksaan lanjutan. Setelah serangan pertama, penderita akan mengalami gout interkritikal, di mana penderita akan sehat dalam jangka waktu tertentu yang berkisar 1 – 2 tahun sehingga penderita menduga serangan pertama dahulu tak ada hubungannya dengan penyakit gout arthriteis akut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap kedua disebut sebagai tahap gout arthreteis akut intermiten yaitu penderita akan seing mendapatkan serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dan serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama, serangan makin lama makin panjang, serta jumlah sendi yang terserang makin banyak. Tahap ketiga disebut sebagai tahap gout arthreteis kronik bertophi. Tahap ini terjadi bila penderita telah menderita sakit selama sepuluh tahun atau lebih. Pada tahap ini akan terjadi benjolan-benjolan di sekitar sendi yang sering meradang. “Tophi pada kaki bila ukurannya besar dan banyak akan mengekibatkan penderita tidak dapat menggunakan sepatu lagi,” kata dr. Cosphiadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lebih Banyak Pria.&lt;/span&gt; Umumnya yang mengalami penyakit asam urat adalah pria, sedangkan perempuan persentasenya lebih kecil dan baru muncul setelah masa menopause. Kadar asam urat pada pria cenderung meningkat sejalan dengan bertambahnya usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asam urat lebih banyak dialami pria karena tidak memiliki hormon estrogen seperti pada perempuan. Hormon ini membantu pembuangan asam urat melalui urine. Jadi, selama seorang perempuan mempunyai hormon estrogen, maka pembuangan asam uratnya ikut terkontrol. Ketika sudah tidak mempunyai hormon estrogen seperti saat menopause, barulah perempuan terkena asam urat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Titi menambahkan, yang mengalami asam urat biasanya pada usia 40 tahun ke atas. Namun sebenarnya, pada usia 40 tahun ke atas tersebut adalah dampak yang ditimbulkan karena tingginya kadar asam urat yang sudah menumpuk atau mengendap di sendi yang mengalami inflamasi atau penekanan sejak 20 tahun sebelumnya. “Jadi, kita harus jaga asam uratnya agar tidak tinggi. Karena kalau tinggi nanti akan mengalami gout arthreteis,” jelas dr Titi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penanganan. &lt;/span&gt;Penanganan yang paling efektif adalah mengurangi konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi, dan minum air putih yang dapat membantu mempercepat pengeluaran asam urat. Sebaiknya minum air putih 2 liter sehari atau setara dengan 8 gelas. Bila sudah terjadi gout arthtereis disarankan hanya mengonsumsi makanan golongan C (lihat sidebar). Bila perlu minum obat Allopurinol, dan gunakan obat untuk mengurangi rasa sakit yaitu Non Steroid Anti Inflamasi Drug (NSAID). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga perbanyak olahraga, hindari stress, melakukan diet seimbang dengan pola makan yang seimbang yaitu terdiri dari protein 15 persen, karbohidrat 50 – 60 persen, sayuran golongan B maksimal 2 kali seminggu, lemak kurang dari 30 persen, lalu menurunkan berat badan secara bertahap bagi penderita yang terlalu gemuk, karena bila penurunan berat badan dilakukan secara drastis dapat menyebabkan kenaikan kadar asam urat. “Tapi berdasarkan hasil survei, minum air putih dua gelas sebelum makan akan menurunkan berat badan,” terang dr Titi. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Noprica Handayani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Golongan Makanan Berdasarkan Kandungan Kadar Purin &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. Berikut adalah penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Golongan A: Jenis makanan yang mengandung purin tinggi (150 – 1000 mg purin/100 gr bahan makanan). Yaitu hati, ginjal, otak, jantung, paru, usus, udang, remis, kerang, ikan hering, sardin, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), bebek, makanan yang diawetkan dalam kaleng serta alkohol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Golongan B: Jenis makanan yang mengandung purin sedang (50 – 100 mg purin/100 gr bahan makanan). Yaitu ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kacang-kacangan dalam bentuk kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, kangkung, daun singkong, daun papaya, dan daun melinjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Golongan C: jenis makanan yang mengandung purin lebih ringan (&lt; 50 mg purin/100 gr bahan makanan). Yaitu keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan. Sayuran rendah purin di antaranya, wortel, labu siam, tomat, beet, brusel sprout, kol, seledri, jagung, terong, brokoli, selada air, okra, kentang, kacang panjang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-5533858430186235487?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/5533858430186235487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/mengenai-asam-urat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/5533858430186235487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/5533858430186235487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/mengenai-asam-urat.html' title='Mengenai Asam Urat'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-8691250588977349640</id><published>2010-10-06T01:53:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T01:59:49.948-07:00</updated><title type='text'>“Dengan sisa tenagaku kutendang dan kulawan penculik itu”</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tulisan ini adalah kisah nyata seorang gadis remaja bernama Yeni Andhika. Ia adalah  korban selamat penculikan dan human trafficking di Jakarta Utara pada Februari 2010. Berikut kisahnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jika selama ini penculikan gadis yang kemudian dipaksa untuk menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) hanya aku lihat di sinetron atau berita kriminal, kini kejadian ini benar-benar menimpaku. Hal yang tidak pernah ada sedikitpun dalam benakku. Aku yang tidak pandai bergaul dan merupakan sosok yang pendiam, sangat shocked dengan kejadian ini. Namun Aku masih bersyukur, Allah menyelamatkanku dari jurang kenistaan itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panggil saja aku Yeni (17 tahun). Aku lahir dan besar di Jakarta. Saat ini aku tinggal bersama kedua orangtua dan ketiga adikku di sebuah pemukiman di daerah Penjaringan, Jakarta Utara. Aku anak pertama dari empat bersaudara. Sejak kecil aku adalah anak yang tertutup, pendiam dan tidak tertarik dengan gemerlapnya dunia luar. Yang aku tahu, aku sangat menyayangi orangtua dan ketiga adikku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini aku duduk di bangku kelas 3 SMUN 40 di kawasan Jakarta Utara. Karena aku anak yang pertama, aku merasa memikul beban keluarga, harus membantu membiayai sekolah adik-adikku yang masih kecil dan membahagiakan keluarga. Singkat kata, aku harus membantu perekonomian keluarga. Oleh karena itu, tidak ada niatan sedikitpun untuk melanjutkan kuliah setelah aku lulus SMU. Karena biaya dari mana? Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja, keluargaku hanya bergantung dari hasil jerih payah ayah sebagai tukang ojek, sedangkan ibu hanya mengurus rumah dan adik-adikku. Maka dari itu, aku berusaha untuk mendapatkan nilai terbaik di sekolah. Alhamdulillah, nilai terakhir semester kemarin cukup memuaskan. Aku dapat peringkat kedua di kelas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Peristiwa. &lt;/span&gt;Aku memang bukan gadis cantik, tapi aku juga nggak jelek-jelek amat. Tinggi badanku 155 Cm dengan berat badan 43 Kg membuat bentuk tubuhku terlihat langsing. Belum lagi rambutku yang sedikit ikal dengan panjang setengah punggung dan kulitku yang putih bersih, menutupi kekurangan pada hidungku yang tidak terlalu mancung ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa mengerikan itu masih terekam jelas diingatanku. Pagi itu, Sabtu (27/2) sekitar pukul 07.30 WIB, langit terlihat cerah. Seharusnya hari itu aku libur dan nikmati waktu bersantai di rumah bersama keluarga. Namun karena aku harus mengikuti pelajaran tambahan untuk persiapan EBTA pada Senin (8/3), dengan semangat aku memulai hari itu dengan penuh keceriaan. Ya, aku tidak ingin gagal saat ujian nasional nanti. Berjuta asa aku gantungkan pada nilai ujian akhir nasional, agar mudah mendapatkan kerja selepas SMU. Aku juga tidak mau mengecewakan orangtuaku karena sudah banyak biaya yang harus mereka keluarkan untuk membiayai sekolahku. Bagiku, sepeser Rupiah sungguh bernilai karena didapatkan dengan susah payah oleh Ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena jarak antara sekolah dan rumah lumayan jauh, sekitar 6 km, kadang aku diantar Ayah atau Ibu, atau naik kendaraan umum dengan pindah angkutan sebanyak dua kali. Pagi itu, aku berangkat sekolah bersama ibu dengan mengendarai sepeda motor. Tapi karena tujuan aku dan ibu berbeda, kami berpisah di persimpangan jalan. Aku turun dan naik kendaraan umum, sedangkan ibu melanjutkan perjalanannya dengan sepeda motor. Takut telat sampai di sekolah, aku bergegas naik metro mini 02 yang ke arah kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah perjalanan menuju arah WTC Mangga Dua, lalu lintas padat merayap. Tidak seperti hari-hari biasanya, pagi ini lalu lintas sangat macet. Setelah metro mini yang aku tumpangi berada di depan WTC Mangga Dua, barulah aku tahu jika kemacetan ini akibat dari kebakaran di daerah Pademangan yang lokasinya tak jauh dari situ. Sekitar 30 menit angkutan yang aku tumpangi tertahan di tempat dan tidak dapat bergerak sedikitpun, akupun memutuskan turun dan pindah ke angkutan lain di jalan yang sudah bebas dari macet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dibekap.&lt;/span&gt; Begitu turun dari metro mini ternyata jalan raya ditutup dan tidak diperbolehkan siapapun melintasi jalan itu. Aku pun memilih ‘jalan tikus’ untuk memotong jalan agar cepat sampai ke sekolah. Pikirku saat itu, ‘jalan tikus’ adalah alternatif yang paling bagus supaya cepat sampai sekolah.Meski aku akui, aku sangat asing dengan jalan ini. Aku ingat sekali, saat itu aku berjalan dengan langkah lari-lari kecil di kawasan Budi Kemuliaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah jauh dari jalan utama tempat aku turun dari angkutan umum tadi, saat aku ingin melewati jalan yang lebih kecil lagi, aku melihat ada tiga orang pria bertubuh besar dan berkulit hitam legam, menggenakan kaos hitam dan celana jeans. Tidak ada pilihan lain, aku pun memberanikan diri untuk melewati tiga orang berperawakan seperti orang Negro itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu suasana benar-benar sepi. Tidak ada siapa-siapa selain aku dan mereka. Dengan rasa takut dan detak jantung yang berdegup kencang, sambil menundukkan kepala dan merangkul tas di depan dada, aku melewati mereka dengan minta permisi terlebih dulu.  Aku merasa saat ngeri saat itu. Jangankan bertemu dengan orang asing, di sekolah atau di sekitar rumah pun aku tidak berani untuk memulai menyapa atau bicara kepada orang lain. Ya, aku memang dikenal pendiam dan tertutup. Sifat ayahku lah yang banyak menurun ke aku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hup! Akhirnya aku melewati mereka juga. Namun sekitar 20 langkah kakiku melangkah dari tempat mereka duduk tadi, detak jantungku semakin berdetak cepat seakan  tidak terkendali. Perasaan takutku semakin tak karuan, aku merasakan ada yang mengikutiku dari belakang. Tapi aku tidak berani menoleh ke belakang, aku takut jika memang merekalah yang mengikutiku. Namun suara langkah kaki yang lebih dari satu orang membuatku yakin jika merekalah yang mengikutiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat langkahku semakin cepat, tiba-tiba ada tangan kuat yang mendorong dan menutup hidungku dengan sapu tangan dari arah belakang. Aku pun sudah tidak mengetahui apa yang terjadi denganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, aku terjaga dan saat itu aku sudah ada di ruangan sempit dengan tembok berwarna putih. Tak ada jendela dan tidak ada celah udara yang masuk ke dalamnya. Di ruangan pengap itu, ternyata aku tidak sendiri. Ada dua orang gadis seusiaku yang terus-menerus meneteskan air mata. Di saat itulah, baru aku tahu kalau aku bernasib sama dengan mereka. Aku diculik dan akan dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK) oleh tiga pria yang berperawakan tinggi besar, berkulit hitam yang aku temui di jalan kecil tadi pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam-diam, aku tarik handphone CDMA ku dari kantong. Saat aku lihat jam di HP ku, ternyata sudah menunjukkan pukul 19.00 WIB. Meskipun di ruangan itu kami  hanya bertiga, tapi kami tidak saling sapa dan bicara antara satu dan lainnya. Lidah kami kelu, kami shocked, takut, dan memikirkan diri masing-masing. Seperti dua gadis itu, aku juga terus menerus terisak dan menangis. Hati dan pikiranku sudah bercampur aduk. Aku membayangkan seperti apa masa depanku jika aku tidak segera bertemu keluarga hari ini juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berontak.&lt;/span&gt; Hingga pagi menjelang, aku dan dua gadis itu terus dijaga ketat oleh tiga laki-laki itu secara bergantian. Yang terus terlintas di pikiranku, bagaimana caranya aku bisa keluar dan melarikan diri dari tempat ini dengan selamat. Pelan-pelan, sambil memutar otak, aku mengikuti pola pikir penculik. Memang, selama dikurung aku tidak ditanyai apa-apa. Hanya saja, di ruang tempat yang aku berada, terus dijaga ketat secara bergantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu, Minggu (28/2), sekitar pukul 05.30 WIB, aku dan dua gadis yang satu ruang denganku, diberi makan seadanya. Tak lama setelah itu, satu dari tiga pria yang berperawakan Negro menggiring aku ke arah mobil Toyota Kijang berwarna coklat. Dari percakapan mereka, aku mengetahui jika aku akan mereka bawa ke Batam untuk dijual dan dijadikan PSK (Pekerja Seks Komersial). Di saat itulah, aku berontak untuk melarikan diri. Dalam keadaan tangan yang tidak diikat,  segera aku berbalik badan. Aku langsung menendang dan mendorong penculik itu. Satu laki-laki lainnya segera meraih tubuhku yang kurus. Aku dipukul, ditempeleng, dan didorong hingga tersungkur ke tanah. Saat itu aku merasakan pukulan yang sakit sekali dikedua bagian bahuku. Meski begitu, aku tidak mau menyerah, dengan sekuat tenaga yang aku punya, aku kembali melawan dan terus menendang penculik itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, Allah Maha Segalanya. Kembali aku diberi kekuatan hingga mampu mendorong dan menendang pria berkulit hitam itu hingga tersungkur. Dengan sekuat tenaga yang tersisa, aku lari sekencang mungkin tanpa tahu ke mana arah yang kutuju. Mereka pun tidak tinggal diam. Mereka mengejar aku dengan membabi buta. Hingga akhirnya tubuhku sangat lemas dan nafasku tersengal-sengal. Sambil berlari, aku menangis dan bingung mesti lari ke mana lagi. Semua yang terlihat hanya pohon-pohon dan persawahan. Tidak ada tanda kehidupan dan pemukiman yang terlihat. Sampai akhirnya aku sembunyi, masuk ke dalam sawah di antara jejeran pepohonan yang rimbun. Masih terasa terancam, aku tetap bertahan dan diam bersembunyi di tempat tersebut. Meski saat itu terik matahari sangat menyengat dan aku haus sekali, namun aku harus kuat hingga situasi aman untuk keluar dari tempat persembunyian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ditolong.&lt;/span&gt; Saat itu, sekitar pukul 17.00 WIB, pelan-pelan aku mulai melangkah keluar dari tempat persembunyian. Sambil berlari kecil dan bersembunyi aku mencari sumber suara lalu lintas. Ternyata sumber suara itu berasal dari atas. Agar dapat ke jalan raya aku harus berjalan dengan kemiringan jalan 50 derajat, sedikit mendaki memang. Saat itu aku haus, perutku sangat lapar, tubuhku lemas, dan wajahku pucat. &lt;br /&gt;Sesampainya aku di jalan raya, aku terus berjalan hingga akhirnya aku melihat sebuah counter HP di pinggir jalan. Dengan suara terbata-bata dan tubuh gemeteran, aku bertanya lokasi tempat kini aku berada, pada gadis penjaga counter. “Cikopo, Cikampek,” jawab gadis itu penuh keheraan melihat keadaanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin menelepon Ayah. Syukurlah HP CDMA ku masih ada di kantong. Tapi karena susah mendapatkan sinyal, akhirnya aku minta tolong gadis itu untuk menelpon ke nomor ayahku. Tak lama, telepon pun tersambung. Ada sedikit perasaan lega dalam hati ini. “Halo, pak. Ini Yeni. Jemput Yeni, pak,” tuturku sambil menangis saat mendengar suara Ayah di seberang sana. Karena aku sangat lemas dan tidak begitu paham daerah tersebut, akhirnya ayahku meminta agar telepon diberikan kepada gadis itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pak, cepat ke sini, Pak. Muka anak bapak pucat sekali. Anak bapak habis dikejar-kejar orang,” jelas gadis itu sedikit panik. “Di daerah mana, bu?” tanya ayahku lagi. “Di Cikopo, Pak,” jawab gadis yang berkulit sawo matang itu. Setelah itu, dengan rawut wajah yang cemas dan prihatin, ia langsung mengantar aku ke Pos Polisi Cikopo, Cikampek seperti saran ayahku. Sesampai di Pos Polisi itulah aku merasa aman dari kejaran tiga pria berkulit hitam seperti Negro itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 19.00 WIB ayahku tiba di Pos Polisi. Lalu Ayah menemaniku saat aku diinterogasi tentang kronologis kejadian oleh Polisi. Setelah selesai pemeriksaan, masih diliputi dengan perasaan takut, aku dan ayahku disuruh kembali ke rumah. Sepertinya penanganan polisi hanya sampai di situ saja. Polisi tidak berusaha memberikanku perlindungan khusus karena bagaimanapun juga semua identitasku ada ditangan penculik. Masih dengan perasaan was-was akupun pulang dengan ditemani ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiba di rumah, sekitar pukul 23.30 WIB, aku disambut dengan mata berlinang oleh ibu, ketiga adik-adikku, dan beberapa anggota keluarga lainnya. Aku tidak bisa berkata apa-apa. Aku hanya diam dan menangis terisak-isak. Melihat tubuh dan bajuku yang terlihat kumal, lalu ibu membawaku ke kamar dan membersihkan tubuhku dengan air hangat serta mengganti pakaianku dengan yang bersih. Selama tubuhku dibersihkan, lidahku kelu. Bibirku rasanya berat sekali untuk digerakkan. Aku tidak memiliki kekuatan untuk bercerita dan mengingat kembali seperti apa kronologis dan penderitaan yang aku alami. Pasalnya semua data, buku-buku, dan KTP, ada di dalam tas yang tertinggal di ruangan tempat aku dikurung oleh penculik itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, aku pun masih dicekam rasa ketakutan. Tidak ada perlindungan dari kepolisian atau pihak yang berwenang. Orangtuaku pun tidak memindahkan aku, meski hanya untuk sementara tinggal bersama saudaraku. Maklum saudara ibu ataupun ayah juga memiliki perekonomian yang sama dengan keluargaku. Satu-satunya perlindungan untukku, dilakukan sendiri oleh ayah dan ibuku. Mereka secara bergantian mengantarku kemana pun aku pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat trauma, aku takut ke luar rumah, bahkan untuk bertemu laki-laki asing yang tidak pernah aku lihat. Terlebih seperti pria yang berperawakan seram dengan tubuh yang tinggi besar dan berkulit hitam mirip seperti orang Negro. Namun aku masih bisa bersyukur kepada Allah SWT, karena “matahariku” tidak direnggut oleh laki-laki itu, meski saat ini, aku masih menahan rasa sakit di bagian bahuku yang berwarna biru juga dengan tubuh yang terasa remuk. Dan aku juga bersyukur karena hanya aku yang berhasil melarikan diri dari ketiga penculik itu. Tentang nasib kedua gadis yang bersamaku, kini aku sudah tidak tahu lagi bagaimana nasibnya. Karena aku hanya mampu berfikir dan berusaha melarikan diri sendiri. Semoga saja mereka memiliki keberanian yang sama sepertiku sehingga tidak sampai dijual dan dijadikan PSK oleh ketiga laki-laki biadab itu. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Noprica Handayani&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-8691250588977349640?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/8691250588977349640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/dengan-sisa-tenagaku-kutendang-dan_06.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/8691250588977349640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/8691250588977349640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/dengan-sisa-tenagaku-kutendang-dan_06.html' title='“Dengan sisa tenagaku kutendang dan kulawan penculik itu”'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-1081029632364189320</id><published>2010-10-06T01:36:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T01:41:38.144-07:00</updated><title type='text'>Susah Tidur Bisa Membuat Cepat Tua</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Insomnia atau gejala sulit tidur, pasti pernah dialami banyak orang. Seringkali masyarakat berpandangan bahwa sulit tidur diidentikkan dengan insomnia, padahal belum tentu. Insomnia adalah salah satu penyakit gangguan tidur yang dapat menyebabkan penuaan dini. Bagaimana cara mengatasinya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidur adalah suatu keadaan alami, teratur, berulang yang ditandai dengan ketenangan diri dan frekuensi pernapasan yang stabil. Bila kualitas tidur seseorang tidak bisa memenuhi kondisi ini, maka sudah dapat dipastikan jika ia mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur biasanya terjadi sebagai gejala awal dari penyakit mental. “Karena pada umumnya, gangguan mental disertai dengan perubahan karakteristik dalam fisiologi tidur,” terang Indrias Ardhani Ardhiana, M.Psi, Psikolog yang praktik di Lanizra Conselling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 99 klasifikasi jenis gangguan tidur, antara lain insomnia, hypersomnia parasomnia, gangguan nafas, sleep apnea, narkolepsi, sirkedian ritem disorder, dan masih banyak lagi. Namun,  jenis gangguan tidur insomnia-lah yang paling sering terjadi dan paling dikenal. Yang perlu diketahui, insomnia adalah salah satu jenis gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan berulang untuk memulai tidur atau mempertahankan tidur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Insomnia.&lt;/span&gt; Menurut dokter spesialis gangguan tidur, dr Andreas Prasadja, RPSGT (Registered Polysomnographic Technologist), insomnia merupakan salah satu bentuk penyakit. Insomnia tidak dipengaruhi oleh faktor umur seperti orang yang sudah lanjut usia atau orang dewasa yang memiliki aktivitas tinggi atapun beban pikiran yang berat, namun dapat dialami oleh segala usia bahkan anak-anak yang berusia tiga tahun. “Mereka yang sudah lanjut usia, memang kebutuhan tidurnya sudah berbeda. Kalau itu wajar saja dan bukan insomnia,” tutur dr Andreas yang ditemui di RS Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, lanjut dr Andreas, gangguan tidur yang banyak ditemui adalah  adjustment insomnia, yaitu mereka yang tidak bisa tidur karena faktor kebiasaan. Misalnya seseorang yang berusaha untuk tidur dengan memejamkan mata dan terus berbaring di tempat tidur. Padahal, ia tidak bisa tidur. Akibatnya, justru semakin gelisah, semakin kesal dan semakin terjaga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tanda-Tanda.&lt;/span&gt; Beberapa tanda penderita insomnia, antara lain kesulitan untuk memulai atau mempertahankan tidur. Keadaan ini berlangsung sekurang-kurangnya satu bulan. Tanda yang lainnya yaitu kelelahan yang terjadi pada siang hari, sehingga menyebabkan terganggunya aktivitas pekerjaan, sosial atau yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu diketahui, insomnia tidak terjadi karena adanya gangguan pernafasan, gangguan mental seperti depresi berat atau gangguan kecemasan umum, dan bukan merupakan efek samping dari penggunaan obat-obatan. “Jadi seseorang dikatakan menderita insomnia jika bukan karena tiga hal tersebut. Itu pun jika sudah terjadi selama satu bulan,” tutur Indrias.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Pemicu dan Penyebab.&lt;/span&gt; Ada banyak faktor pemicu terjadinya insomnia. Mulai dari masalah jam tidur yang di luar kebiasaan atau penyakit tertentu seperti penyakit jantung, stroke, diabetes,  dangairah seks yang menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, faktor penyebab terjadinya insomnia yaitu pola hidup yang tidak baik, kebiasaan tidur yang buruk dan pengaruh dari kondisi kesehatan. Misalnya mengonsumsi kafein di sore hari, melakukan olahraga di malam hari, ada bagian tertentu dari organ tubuh yang dikeluhkan, hingga kebiasaan ‘berangkat’ tidur dalam kondisi yang tidak ‘siap’. “Siap yang dimaksudkan, tidak hanya rasa kantuk saja, tapi juga dalam keadaan rileks,” jelas dr Andreas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dr Andreas, sebelum tidur hendaknya bersantai dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan, namun menenangkan. Misalnya membaca atau sekadar melakukan perawatan kulit. “Ini boleh dilakukan sesekali. Karena jika ini dilakukan terus-menerus malah dapat menyebabkan susah tidur,” papar dr Andreas.&lt;br /&gt;Dampak. Pada orang dewasa, dampak insomnia dapat menurunkan kemampuan kognitif seperti penurunan konsentrasi, gangguan mental, timbulnya penyakit hipertensi, diabetes, dan yang paling berpengaruh adalah tingkat emosional. Dampak lainnya yaitu mempercepat terjadinya penuan dini, dan itu terlihat jelas dari wajah dan kantong mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bila insomnia terjadi pada anak – anak, akan berdampak pada kekebalan tubuh. Karena peningkatan sistem daya tahan anak-anak, dapat meningkat secara optimal pada saat anak-anak tidur. “Dicekokin vitamin saja tidak akan berpengaruh pada kekebalan tubuh anak, karena sistem daya tahan tubuh anak meningkat pada saat mereka tidur,” kata dr Andreas. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Penanganan.&lt;/span&gt; Salah satu cara yang bisa dicoba untuk mengatasi insomnia, yaitu dengan menambah jumlah jam tidur, sesekali waktu. “Mungkin awalnya satu hari dalam seminggu. Terus dua hari dalam seminggu. Nanti lama-kelamaan pasti bisa tidur dengan jumlah waktu tidur yang dibiasakan itu,” ujar dr Andreas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, upayakan untuk hidup sehat. Adapun hidup sehat harus memperhatikan tiga faktor, yaitu physical fitness, nutritional balance, sleeping beauty. Physical fitness adalah olah raga. Olahraga yang cukup dapat menjaga kebugaran tubuh. Lakukan olahraga secara rutin minimal dua kali seminggu dengan frekuensi 30-60 menit. “Tidak harus jenis olahraga tertentu kok. Lakukan olahraga jenis apapun, dapat menjaga kebugaran tubuh,” ucap dr Andreas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nutritional balance&lt;/span&gt; atau keseimbangan nutrisi yaitu menjaga asupan makanan dengan memperhatikan nutrisi yang seimbang agar badan mendapat nutrisi yang cukup. “Misalnya kebutuhan karbohidrat, lemak, protein dan vitamin semua tercukupi dengan asupan makanan. Kalau memang tidak, bisa ditambah dengan suplemen-suplemen tertentu, asal semuanya seimbang,” tegas dr Andreas.&lt;br /&gt;Faktor yang terakhir dan menjadi bagian yang tidak kalah pentingnya yaitu tidur yang sehat. Kategori tidur sehat, memenuhi kebutuhan jam tidur yang cukup serta kualitas tidur yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana dengan obat-obat yang banyak beredar di pasaran, yang ditujukan untuk mempermudah tidur? Berbahayakah? Menurut dr Andreas, obat-obatan yang tersedia bebas di pasaran, tidak dapat mengatasi insomnia. “Memang obat tidur yang banyak beredar dipasaran bisa bikin tidur, tapi waktu bangun tidur, tubuh tidak segar,” ucap dr Andreas. Ini dikarenakan sifat obat tidur, hanya sementara. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Noprica Handayani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tips untuk Mendapatkan Tidur yang Baik dan Sehat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara yang perlu diperhatikan agar mendapatkan kebiasaan tidur yang baik dan sehat: &lt;br /&gt;1.Penuhi jam istirahat malam minimal delapan jam per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Sembilan jam sebelum tidur, hindari konsumsi kafein. Karena kafein baru hilang dari peredaran darah setelah 9 – 12 jam kemudian. Tentunya hal ini akan mengganggu waktu tidur Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Tiga jam sebelum tidur, usahakan Anda sudah selesai melakukan olahraga. Olahraga memang membuat tubuh lelah, tapi justru meningkatkan kadar adrenalin yang menyegarkan otak. Sehingga bukannya menjadi ngantuk, tubuh akan semakin segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Satu jam sebelum tidur, tinggalkan semua pekerjaan dan biasakan untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan namun bersifat santai. Hindari aktivitas yang membuat kita excited.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Jika sudah benar-benar mengantuk, sebaiknya segera naik ke tempat tidur. Jangan melakukan kegiatan apa pun di tempat tidur selain tidur dan berhubungan seks.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-1081029632364189320?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/1081029632364189320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/susah-tidur-bisa-membuat-cepat-tua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/1081029632364189320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/1081029632364189320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2010/10/susah-tidur-bisa-membuat-cepat-tua.html' title='Susah Tidur Bisa Membuat Cepat Tua'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-7379926090661971497</id><published>2009-04-18T02:18:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T04:03:09.662-07:00</updated><title type='text'>’Memangkas’ Child Abuse</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;***Ini tulisan lama. Semoga ada manfaatnya bagi pembaca***&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 6 April 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Seto Mulyadi mengatakan, akar permasalahan kekerasan terhadap anak adalah kesalahan paradigma. Paradigma yang berkembang saat ini di masyarakat adalah bahwa anak merupakan hak milik orangtua dan mendidik serta mendisiplinkan anak harus dengan kekerasan. “Hal tersebut membuat orangtua menganggap bisa melakukan apa saja pada anak, termasuk dengan kekerasan. Padahal, mendidik tidak harus dengan kekerasan,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan paradigma itu kemudian diperparah dengan misalnya, kondisi ekonomi keluarga, stres baik pada anak maupun anggota keluarga, penyakit gangguan mental orang tua, kondisi lingkungan yang buruk, dan sebagainya. “Intinya adalah kesalahan paradigma yang kemudian dipicu oleh hal-hal lain”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor lain yang bisa memicu kekerasan pada anak misalnya (1) anak mengalami cacat tubuh, retardasi mental, gangguan tingkah laku, autisme, terlalu lugu, temperamen lemah, ketidaktahuan anak akan hak-haknya, dan terlalu bergantung kepada orang dewasa, (2) kemiskinan keluarga dan banyaknya jumlah anak dalam keluarga, (3) keluarga pecah akibat perceraian, ketiadaan ibu dalam jangka panjang, atau keluarga tanpa ayah, (4) keluarga yang belum matang secara psikologis, ketidakmampuan mendidik anak, harapan orang tua yang tidak realistis, anak yang tidak diinginkan atau anak lahir di luar nikah, (5) penyakit gangguan mental pada salah satu orang tua, (6) pengulangan sejarah kekerasan, yaitu orang tua yang dulu sering ditelantarkan atau mendapat perlakuan kekerasan kemudian memperlakukan anaknya dengan pola yang sama, dan (7) kondisi lingkungan sosial yang buruk dan keterbelakangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lalu sebenarnya apa yang dimaksud dengan kekerasan pada anak itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekerasan pada anak atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;child abuse&lt;/span&gt; adalah segala macam perilaku terhadap anak, baik berupa tindakan fisik, ucapan verbal, termasuk penelantaran &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(child neglect)&lt;/span&gt; terhadap anak yang menimbulkan dampak berupa cedera fisik atau emosi, baik yang berjangka pendek atau berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi apapun tindakan yang dilakukan oleh orang dewasa yang menyebabkan seorang akan menjadi sakit secara fisik maupun emosional bisa dikategorikan sebagai tindak kekerasan terhadap anak,” jelas Seto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mau dikategorikan, kekerasan pada anak atau child abuse ada empat macam. Pertama emotional abuse, yaitu kekerasan yang terjadi ketika orang tua atau pengasuh atau pelindung anak mengetahui anaknya meminta perhatian namun justru mengabaikan anak itu. Kedua verbal abuse, terjadi ketika orang tua atau pengasuh atau pelindung anak mengetahui anaknya meminta perhatian namun justru menyuruh anak itu diam dan terus menerus menggunakan kekerasan verbal seperti “kamu cerewet,” “kamu pengganggu,” dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga physical abuse, terjadi ketika orang tua atau oengasuh dan pelindung anak memukul, mencubit atau menjewer anak (melakukan tindakan fisik). Keempat sexual abuse, yaitu kekerasan seksual seperti pelecehan anak, pemerkosaan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komnas PA mencatat pada tahun 2003 terdapat 481 laporan kasus kekerasan terhadap anak. Jumlah tersebut meningkat menjadi 547 laporan kasus kekerasan pada 2004, dengan 221 kasus merupakan kekerasan seksual, 140 kekerasan fisik, 80 kekerasan psikis dan 106 permasalahan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tahun 2005 meningkat menjadi 736 kasus kekerasan di berbagai daerah. Dari kasus tersebut, 327 kasus merupakan tindakan kekerasan seksual, 233 kasus secara fisik, 176 kasus secara psikis, dan 130 kasus penelantaran anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan kasus tindak kekerasan pada anak meningkat dari tahun ke tahun. Menurut Kak Seto –sapaan akrab-, ini bisa berarti kasus kekerasan memang terus meningkat atau, masyarakat sudah semakin sadar bahwa kekerasan pada anak itu tidak bisa dibenarkan sehingga mereka kemudian melapor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia memang sudah mempunyai perangkat hukum yang melindungi anak, yakni UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang merupakan ratifikasi dari Konvensi Hak Anak (KHA), dan juga UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dan UU No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, implementasi dari UU tersebut masih belum optimal. Bahkan UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak belum memiliki Peraturan Pemerintah (PP). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin membandingkan dengan negara tetangga, Malaysia sejak awal 1990-an telah membentuk &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Suspected Child Abuse and Neglect Team&lt;/span&gt; (SCAN TEAM) yang keberadaannya diakui oleh seluruh jajaran pemerintahan sampai pada tingkat rukun tetangga, serta anggota timnya terdiri dari relawan masyarakat, pegawai kerajaan, angota kepolisian dan profesi kesehatan. Lalu Australia juga sudah memiliki Departemen &lt;span style="font-style:italic;"&gt;of Children and Youth Affair.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ketua Satuan Tugas Perlindungan dan Kesejahteraan Anak Pengurus Pusat Ikatan&lt;br /&gt;Dokter Anak Indonesia (PP IDAI) Indra Sugiarno, pemerintah seharusnya memosisikan anak sebagai objek pembangunan bangsa pada umumnya. “Pemerintah harus fokus untuk menjadikan anak sebagai salah satu tujuan pembangunan nasional. Artinya, manakala anak dijadikan tujuan pembangunan bangsa, maka hal-hal yang terkait dengan anak akan menjadi prioritas pemerintah,” jelas dokter yang juga staf pengajar Departemen Forensik FKUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan kekerasan memang menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;concern&lt;/span&gt; kita semua. Sayangnya, menurut Indra, upaya pencegahan penggiat perlindungan anak banyak lebih ke arah hilir, bukan di hulu, jadi lebih yang sudah jadi korban. “Padahal seharusnya kita lebih menggarap yang belum jadi victim, yakni anak-anak dan pemenuh hak-hak anak. Caranya dengan edukasi tentang hak-hak anak,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan Seto, yang terpenting adalah bagaimana mengubah paradigma orang tua serta memberi edukasi dan pengetahuan untuk orang tua tentang pentingnya melindungi hak-hak anak sehingga kekerasan pada anak bisa dicegah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutip dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Finkelhor and Browne&lt;/span&gt; (1986), Lukas Mangindaan mengatakan dampak kekerasan pada anak dapat tertunda ke dalam usia dewasa, dengan gejala-gejalaberupa : (1) depresi, perilaku mencederai diri, kecemasan dan perasaan terasing, (2) rasa dirinya ada stigma dan rasa dirinya tidak adekuad (tidak memadai), kesukaran mempercayai orang lain, (3) kecenderungan melakukan hal yang sama pada orang lain,(4) penyalahgunaan zat dan gangguan dalam kehidupan seksual dan (5) pada banyak kasus penganiayaan seksual di masa kanak-kanak, dapat timbul gangguan disosiasi, misalnya kepribadian ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa, bukan? Bagaimana jadinya negeri ini kelak jika kekerasan pada anak masih&lt;br /&gt;tetap terus dibiarkan. Mengutip Kak Seto, “Negeri ini akan hancur jika kita tidak melindungi anak dari kekerasan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ‘Memangkas’ &lt;span style="font-style:italic;"&gt;child abuse&lt;/span&gt; memang harus dilakukan oleh semua pihak. Ada baiknya pembenahan dilakukan di hulu sebelum berujung pada kehancuran sebuah bangsa. Sebab, bangsa yang besar adalah bangsa yang mencintai anak-anak… &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(Noprica Handayani)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-7379926090661971497?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/7379926090661971497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/04/memangkas-child-abuse.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/7379926090661971497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/7379926090661971497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/04/memangkas-child-abuse.html' title='’Memangkas’ Child Abuse'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-6408017300698527936</id><published>2009-04-18T02:09:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:55:07.238-07:00</updated><title type='text'>Anak ‘Penggerak’ Roda Kehidupan?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Matahari sudah mulai beranjak naik ke puncak kepala. Sinarnya yang semula hangat kini perlahan menyengat. Sudah pukul sebelas siang. Beberapa jam sudah berlalu semenjak Novi (8 tahun) berangkat dari rumah selepas subuh tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novi loncat ke angkutan kota D03, jurusan Depok-Parung. Biasanya ia langsung menggoyang-goyangkan botol minuman berisi beras lalu bernyanyi. Tapi kali ini tidak. Ia menyodorkan tangan dan berkata, “Kak, minta uang, Kak..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu tinggal di mana?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di Lio,” jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggak sekolah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masuk siang,” jawabnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai menggamit duit Rp 5.000, Novi lantas berkumpul dengan bocah pengamen lainnya pada sebuah bangunan di tengah terminal Depok. Setelah cukup beristirahat, ia kembali meloncati satu demi satu angkot. Hingga menjelang sore. Dan, ia tak jua berangkat ke sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia kemudian diberi uang lima ribu rupiah dan ngeloyor pergi menuju ke sebuah bangunan di tengah terminal. Bukan bangunan, sebenarnya. Hanya atap yang ditopang oleh tiang-tiang kayu, tempat beristirahat para supir angkot dan pedagang. Di situ menunggu temen-temannya yang lain. Ia menunjukkan uang yang ia dapat pada teman-temannya. Ia juga menunjuk orang yang memberi uang lima ribu rupiah itu. Seorang perempuan yang tampak seperti mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), di Indonesia terdapat 1,6 juta anak-anak usia 7 hingga 12 tahun tidak bersekolah, seperti Novi. Sejak 1999, jumlah anak jalanan di Indonesia meningkat 85 persen, mengacu hasil survei Susenas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novi hanya dari sekian banyak anak yang bekerja sebagai pengamen atau pengemis. Ada Deden (9) yang juga biasa menjual suara di gerbong-gerbong kereta. Saban hari Deden juga berangkat selepas subuh. Siang itu Deden menyusuri gerbong KRL jurusan Bogor-Kota. Tak jarang, jika letih, Deden naik ke atas gerbong dan duduk di sana saat kereta berjalan. Meski berbahaya, Deden mengaku senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak, pendapatan hasil mengamennya saja minimal Rp50 ribu per hari. “Uangnya buat Bapak dan buat jajan,” katanya. Tidak buat bayar sekalah, Den? “Nggak, kata emak, ngapain sekolah. Sekolah mahal. Mendingan bantuin cari duit,” jawabnya polos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula nasib Rama Ramdi (9), warga miskin Depok. Sejak usia empat tahun ia mencoba mengais rezeki sebagai pengamen mengikuti ibunya, Rostinah (38). Dengan tergerusnya waktu, Rama Ramdi akhirnya belajar mengumpulkan kepingan-kepingan rupiah dari hasil mengamennya. Rata-rata Rama mendapat Rp 20.000 saban harinya. Lantaran masih belum cukup, Rostinah ‘mengutus’ anak pertamanya, Eni Sulastri (18), menjadi TKW di Kuwait, meski Eni harus kehilangan bangku kelas 3 SMP-nya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teoritis, membiarkan anak bekerja sebagai pengemis atau pengamen merupakan bagian dari eksploitasi, yakni memanfaatkan anak untuk mendapatkan keuntungan. Apakah anak ‘penggerak’ roda kehidupan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu jelas pelanggaran hak anak,” tutur Ketua SPK PPIDAI, dr Indra Sugiarno. Hanya saja, persoalannya tak sehitam-putih itu. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(ica)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-6408017300698527936?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/6408017300698527936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/04/anak-penggerak-roda-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6408017300698527936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6408017300698527936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/04/anak-penggerak-roda-kehidupan.html' title='Anak ‘Penggerak’ Roda Kehidupan?'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-4854274359520212939</id><published>2009-04-18T01:58:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T02:04:22.481-07:00</updated><title type='text'>Agung Tak Khawatir Telepon Disadap</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;***Berita ini dah lumayan lama. Tapi tidak ada salahnya juga kalau di posting ;)***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                           &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Agung Tak Khawatir Telepon Disadap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicaran telepon Artalyta Suryani (Ayin) dengan Urip Tri Gunawan disadap lagi oleh  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (10/6). Tindakan yang dilakukan KPK tersebut tak menimbulkan kekhawatiran Ketua DPR Agung Laksono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ga perlu khawatir. Biarkan saja. Asal teleponnya tidak digunakan yang aneh-aneh. Saya kira mereka (KPK) juga tahu dengan tugasnya. Paling yang bermasalah saja yang disadap,” kata Agung kepada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kabar Indonesia&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; di Jakarta, Jumat (18/7) siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyoal peristiwa penyadapan telepon tersebut, kata Agung, adalah suatu hal yang sangat memalukan. Dan, sebaiknya segera dipertanggung jawabkan. Mungkin saja, tambah Agung, hal serupa adalah cerminan bahwa selama ini komunikasi yang digunakan para tahanan biasa  terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mungkin selama ini seringkali terjadi. Ini peristiwa yang memalukan dan merusak citra kepolisian. Di situ (kepolisian) ada kepala pimpinan yang bertanggung jawab. Jadi, apa yang ada dalam kepolisian, ya polisi yang bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jadi, pertanggung jawabannya perlu?&lt;/span&gt; Ya, perlu dipertanggung jawab kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Perlu pembersihan sistem, ga pak?&lt;/span&gt; Ya, ini memang suatu keadaan yang menggambarkan bahwa selama ini citra dari aparat penegak hukum belum segalanya sesuai harapan masyarakat.di mana orang yang ditahan masih bisa berkomunikasi, bisa memberi kode-kode, sandi-sandinya sendiri, yang saya kira berarti sudah ada komunikasi yang intens sebelumnya. Jelas Agung, saat meninggalkan ruangan. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(ica) &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-4854274359520212939?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/4854274359520212939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/04/agung-tak-khawatir-telepon-disadap_18.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/4854274359520212939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/4854274359520212939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/04/agung-tak-khawatir-telepon-disadap_18.html' title='Agung Tak Khawatir Telepon Disadap'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-6116808836241016324</id><published>2009-01-24T03:10:00.000-08:00</published><updated>2009-01-24T03:20:03.324-08:00</updated><title type='text'>Bahaya Soft Lens</title><content type='html'>Bahaya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Lens&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda konsumer yang kerap kali menggunakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens&lt;/span&gt; (lensa kontak)? Memang di zaman serba canggih saat ini banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk menyempurnakan penampilan. Sebut saja salah satu cara simple adalah dengan menggunakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens&lt;/span&gt;. Ini bukan suatu hal yang langka untuk di konsumsi dari berbagai kalangan. Tidak hanya dewasa saja, tingkat remaja pun banyak terlihat  asyik ’menikmati’ lensa lembut yang dipasang pada mata ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft lens&lt;/span&gt; berfungsi untuk memperindah bola mata yang memiliki beberapa variasi warna pilihan, atau sebagai salah satu alternatif bagi mata mereka yang kekuatan penglihatannya kurang dan enggan menggunakan kacamata. Nah, mungkin dengan menggunakan soft lens dirasa agak praktis. Namun apa jadinya kalau&lt;span style="font-style:italic;"&gt; soft lens&lt;/span&gt; dapat merusak mata indah anda. Memang sosialisasi terhadap bahaya pengguna &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens&lt;/span&gt; masih asing terdengar di telinga kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil penelitian sejak tahun 2003 yang dilakukan tim dokter dari Pusat Kornea, Universitas Illinois, Amerika Serikat, terjadi peningkatan jumlah kasus infeksi mata serius yang disebut dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Acanthamoeba Castellani. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Acanthamoeba castellani&lt;/span&gt; adalah suatu mikroorganisme yang banyak ditemukan pada air terkontaminasi. Nah, kontaminasi ini sering terjadi pada tempat penyimpanan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens&lt;/span&gt; milik anda. Seperti kurangnya menjaga higienitas saat menyimpan atau tidak mensterilkan lensa kontak dengan benar, akibatnya dapat menimbulkan infeksi pada mata. Penyakit mata ini biasanya disebut dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Acanthamoeba Keratitis &lt;/span&gt;(AK) yang disebabkan oleh Acanthamoeba Castellani &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(tanyadokteranda.com)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr. Charlotte Joslin, ada 63 kasus yang teridentifikasi AK akibat menggunakan lensa kontak, hingga akhir tahun 2006. Dan biasanya 2-3 kasus per tahun. Hasil tersebut memberikan bukti, perawatan lensa kontak yang tidak sesuai aturan akan meningkatkan risiko infeksi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(pikiranrakyat.com/8 Januairi 2009).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas terlintas diingatan saya, kala itu jeda rutinitas belajar di kampus, Jumat, 26 Desember 2008, salah satu teman saya bercerita tentang infeksi mata akibat soft lens. Sontak saya pun menyimak apa yang ia katakan. Karena saya juga merupakan salah satu pengguna soft lens. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samira (22) namanya. Ia adalah mahasiswa jurnalistik, IISIP Jakarta, yang kerap kali menggunakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens&lt;/span&gt;. ”Kadang kalau tidur malam tidak dilepas. He-he-he,” ujar wanita ini santai. Ia beralasan malas buka pasang&lt;span style="font-style:italic;"&gt; soft lens&lt;/span&gt; karena tidak merasakan perih di mata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kekhawatiran Mira –akrab disapa- menggunakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens&lt;/span&gt; muncul karena salah satu temannya, Maria (21), mengalami infeksi di kedua matanya. Dan membutuhkan perawatan dokter. Entah seperti apa cara Maria menggunakan soft lens, Mira tidak menjelaskan secara detail. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, kata dia, Maria memang saban harinya tergantung pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens&lt;/span&gt; karena cara ini dirasa praktis ketimbang menggunakan kaca mata. Namun ia (Maria) juga pernah mengeluh sewaktu menggunakan soft lens, karena merasa tidak nyaman di mata, dan sering kali&lt;span style="font-style:italic;"&gt; soft lens&lt;/span&gt; bergeser dari retina mata, serta pandangan mata terasa kabur. Padahal, kata Mira,&lt;span style="font-style:italic;"&gt; soft lens&lt;/span&gt; yang dibeli Maria tersebut terbilang mahal, di salah satu optik ternama di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata bukan suatu jaminan juga jika kita membeli &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens&lt;/span&gt; di salah satu optik ternama atau optik-optik counter biasa lainnya. Kita tentu menginginkan&lt;span style="font-style:italic;"&gt; soft lens&lt;/span&gt; yg dibeli tersebut terjamin dengan ke-sterillan-nya. Pada waktu pertama kali menggunakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens&lt;/span&gt;, pengguna biasanya sudah diingatkan untuk dapat menjaga higienitas &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens.&lt;/span&gt; Juga dianjurkan sekaligus membeli air mineral atau air rendaman soft lens jika lagi tidak dipasang pada mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ayal, setelah mengetahui keadaan Maria tersebut, kini Samira kembali menggunakan kacamata, sebelah kanan minus 4 dan sebelah kiri minus 3. ”Sekarang nggak pake &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens,&lt;/span&gt; lagi. Aku jadi takut. Pake kacamata, cari aman aja,” cetus wanita berjilbab ini serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dapat menimbulkan infeksi pada mata karena tidak mengetahui cara menggunakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens&lt;/span&gt; yang baik dan juga tidak menjaga higienitas &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft lens&lt;/span&gt;, lambat laun bisa menimbulkan katarak pada mata. Apa itu katarak? Seperti apa gejala-gejala katarak timbul? Bagaimana cara pencegahannya? Berikut akan dijelaskan apa itu katarak yang diunduh dari http://www.jakarta-eye-center.com/defaul...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Apa itu katarak?&lt;/span&gt; Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata, yang menyebabkan penglihatan seseorang menjadi buram, bahkan lama-kelamaan dapat menimbulkan kebutaan. Hal ini dikarenakan cahaya yang masuk tidak dapat mencapai retina, akibat terhalang oleh lensa yang keruh, biasanya berwarna keputih-putihan. Sebagian besar katarak disebabkan oleh proses penuaan atau lanjut usia. Tapi tak bisa dipungkiri hal ini juga berakibat mereka yang berusia muda dan tergolong sehat. Salah satunya pada pengguna soft lens, yang saya jelaskan di atas.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Penyebabnya: &lt;/span&gt;dapat bermacam-macam, umumnya karena usia lanjut, infeksi virus, genetik, gangguan pertumbuhan, gangguan metabolisme seperti Diabetus Mellitus (DM), traumatik, obat-obat steroid, rokok dan alkohol dpt meningkatkan risiko terjadinya katarak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Gejalanya:&lt;/span&gt; biasanya gejala berupa keluhan penurunan tajam penglihatan secara progresif (spt rabun jauh memburuk secara progresif). Penglihatan seakan-akan melihat asap dan pupil mata akan bertambah putih. Pada akhirnya apabila katarak udah matang pupil akan tampak benar-benar putih, sehingga refleks cahaya pada mata menjadi negatif. Bila katarak dibiarkan maka akan mengganggu penglihatan dan akan dapat menimbulkan komplikasi berupa glaukoma dan uveitis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengobatan: &lt;/span&gt;satu-satunya cara adalah dengan pembedahan, yaitu lensa yang telah keruh diangkat dan sekaligus ditanam lensa intraokuler sehingga pasca operasi tidak perlu lagi memakai kacamata khusus (kaca mata aphakia). Setelah operasi dijaga jangan sampai terjadd infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pencegahannya:&lt;/span&gt; disarankan agar banyak mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung Vit C, Vit A, Vit E. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(Noprica Handayani)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-6116808836241016324?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/6116808836241016324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/bahaya-soft-lens.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6116808836241016324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6116808836241016324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/bahaya-soft-lens.html' title='Bahaya Soft Lens'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-7581166394374758297</id><published>2009-01-22T02:31:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T02:37:47.885-08:00</updated><title type='text'>Seru Sehari di Rawasari</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Seru Sehari di Rawasari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Ca, ikut seminar ga? Tanggal 11-12 Juni 08. Gratis. Dapat&lt;br /&gt;lunch dan sertifikat loch… pembicaranya dari Deplu dan orang-orang&lt;br /&gt;yang berkompeten memperkenalkan kebudayaan Indonesia di beberapa negara&lt;br /&gt;Asean,” sebuah pesan singkat dari Dewi, mampir di handphoneku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Oke,” jawabku singkat.&lt;br /&gt;Kebetulan, bulan-bulanan saat itu, aku memang butuh suasana baru, karena&lt;br /&gt;semangat untuk menjalani rutinitas kosong (Wedeh…). Apa sebab? Yah, apalagi&lt;br /&gt;kalau bukan sumber energi. Sumber energi itulah yang aku butuhkan, karena sudah&lt;br /&gt;lama ia tak menyapaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menuju ke sana(Cempaka Putih), aku dan Dewi minta izin terlebih dahulu ke Bu Netti, soalnya absensiku teriak butuh bantuan, haha… (dah dangerous, guys..). Di halte, aku, Dewi, dan Susi menunggu bus jurusan Senen-Depok. Lama sih. ”Yah, busnya&lt;br /&gt;lewat. Susi mana?” kata Dewi, kesal. ”Lagi ngejar duplikat. Ya wes, kita tunggu&lt;br /&gt;lagi aja,” jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, dalam bus kita bercerita tanpa batas. Sampai akhirnya, tepat bangku depan sebelah kiriku, seorang pria melirik dan mendengarkan obrolan kita bertiga. Stylenya lumayan sih. Nyantai, kaya orang gawe gitu, deh! “Wi, liat deh ntu cowok. Doi liatin kita mulu!” tanyaku. “Mana?” Oh…,” jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira sekitar 15 menit lagi sampai lokasi, pria itu mengeluarkan sebuah benda. Banyak lilitan, gantungan. Ia buka dan benda itu ia lilit-lilitkan. ”Orang aneh,” gumamku. Namun, tingkah aneh itu jadi perhatianku. Diperhatikan, ternyata benda yang&lt;br /&gt;dililit tersebut, ID card PERS. Tapi ga terlihat jelas ntu orang dari media mana. Aku nyengir aja. ”Maksudnya..?” cetusku. Mungkin karena kita cerita mengenai liputan&lt;br /&gt;terakhir masing-masing kali ya (mungkin). Padahal suara kita ga kenceng loh, samar-samar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba.. ”Kiri, Bang,” teriak Dewi dan Susi. Woah, asyik ngobrol jadi kelewat deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengikuti seminar, di lokasi (tempat) yang aku maksud tadi, kita berempat (ada Jay, adik Dewi) sempatkan makan di ITC Cempaka Putih, ’cuci mata’ lalu pulang (hehehe). Sampai di rumah Dewi/Jay, kita berempat ngumpul di ruang TV. Apalagi&lt;br /&gt;kalo bukan cerita+nonton (sebelumnya, aku mandi dulu. Dah malam sih). Kitar jam 11 malam, krot… (bunyi perut) ”Duh laper..,” kata Jay. Lalu, Dewi dan Susi masak kentang goreng gitu, karena ngantuk aku tinggalin saja mereka. Tidur deh…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pagi yang cerah….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”We, tidur, Ca! Pules banget lo. Mpe gw ditendang keluar,” kata Susi. Pules? Pikirku sembari mengumpul nyawa yang baru terjaga dari tidur. “Pules apanya?” tanyaku. “Ya,&lt;br /&gt;iyalah pules… semalem gw tidur di luar tau, lo di kamar ndiri!”. “Siapa suruh, hehee…,” timpalku. “Au, ah..” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ca, buruan mandi. Mo liat pameran ga? (di tempat yang sama, di gedung aku mengikuti seminar ”Asean+3” di hari sebelumnya). Ntar ada Nadia Vega loh,” kata Dewi, cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ah, ntar aja, siang. Pameran ini. Kalo tamunya Nadia Vega, mah kaga ngepek,” jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul. 13.00 WIB, kita bertiga berangkat dan ingin menemui Jay yang dari pagi sudah berada di lokasi. ”Naik apa, Wi?” aku bertanya. ”Bajaj aja, di luar gang. Kalau dari sini mahal,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar gang, banyak sekali lalu lalang Bajaj. ”Yang mana ya.. Nah, ini aja,” kata Dewi sambil memberi tanda stop pada supir bajaj. Dalam perjalanan, aku merasa ada yang aneh pada sopir bajaj, ini. Kita juga dibawa muter-muter jauh. Wah, ni sopir emang aneh. Pikirku menyimpulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Au, au, au,” kata sopir itu ketika melihatku. ”Kampus Jayabaya ya.. kok lewat sini? Kayanya belok deh,” aku menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Au, au, au,” jawab sopir itu sambil memberi isyarat yang artinya ”Maaf, saya tak bisa bicara, tak bisa mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, gubrak. Pantesan ntu sopir ngeliat kita bertiga mulu dari kaca bajajnya. Ternyata benar dugaanku, ini sopir ada yang aneh. Wah, akibat kebanyakan pilih bajaj, ternyata bajaj pilihan Dewi itu sopirnya gagu. Karena gagu, nego awal tawar kita Rp 8rb, batal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kasihan, Wi. Sepuluh ribu aja ya, ” kataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ya, kasih aja. Kasihan. Kita salah pilih Abang Bajaj, nih,” jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Lo, aja kali, gw nggak,” gumamku dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, sampai lokasi kita bertiga ketawa. Gimana tidak. Kita dibawa jauh muter-muter, sampai rel kereta api. Padahal jarak rumah ke Kampus Jayabaya, dekat. Yah, walaupun aku dan Dewi bener-bener BT, ga ada semangatnya. Dari kejadian tersebut sedikit mengobati kepenatan atas rutinitas beberapa bulan terakhir. Dan, inilah cerita, seru sehari di Rawasari.&lt;br /&gt;Salam. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(ica)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Depok, 21 Juli 2008&lt;br /&gt;Pukul. 09.01 WIB&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-7581166394374758297?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/7581166394374758297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/seru-sehari-di-rawasari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/7581166394374758297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/7581166394374758297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/seru-sehari-di-rawasari.html' title='Seru Sehari di Rawasari'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-5911272301464765337</id><published>2009-01-22T02:28:00.000-08:00</published><updated>2011-08-18T03:52:07.980-07:00</updated><title type='text'>Berinternet Dengan ‘Akal Sehat’</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;** Tulisan ini dimuat di salah satu surat kabar nasional pada 20 April 2008 **&lt;br /&gt;(Maaf baru di posting, semoga semua tulisan di blog ini bermanfaat bagi yang telah membaca. Thx) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                    &lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Berinternet dengan ’Akal’ Sehat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 16 April 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Samuel F.B Morse menciptakan telegram sebagai penyampaian informasi, maka lain dulu lain sekarang. Jauh sebelum maraknya protes terhadap pornografi dan porno aksi juga makin melebarnya perkembangan situs-situs porno hingga kini, sebagai angin segar telah hadir internet sehat di Indonesia.&lt;br /&gt;Penggagas internet sehat, Donny Budi Utoyo, sekaligus pendiri Yayasan Center for ICT Studies (ICT Watch) mengatakan, internet sehat adalah sebuah program komunikasi yang akan disampaikan kepada publik bahwa internet merupakan sebuah jaringan komunikasi dan informasi global yang memiliki sisi positif dan negatif.&lt;br /&gt;”Internet sehat bukan obat bagi pecandu (pecandu internet) tapi sebagai imbauan mengajak orang-orang hidup sehat dan berinternet dengan cara sehat. Ini sisi positifnya,” kata Donny, di Ranch Mark Cafe, Jl Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (15/4) siang.&lt;br /&gt;Sisi negatif yang ditimbulkan berupa materi pornografi (seksual), kekerasan, sadisme, rasisme, kebencian bahkan bisa berakibat kecanduan berinternet sehingga merubah pola masyarakat dalam berinteraksi. Fakta yang terjadi adalah, tekhnologi  software antipornografi harus berkejaran dengan laju tekhnologi mutakhir ciptaan industri pornografi kelas dunia dan kerap kali mereka kalah. Industri pornografi adalah jagonya membikin tekhnologi konten teranyar, seperti video-audio streaming, layanan berbayar video-on-demand, digital-rights management, software geo-location, konten tersegmentasi, dan layanan konten nirkabel melalui ponsel.&lt;br /&gt;Padahal jika menggunakan akal sehat dalam berinternet dengan pemahaman yang cukup serta didukung kedewasaan kita dalam memilih hal yang baik maupun sebaliknya, kata Donny, kita akan dapat memaksimalkan dampak positif sekaligus meminimalkan dampak negatif. Semisal mencari informasi berguna dengan berinternet merupakan cara praktis yang dapat diakses kapan pun.&lt;br /&gt;”Ngapain berjam-jam, lupa waktu, tidak memanfaatkan internet untuk hal-hal yang baik, yang sehat bagi mereka yang memiliki akal sehat,” katanya. Tips untuk berinternet sehat adalah tidak membuka situs porno, tidak mudah terpengaruh dengan orang-orang iseng saat berinternet, lindungi privasi sejak dini, tidak berlarut-larut menghabiskan waktu di internet.&lt;br /&gt;Sebenarnya, kata Donny, banyak peluang-peluang untuk meningkatkan kehidupan dengan berinternet salah satunya yaitu berbisnis. Sebut saja  bisnis internet di ICT Watch yang ia dirikan. ”Karena sering nulis dan diskusi untuk publik berbahasa Inggris, akhirnya banyak request, research (penelitian) dari luar negeri. Nah, kan lumayan, kita dibayar pake dollar. Hehehe..,” tuturnya sambil berkelakar.&lt;br /&gt;Selain itu, ia mencontohkan, peluang lain yang dapat diperoleh dari berinternet adalah (kita) bisa leluasa mendapatkan data dan informasi, bisa cari ilmu, mencari pekerjaan, cari jodoh dan masih banyak yang lain. ”Buktinya ada tuh temen saya, dia malah nikah sama orang yang dia kenal melalui chating dan friendster.”&lt;br /&gt;Tapi, masuk dalam internet merupakan suatu hal tanpa batas, bisa leluasa memanfaatkan tekhnologi tersebut. Dengan kata lain, tak bisa juga dipungkiri dalam berinternet tidak membuka situs-situs porno. ”Semua itu balik ke dirinya masing-masing,” jelas penggagas kampanye Internet Sehat itu. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(ica)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-5911272301464765337?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/5911272301464765337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/berinternet-dengan-akal-sehat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/5911272301464765337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/5911272301464765337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/berinternet-dengan-akal-sehat.html' title='Berinternet Dengan ‘Akal Sehat’'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-7493398548998451153</id><published>2009-01-22T02:25:00.000-08:00</published><updated>2011-08-18T04:06:25.875-07:00</updated><title type='text'>Gerakan Antisitus Porno</title><content type='html'>** Tulisan ini dimuat di salah satu surat kabar nasional (20 April 2008) ** –Maaf baru di posting–&lt;br /&gt;                                            &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                         &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gerakan Antisitus Porno&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 14 April 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya program Internet Sehat saja yang peduli dengan mekarnya perkembangan internet yang dengan mudah menyebarkan situs-situs amoral –porno- kepada pengguna internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantor pusatnya berada di Yogyakarta adalah suatu gerakan yang kontra terhadap video-video porno, perilaku seks remaja serta industri-industri pornografi yang licin bertransaksi, bukan hanya di luar negeri saja tapi sudah menjadi puncak keprihatinan negara Indonesia karena merupakan hal kecil untuk menyebarkan video porno maupun gambar-gambar porno pada sasarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan itu bernama ’Jangan Bugil di Depan Kamera’ (JBDK) adalah sebuah gerakan yang digawangi Sony Setyawan dan teman-teman TVLab Communications.&lt;br /&gt;Sony mengatakan, sebagai real fakta, Indonesia berada pada peringkat ketujuh tertinggi pencari material pornografi dengan kata kunci ’sex’ setelah Pakistan, India, Egypt, Turkey, Algeria, (Indonesia), Vietnam, Iran, Kroasia. Waow.. fantastis bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sony, aktivis antipornografi mengaku akan terus optimis terhadap gerakan JBDK 10 tahun ke depan dari sekarang yaitu hingga tahun 2017 dan akan mengumumkan hasil gerakan ini, apakah berhasil melawan kegilaan pornografi atau gerakan JBDK tergerus oleh zaman. ”Ya.. siapa tahu sepuluh tahun mendatang kiamat,” kata penulis skenario dan sutradara program televisi ini melalui via telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Sony menjelaskan, bisnis materi pornografi ’berkembang biak’ dengan cepat melalui media internet tidak seperti media tradisional yang menggunakan bahan cetak (print media), VCD/DVD, atau berbegai macam produk 3 dimensi yang lain, internet dapat digunakan sebagia alat distribusi, alat promosi, dan alat penentu kebijakan strategis dalam berbisnis secara virtual. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet sebagai alat distribusi maksudnya, berbagai materi gambar, film, dan suara yang dihasilkan oleh industri pornografi kini bisa dikonversi menjadi file-file data yang dapat dikirim melalui internet. Kedua, internet sebagai alat promosi yaitu, dengan harga yang sangat murah, seorang pebisnis yang bermain di industri pornografi bisa menjangkau pasar seluruh dunia. Ketiga, internet sebagai alat penentu kebijakan strategis adalah, intenet kini bisa dipakai untuk mengatur perilaku pasar, segmentasi pasar, dan riset terhadap segalahal yang berkaitan dengan pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 25 juta penguna internet di negeri ini. Dan Mei mendatang, jumlahnya diperkirakan lebih melambung tinggi hingga 50 juta orang. Meningkatnya jumlah pengakses internet kerap berbanding lurus dengan membengkaknya pengonsumsi situs porno. Adalah suatu hal yang mudah, dalam hitungan detik melalui search engine, sekitar 4,2 juta situs porno atau 12 persen dari total situs di dunia maya yang meliputi 420 juta halaman web. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini, kata Sony, adalah sebuah fenomena yang membelalakkan mata (kita), negeri ini bagaikan ’terjebak’ dalam ’demam pornografi’ yang dimanifestasikan menjadi 500 plus video porno buatan lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pelakunya adalah anak-anak. Inilah perwujudan dari kegelisahan saya. Banyak juga penyebaran kasus pornografi yang dilakukan para pejabat. Padahal, seharusnya mereka jadi panutan,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pornografi sama dengan pemicu fedofilia. Hal ini, tidak hanya masyarakat kelas bawah saja yang terlibat dalam kasus fedofilia, pada tatarannya masyarakat terpelajar dan masyarakat menengah ke atas juga ditemukan banyak kasus serupa. Lebih parah lagi, kata Sony, mereka yang terstimulasi untuk menjadi seorang fedofilia pada awalnya adalah ’orang-orang baik’ yang berubah menjadi ’monster’ setelah kecanduan video pornografi selama bertahun-tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Untuk itu, bersiaplah masuk ke dalam sebuah labirin wacana sederhana. Tariklah napas dalam-dalam untuk bersabar dan berfikir panjang. Berdoalah agar bisa bergerak bersama kami untuk menghentikan ’kegilaan’ ini,” tutur Sony di akhir jawabannya.(ica)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Statistik Pornografi di Internet&lt;br /&gt;Sumber: Sony Set (500+gelombang Video Porno Indonesia)&lt;br /&gt;1.    Statistik berdasarkan hitungan waktu&lt;br /&gt;–   Setiap 39 menit, sebuah film porno dibuat di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;–  Setiap detik, uang senilai US$ 3075,64 dihabiskan untuk membeli dan mengoleksi materi pornografi.&lt;br /&gt;–    Setiap detik,  28.358 orang pengguna internet melihat tayangan pornografi (dalam bentuk film dan gambar).&lt;br /&gt;–    Setiap detik, 372 orang pengguna internet mencari materi pornografi lewat situs search engine.&lt;br /&gt;2.    Data statistik industri pornografi yang menggunakan internet pada 2006&lt;br /&gt;–   Jumlah total situs pornografi di internet 4,2 juta situs (12 persen of total website).&lt;br /&gt;–   Jumlah halaman situs bermaterikan pornografi 420 juta halaman.&lt;br /&gt;–   Jumlah materi pornografi yang dicari lewat search engine setiap hari 68 juta pencarian (25 persen dari total pencarian lewat search engine). &lt;br /&gt;–   Jumlah penyebaran materi pornografi melalui e-mail setiap hari 2,5 milyar (8 persen dari total e-mail).&lt;br /&gt;–    Persentase total pengguna internet yang mengakses situs porno dan segala material pornografi di internet 42,7 persen. &lt;br /&gt;–   Jumlah pencarian data ”pornografi dengan objek anak-anak” setiap hari 116.000 pengakses internet per hari.&lt;br /&gt;–   Jumlah situs di internet yang menawarkan materi pornografi dengan objek anak-anak 100.000 situs.&lt;br /&gt;–    Persentase percakapan konotasi seksual yang dilakukan kaum muda di ruang-ruang ngobrol di internet (Chat Romm) 89 persen.&lt;br /&gt;–  Total pengunjung situs pornografi setiap bulan dari berbagai negara 72 juta pengunjung per bulan.&lt;br /&gt;3.    Statistik pornografi anak di internet&lt;br /&gt;–  Rata-rata umur anak termuda yang mengakses situs porno di internet untuk kali pertama 11 tahun.&lt;br /&gt;–   Rata-rata umur pelanggan situs pornografi dengan objek seks anak-anak 35 sampai 49 tahun (dicurigai kaum fedofilia).&lt;br /&gt;–   Persentase anak-anak rentang umur 8 sampai 16 tahun yang mengakses situs porno 90 persen (dilakukan pada saat mengerjakan tugas sekolah atau belajar bersama di rumah). &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(ica)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-7493398548998451153?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/7493398548998451153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/gerakan-antisitus-porno.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/7493398548998451153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/7493398548998451153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/gerakan-antisitus-porno.html' title='Gerakan Antisitus Porno'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-6827461083849324112</id><published>2009-01-22T02:14:00.000-08:00</published><updated>2011-08-18T03:57:34.638-07:00</updated><title type='text'>Transkrip Wawancara: Penggagas Internet Sehat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;**Tulisan ini dimuat di salah satu surat kabar nasional, edisi 20 April 2008**&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Transkrip Wawancara &lt;br /&gt;Donny Budi Utoyo, Penggagas Internet Sehat :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang disyahkan bulan lalu menjadi langkah awal menumpas pornografi di dunia maya. Menginduk pada UU ITE itulah, pemerintah nanti akan membuat peraturan pemerintah sebagai payung hukum untuk memblokade situs-situs porno di jagad maya Tanah Air—salah satunya lewat software antisitus porno. Depkominfo akan memblokade situs-situs syahwat ini pada April dan Mei 2008. Tapi jauh-jauh hari sebetulnya sudah ada gerakan internet sehat yang digagas segelintir kalangan. Adalah Donny Budi Utoyo (Donny BU) penggagas internet sehat sekaligus pemilik Yayasan Center for ICT Studies-ICT Watch. Berikut petikan wawancara bersama Donny BU di Ranch Mark Cafe, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (15/4):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengapa perlu ada gerakan internet sehat (terutama untuk anak-anak?)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Motivasi awalnya, karena begitu banyak dampak negatif dari berinternet tapi tak bisa juga kita pungkiri kalau dampak positifnya juga ada. Ketidak tahuan orangtua, guru terhadap dunia internet. Itukan berbahaya. Jadi mereka cuma tahu hal positif saja, ketika tahu banyak hal negatif, mereka kelabakan. Gerakan internet sehat ini hanya sebagai wadah penyampaian komunikasi kepada publik, ”ini lo.. internet sehat itu” dan kita tidak menutupi hal-hal bersifat negatif seperti pornografi, kejahatan, kekerasan. Jadi sifatnya balance.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Fakta lapangan seperti apa yang mendorong terbentuknya gerakan ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2002 kita sering dapat masukan, dengan melakukan roadshow bersama teman-teman Depkominfo. Dan selalu mendapat pertanyaan, ’internet itu seberapa negatif sih? Karena saya ingin kenali ke anak-anak takut?’. Juga ada laporan ’kalo masuk ke warnet aman ga?’ Jadi kekhawtiran-kekhawatiran itu banyak masuk ke kita. Bagi mereka, menganggap internet itu induknya pornogrfi maka harus difilter. Kan sebaiknya bukan seperti itu. Karena, jika anak semakin dicegah, dia semakin cari tempat lain. Jadi masukan - masukan dari masyarakat itu, kita fikir sudah saatnya kita bikin program internet sehat. Kita ga bilang program positif, kita tidak juga bilang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kapan terbentuknya internet sehat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cikal bakalnya tahun 2001, kita pernah diskusi, bagaimana internet itu dilakukan untuk hal-hal positif dan untuk apa aja. Suatu gerakan yang lumayan didukung teman-teman pada tahun 2002 (resmi) dari asosiasi penyelenggara internet Indonesia, indokids.com itu berjalan terus dan sekarang ini didukung oleh progran Corporate Social Responsibility (CSR) yang mencetak 10.000 booklet, paling lama antara 3-6 bln itu sudah habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa booklet itu gratis?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ada yang berminat mensponsori?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada, yaitu dari XL. Tahun 2008 sedang diajak bekerja sama dengan Gramedia. Dan program internet sehatnya akan terus berlanjut, cuma nanti ICT Watch dengan XL dan Gramedia mengembangkan lagi dalam bentuk turunannya buku. Kiatnya bagaimana berinternet sehat. Jadi bukan kita mau komersil tapi dibantu dengan orang-orang gramedia. Orang-orang yang mau cari bukunya itu, bisa beli. Kalo contentnya kan free (bebas) jadi, mereka hanya  bayar senilai harga buku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa tujuan utamanya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya, kita ingin masyarakat luas mengetahui internet sehat itu seperti apa. Bagaimana menggunakan internet yang aman, nyaman dalam keluarga. Dan kita tetap akan mempertahankan bahwa intenet sehat itu dari masyarakat untuk masyarakat, dan secara gratis memberikan ribuan buku. Dalam waktu dekat ini (April) akan kita usahakan terus, kita akan meluncurkan buku dalam bentuk kartun (sebagai daya tarik) sasarannya bagi anak usia dini, akil baligh, dan remaja. Dalam buku tersebut akan menjelaskan bagaimana cara mengendali virus, bagaimana memasang filter-filter anti pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kalau gratis, berati tidak dapat keuntungan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak cari keuntungan tapi kita juga tidak mau modal tidak kembali. Jadi dalam hal ini  pihak XL akan mensponsori dan menyusun kembali kontennya. Dan pihak gramedia juga akan menjual di toko gramedia tersebut. Kita akan beri sekian ribu. Dan royalti dari penjualan tersebut, sepenuhnya kita akan kembalikan kemasyarakat dalam bentuk kampanye internet sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Katanya akan dibuat berbentuk CD juga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya, mungkin kita ambil efisiennyalah. Takutnya kalo CD sudah mengeluarkan biaya yang cukup besar tapi mubazir. Jadi untuk sekarang berbentu buku aja.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Apa sih berinternet tidak sehat itu sebetulnya? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Internet tidak sehat itu bisa ditimbulkan dari perilaku dianya (pengguna) yang tidak sehat- seperti ’orang sakit’. Misalnya pulang kerja atau kantor langsung ke internet lama-lama, berjam-jam, bolos sekolah, lupa tidur, lupa makan. Termasuk kategori internet tidak sehat adalah, ’mengkonsumsi’ situs porno. Disebut tidak sehat, sebab situs porno, disadari atau tidak bakal memangkas produktivitas. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Apakah chatting ngobrol ngalor ngidul termasuk internet tidak sehat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya, itu salah satunya, kalo lama kan berakibat kecanduan. Tapi ada sisi positifnya ada juga, misalnya bisa memincut jodoh (pacar, calon istri).  Hhmm.. teman saya aja gara-gara nge net, dapat pacar, bahkan dia malah nikah tuh sama orang yang dia kenal lewat friendster (internet), hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berinternet sehat itu apa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berinternet sehat itu adalah gaya hidup memanfaatkan internet semata-mata untuk hal baik, contohnya yaitu mencari informasi (browsing) untuk keperluan sekolah atau kantor. Mengirim e-mail, ngobrol (chatting), mendengarkan radio (streaming) kepada  siapa saja dengan menjauhi sisi-sisi negatif. Keseluruhannya, untuk meningkatkan produktivitas.&lt;br /&gt;Adakah bukti bahwa dengan berinternet yang sehat, maka seseorang menjadi lebih ’sehat’, lebih produktif, lebih berprestasi?&lt;br /&gt;Internet sehat itu bukan semacam obat antibiotik. Tapi, internet sehat itu ibaratnya kaya sayuran. Jadi, internet sehat itu adalah suatu ajakan untuk masyarakat supaya tahu bagaimana menggunakan internet secara sehat. Jadi, bukan mengobati bagi orang-orang yang sudah kecanduan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Adakah komunitas orang-orang berinternet sehat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak bikin anggota / komunitas internet sehat. Masih belum. Tapi kalau ada yang berminat bikin ya, silakan-silakan saja.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Sasaran internet sehat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sasaran internet sehat yaitu mengimbau kepada orangtua, guru bahwa mereka adalah filter bukan software. Karena software itu adalah tekhnologi yang dapat dikalahkan oleh tekhnologi hebat yang lain. Filter di sini dimaksudkan adalah filter moral, ilmu, agama itu yang utama. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa situs-situs yang harus dijauhi oleh anak-anak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya, pastinya situs-situs yang menimbulkan SARA, rasisme, sadisme juga situs-situs asusila yang dapat berpengaruh pada perkembangan anak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Jelaskan peran orang tua di sini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orangtua sebaiknya memberikan pengarahan-pengarahan yang baik. Jangan hal-hal seperti pornografi ditutupi. Karena ini akan membuat anak penasaran. Beritahulah apa yang baik dan apa yang seharusnya dijauhi. Juga sebagai orangtua jangan suka mengekang kebebasan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menurut anda sejauh mana pengaruh situs porno terhadap anak-anak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir ya, pertama ada anak-anak yang terganggu dan kedua ada yang ingin tahu. Contohnya disebuah internet yang terdapat CD roomnya, karena ga mungkin untuk menonton di rumah maka mereka menonton di warnet tersebut. Nah, mungkin ini salah satu kebebasaan anak di luar pengawasan orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sekarang, kebanyakan orang mendengar kata internet itu ‘porno’ ya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nah, stigma ini yang sangat saya takutkan. Pada saat pemerintah ngomong ‘mari kita filter pornografi’, menurut saya kurang bijaklah kalau ngomong kaya gitu. Alangkah baiknya kalau pemerintah ngomong ‘mari kita manfaatkan internet dengan positif’, jadi kedengarannya lebih enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Betulkah maraknya kasus pelecehan seksual oleh anak-anak didorong oleh maraknya situs porno?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Belum ada penelitian ya, saya belum baca (tahu) mengenai itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selain software gratis dari pemerintah, bagaimana orangtua/guru/siapa pun memperoleh software antisitus porno?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bukan dari pemerintah ya, ada puluhan software gratis yang bisa di download salah satunya Naomi dan K9. Dan dapat diperoleh di situs Internet Sehat yaitu di www.ictwatch.com. Bisa dicari diinformasi. Atau pada Google, ICTWATCHnya. Ketik parental spasi software, keluar deh semuanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apakah software tersebut juga dapat diperoleh secara gratis?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya, software tersebut gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bisa jelaskan profil software pemblokir-pemblokir situs porno. Bagaimana langkah praktis mengaplikasikannya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya, yang kita unggulkan itu ‘K9’ itu buatan luar negeri juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa itu yang terbaik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya menurut saya. Tapi, paling baik belum tentu paling sakti ya, karena menurut kita (ICT Watch) K9 ini yang paling lengkap. Di situ terdapat white list (situs-situs mana yang boleh diakses) dan black list (situs-situs mana yang tidak boleh diakses). Jadi apabila terakses, apakah akan langsung diblokir apa tidak. Selain fitur pemblokir, software ini diperlengkapi pula fitur perekam jejak. Sebagai contoh, apabila anak ketahuan membuka  situs www.playboy.com, misalnya, maka situs ini akan langsung terkunci. Nah, orangtua akan tahu apa saja dan jam berapa anak buka internet. Dan kelebihan lain, software ini juga bisa ngatur jam dan banyak lagi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bicara soal software antisitus porno milik pemerintah. Jika kita mencari dengan kata kunci “sex” di Google akan muncul 662.000.000 situs, 568.881 video, 157.000.000 gambar, dan 111.057.569 blog. Maka dapatlah terbayang bagaimana upaya untuk menyaring informasi dari sekian banyak sumber. Menurut anda, apakah teknologi ini mampu menghalau semuanya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika ditanya bisa difilter, ya. Jika ini merupakan cara yang efektif, ga. Karena yang kita lihat itu adalah suatu yang kasat mata. Jadi, pemerintah jangan kasih rasa aman yang semu dong! Industri pornografi adalah jagonya dalam menciptakan teknologi kontent teranyar, seperti video-audio streaming, layanan berbayar video-on-demand, digital-rights management, peranti lunak geo-location, konten tersegmentasi dan layanan konten nirkabel melalui ponsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kira-kira, apakah software tersebut dapat berhadapan dengan kontent mutakhir ini dalam menghalau situs porno?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bisa, tapi tidak efektif. Karena kita tidak tahu konten yang kita buka itu sehat apa ga. Karena di internet ga ada yang seratus persen aman.&lt;br /&gt;Pornografi dapat menyerang lewat fasilitas e-mail. Bagaimana menyaring konten pornografi, yang sengaja ataupun tidak, masuk langsung ke mailbox,  termasuk ke mailbox anak-anak dan para remaja? Pornografi lewat e-mail  lebih sulit pengidentifikasiannya (termasuk pemblokirannya) karena  sifatnya yang tidak terbuka seperti layaknya mengunjungi sebuah situs, lebih privasi karena terantar langsung ke masing-masing individu. Belum lagi maraknya sejumlah layanan online yang memang mengkhususkan diri dalam menyediakan konten pornografi via e-mail.&lt;br /&gt;Repot ya. Karena saat e-mail kita kena spam, email kita akan tercatat oleh kelompok spam. Dan orang sudah kena spam itu akan lebih cenderung banyak dapat spamnya lagi. Banyak metode supaya ga kena spam (lihat www.ictwatch.com), salah satunya kita harus hati-hati postingin alamat email. Dan lebih baik kita punya e-mail jangan satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apakah itu dapat dihalau lewat software antiporno yang tersedia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bisa, tapi tidak efektif. Software antipornografi bukanlah obat mujarab untuk seratus persen menggantikan peran orangtua, guru atau pun komunitas untuk membentengi anak dari jangkauan materi porno karena software penyaring (filter) tersebut hanya alat bantu. Filter sesungguhnya adalah dalam diri si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa langkah yang paling mujarab memberangus situs-situs porno?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak mungkin bisa memberangus situs porno. Mungkin hanya bisa meminimalisir konten pornografi dan yang masuk ke email dengan memfilter. Sekarang, mungkin.. kita hanya bisa, bagaimana menghilangkan niat anak untuk membuka situs-situs porno dengan memberikan pengarahan yang tak terlepas dari peran orangtua, guru, ataupun komunitas-komunitas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 17 April 2008&lt;br /&gt;Dari hasil wawancara, Donny Budi Utoyo menjelaskan jenis-jenis software penangkal situs porno beserta tips berinternet untuk remaja:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penangkal Materi Negatif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu langkah antisipasi untuk menangkal materi negatif  tersebut adalah dengan menginstal software pengaman di komputer kita. Yang harus diingat adalah, berbagai macam software yang tersedia tidaklah menggantikan peran orangtua, guru ataupun komunitas dalam memberikan keamanan dan kenyamanan anak, remaja atau anak didik kita selama berinternet. Software hanyalah alat bantu, yang tidak bisa menjamin 100% menghalau materi negatif dari internet.&lt;br /&gt;Secara umum software pengaman tersebut terdiri atas:&lt;br /&gt;–    Software Anti-Spyware&lt;br /&gt;Software ini secara khusus akan berfungsi mendeteksi dan mencegah program jahat seperti spyware dan adware yang gemar menyedot data-data rahasia / privasi kita secara diam-diam. Contoh software: Ad-Aware.&lt;br /&gt;–    Software Browser Anak &lt;br /&gt;Adalah yang menjadi perantara utama antara internet dengan komputer yang digunakan. Browser anak secara umum telah dirancang untuk memaksimalkan mungkin menyaring berbagai situs, gambar atau teks yang tak layak diterima anak. Browser anak juga didesain untuk menarik dan mudah digunakan oleh anak. Contoh software: Hekko.&lt;br /&gt;–  Software Anti-Virus&lt;br /&gt;Software ini untuk mencegah agar program jahat perusak data semisal virus, worm dan trojon horse bercokol dan berkembang biak di komputer kita. Contoh software: AVG Anti-Virus.&lt;br /&gt;–    Software Parental (Filter, Monitor dan penjadwalan)&lt;br /&gt;Software ini untuk mencegah anak sengaja atau tidak sengaja membuka atau melihat berbagai gambar yang tak layak (pornografi, sadisme, dsb) yang terdapat di situs internet. Software ini juga akan memudahkan orangtua untuk memonitor aktivitas anak selama online dengan berbagai variasi metode pengawasan. Fungsi lain adalah untuk membatasi jumlah atau durasi waktu anak dalam menggunakan internet. Termasuk untuk pengaturan hari dan jam tertentu sehingga komputer dapat atau tidak dapat digunakan oleh anak untuk berinternet. Contohnya: software iProtectYou dan Crawler Parental Control.  &lt;br /&gt;–    Software Firewall&lt;br /&gt;Software ini akan membantu kita mencegah orang jahil (semisal hacker) yang berkeliaran di internet dan mencoba menerobos masuk ke komputer kita untuk mencuri atau merusak data didalamnya, selama kita terhubung dengan internet. Contoh software: ZoneAlarm.&lt;br /&gt;Beberapa contoh software memiliki lisensi freeware (gratis dan bebas digunakan selamanya) ataupun shareware (gratis dan bebas digunakan dalam periode waktu tertentu) di atas dapat didownload di www.download.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lindungi Privasi Sejak Dini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;–    Pasang software firewall. Software ini akan melindungi komputer dari hacker atau orang jahat yang ingin menerobos masuk melalui internet dan mengacak-acak privasi.&lt;br /&gt;–    Selalu lakukan update seluruh software, secara rutin. Ini untuk mencegah adanya pihak yang memanfaatkan kelemahan pada suatu software untuk merusak komputer.&lt;br /&gt;–   Gunakan software antivirus yang terkini, dan selalu di update secara rutin. Antivirus akan membantu kita melindung komputer dari serangan worm dan virus.&lt;br /&gt;–   Cari tahu dan pelajari berbagai jenis/fitur software parental yang tersedia.&lt;br /&gt;–  Lindungi diri anda dari kemungkinan berbagai penipuan bisnis melalui internet.&lt;br /&gt;–   Waspadalah terhadap e-mail spam (sampah) ataupun phising (penipuan).&lt;br /&gt;–   Jangan sembarang mendownload dan menginstal software dari internet, karena bisa disusupi software jahat untuk mencuri data hingga merusak komputer.&lt;br /&gt;Menghindari e-Mail Spam &lt;br /&gt;Spam adalah e-mail sampah yang kerap datang bertubi-tubi ke mailbox kita, tanpa kita kehendaki. Isinya pun bermacam-macam. Untuk meminimalisir masuknya spam, berikut kiat yang bisa dilakukan:&lt;br /&gt;–   Tak usah merespon/menjawab/membalas email yang dikirim dari orang yang tidak kita kenal.&lt;br /&gt;–   Waspadalah, mengirimkan e-mail ”remove”, “unsubscibe” atau sejenisnya ke pengirim spam (spammer) justru akan memberikan informasi bahwa e-mail kita aktif kepada mereka, yang akan berakibat semakin membanjirnya spam ke mailbox kita.&lt;br /&gt;–   Jangan pernah membuka link situs yang ditawarkan oleh e-mail yang kita tak kenal pengirimnya. &lt;br /&gt;–   Buatlah dan gunakan alamat email yang berbeda untuk tiap keperluan. &lt;br /&gt;–  Hindari memberikan alamat email pribadi ke sembarang orang, termasuk memasangnya di situs (personal atau resmi), blog, friendster, ataupun MySpace.&lt;br /&gt;–    Jika terkena spam lokal (berbahasa Indonesia) segera hubungi tim khusus penanggulangan spam nasional melalui e-mail: abuse@apjii.or.id.&lt;br /&gt;–   Apabila diperlukan, pasang software antispam di komputer kita, misalnya software MailWasher (www.mailwasher.net)&lt;br /&gt;–   Informasi tentang perkembangan spam secara global/internasional, dapat diakses di situs www.spamhaus.org. &lt;br /&gt;Tips Untuk Remaja&lt;br /&gt;–    Meski kejujuran adalah segalanya, tidak semua orang di internet melakukan hal tersebut. Terutama ketika chatting, berhati-hatilah. Kita tidak pernah tahu orang yang mengaku a/s/l (age/sex/location) nya adalah 19/f/jkt dan mahasiswi, sebenarnya adalah 40/m/some where dan pengangguran.&lt;br /&gt;–    Jangan mudah terpengaruh oleh data-data pribadi orang lain di internet yang menarik perhatianmu. Di internet banyak sekali orang iseng yang berpura-pura menjadi orang lain, entah menjadi lebih muda atau lebih tua, bahkan mengaku perempuan atau laki-laki hanya untuk bercanda dan menjahili orang lain, hingga untuk menjebak atau membuat malu orang lain.&lt;br /&gt;–   Waspadalah dengan siapa pun yang ingin tahu terlelu banyak. Tidak ada satu pun aturan dunia yang mengharuskan kamu untuk bercerita jujur tentang jati diri kamu kepada orang lain di internet. Simpanlah baik-baik informasi tentang nama kamu, usia, alamat rumah, alamat sekolah, dan nomor telepon. Jangan pedulikan permintaan dari orang yang baru kamu kenal di internet. Percayakan pada insting kamu, jika seseorang membuat kamu tidak nyaman, tinggalkan saja.&lt;br /&gt;–    Ajaklah sahabatmu jika berencana ’kopi darat’ (bertemu) seseorang yang baru dikenali melalui internet.&lt;br /&gt;–   Pastikan agar sahabatmu di dunia nyata mengetahui apa yang tengah kamu pikirkan atau lakukan. Bahkan jika kamu ada masalah, baik terhadap keluarga, sekolah maupun pacar, ceritakanlah pada sahabat atau orang yang kamu percaya, bukan seseorang yang dikenal melalui internet.&lt;br /&gt;–   Jika kamu menerima kiriman e-mail, file atau pun gambar-gambar yang isinya mencurigakan dari seseorang yang tidak kamu kenal, langsung hapus saja kiriman-kiriman tersebut.&lt;br /&gt;–   Jauhi chat room atau mailing-list yang isinya provokatif atau pun berisi hal-hal negatif lainnya. Jangan mudah terpancing rayuan-rayuan seseorang di internet yang mencoba untuk mempengaruhi kamu dalam kehidupan sehari-hari. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(ica)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-6827461083849324112?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/6827461083849324112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/transkrip-wawancara-penggagas-internet.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6827461083849324112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/6827461083849324112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/transkrip-wawancara-penggagas-internet.html' title='Transkrip Wawancara: Penggagas Internet Sehat'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8705340114415010113.post-1211936833144568213</id><published>2009-01-22T01:25:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T01:31:56.548-08:00</updated><title type='text'>Spanduk Kampanye</title><content type='html'>Spanduk Kampanye&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;(Tulisan ini terbit di Koran Tempo di Surat Pembaca, Kamis, 8 Januari 2009)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Bukan hanya iklan di media massa cetak maupun elektronik saja yang ditonton oleh rakyat Indonesia, saat ini. Sepertinya “hiasan” jalanan jelang pemilu 2009 belum juga terlepas dari spanduk-spanduk caleg maupun kibaran-kibaran bendera partai.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Semua “hiasan” jalan yang berisi janji-janji demi mewujudkan kesejahteraan rakyat, di pasang asal-asalan atau berserakan di tiang, di pohon, dan di pinggir jalan. Tentulah semua bentuk kampanye seperti ini, tidak mengindahkan pemandangan. Bahkan bendera yang sudah lusuh (kumal) pun masih dibiarkan tertancap di pagar pinggir jalan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Di kota Depok, misalnya, ada salah satu spanduk berukuran besar yang menampilkan gambar beberapa jumlah anggota partai terlihat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sumringah&lt;/span&gt;-- tersenyum bahagia. Yang menjadi pertanyaan, apakah kebahagian anggota partai di spanduk tersebut merupakan gambaran yang nantinya juga dirasakan masyarakat, jika mereka terpilih nanti?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Dan akankah pemilu pada April 2009 nanti, melalui hak pilihnya, harapan rakyat Indonesia akan terwujud? Sejatinya perwujudan kesejahteraan yang selalu digaungkan 5 tahun sekali itu adalah benar-benar belum pupusnya impian rakyat terhadap janji-janji yang menjadi hiasan pemilu, saat ini.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8705340114415010113-1211936833144568213?l=noprica-handayani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/feeds/1211936833144568213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/spanduk-kampanye_22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/1211936833144568213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8705340114415010113/posts/default/1211936833144568213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noprica-handayani.blogspot.com/2009/01/spanduk-kampanye_22.html' title='Spanduk Kampanye'/><author><name>Noprica Handayani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09607553450639617691</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_kLjnkp6p6jA/SXg7Nw8hQYI/AAAAAAAAAAs/QCqY6D0k424/S220/Oke..JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
